Dec 22, 2007

KidAdvanture alias si Bolang

Pada acara Panasonic Award tempo hari, tontonan favorit Faiz si Bolang mendapat penghargaan. Gak salah si Bolang memeang disukai , acara jam 12.30 itu membuat Faiz berhenti sejenak dari aktifitas jungkir balik. Dalam upaya membujuk Faiz makan jurus nonton Bolang bisa dijadikan andalan. Si Bolang yang membius dengan permainan tradisional, alam yang indah, anak yang kuat-kuat. Tapi kalau si Bolangnya dari daerah pedalaman seperti NTT, Papua, Toraja sering membuat kami jijik menontonnya. Habis makanan yang diburu itu aneh-aneh dan menjijikkan. Ada tikus, kelelawar,cicak,kodok. Sambil makan celemotan dan hitam-hitam kena arang bakar. Malah ada yang dimakan mentah. huueeek!

Suatu hari Faiz menemukan kodok yang kulitnya kesat, sambil teriak kodok..kodok..kodok sang kodok diuber sampai menghilang ke kebun sebelah. Hampir ketangkap, kodoknya lompat itu yang membuat Faiz ketagihan mengejar-ngejar. Ada kalanya seekor ayam mengeram di bawah gerumbul tanaman soka warna warni yang ada disekeliling rumah. . Gak ada takutnya induk ayam itu diusir. Gak bisa dengan" Hus!..Hus!" sapu pun terbang, membuat induk ayam lari ngamuk-ngamuk. Begitu juga dengan cicak yang bayak dirumah kami. Gak siang gak malam, gak gede gak kecil berlarian di dinding, loteng bahkan lantai. Ada seekor cicak yang terpeleset dari dinding mendarat dekat kaki Faiz, lalu HAP! cicak pun masuk mulut..........


Oh Bolang, engkau memang memberi pengaruh luar biasa dengan kuliner mu yang ekstrim. Tapi terlepas dari itu sepertinya Faiz memang lebih tertarik acara si Bolang, Lap Top si Unyil dan Surat Sahabat. Begitu juga dengan Jejak Petualang, Discovery dan Seputar Indonesia. Jika acara tsb sedang tayang doi betah sampai kedepan layar TV. Kartun yang disukai pun cuma Dora, Diego, dan Marsupilami. Hmm berarti masih ada unsur petualangan dan alam. Bagaimana dengan kartun Jepang seperti Ultra Man, Naruto dll ih Nggak banget deh.


Kalau sehabis nonton Seputar Indonesia (atau berita lain), biasanya Faiz akan langsung laporan. ada kecelakaan atau banjir atau gunung meletus dengan ekspresi serius. Mata melotot (karena matanya emang belok)mulut dimanyunkan. Faiz dah Gede jadi prenseter aja ya, tapi harus makan yang bergizi biar pinter. Ngomong -ngomong cicak termasuk protein kan?

Dec 13, 2007

Basa Basi


Hujan melulu nih, kemana – mana males. Tapi kali ini maksain ke Mall SKA mau cari sesuatu . Tadinya sih harus hunting 3 toko tapi karena perut lapar langsung menclok di SKA saja, makan di Solaria. Di Plaza Meubel menyatroni model terkini dengan harga yang bikin kerongkongan tercekat ( untuk aku ). Menghayal jika beli perabotan ini lalu rumah didandani seperti anu, sofanya yang ini lalu lampu meja yang itu. Wuih pasti nyaman dengan interior dan perabotan yang seba indah. Tapi khayalan itu langsung sirna begitu bayangan krucil bertiga berkelebat. Apa jadinya kalau meereka buat tenda-tendaan dibawah meja atau main petak umpet dibalik meja kursi. Belum lagi tangan kratif Faiz akan melukisi seluruh permukaan dinding , sofa (seperti yang terjadi sekarang ini) atau laci-laci meja konsol yang akan dipakai Fira buat rumah bonekanya. Cepat-cepat aku hirup nafas panjang, jangan menghayal akan punya rumah rapi resik jika masih punya krucil yang amat lincah.

Setelah menemukan barang yang dicari kami cepat-cepat pulang, tapi oho tapi mampir dulu ke roti boy kesukaan Fira. Terbayang lagi wajah ke 3 nya asyik mengunyah roti. Beli beberapa buah termasuk untuk 2 anak teman yang ikut. Di counter aku tawarin ke teman-teman ada yang mau beli untuk dibawa pulang?. Gak ada yang mau, ya sudah aku pesan buat sendiri dibawa pulang. Di Mobil sudah ada yang nyeletuk wanginya roti sangat menggoda. Loh bukannya tadi ditawari gak ada yang mau ? ( ssst .............sebenarnya mau, tapi ga mau beli). Aku sih cuek aja pura-pura gak denger. Hehehe pelit ya. Bukaaaaan bassa bassi

Seringnya kita orang Timur terlalu memperhatikan basa-basi. Jika mengajak A tanpa basa basi mengajak si B juga, rasanya gak enak hati. Mau makan sendiri ngajak teman tapi bayar masing-masing juga gak enak hati. Jadi makan hati deh. Keseringan jika kumpul-kumpul lalu beli penganan mesti tolak-tolakan, aku yang bayar, gak kamu---aku..akhirnya cuma basa-basi. Kalau ada undangan syukuran mesti ada amplopnya kalau ga pake amplop, lagi-lagi gak enak hati.

Jadi ingat masih kos-kos an dulu, nekat pacaran sesama anak kos, tapi kita rasional saja . Mau malem mingguan sama-sama gak punya duit pas makan bayar masing-masing...tapi malah klop sampai sekarang . Duit dipegang masing-masing, pengeluaran dicatat bareng bareng.... Buktinya udah menghasil kan 3 anak yang diurus sama-sama. Yang ini bukan lagi basa-basi tapi sudah basi...............

Dec 11, 2007

Bermain Bersama

Senang kalo liat anak-anak akur bertiga. Pekerjaan dirumah jadi ringan. Biar gak dibantuin cuci piring,nyapu dll asal gak diganggu Faiz ga pa pa, biar ku kerjakan sendiri. Apalagi sambil main Faiz juga mau maem jadi tambah senang.

Seperti ini misalnya:

Walau memakai peralatan makan sekali pun seperti ini:


Atau rebutan es krim:


Karena udah suka utak atik foto , gak di rumah gak dikantor masih disempetin juga bikin komik asal. Tapi jam istirahat sih sambil makan siang.

Huh!! anak sudah menyita perhatian ku 100% sejak hampir 13 tahun yang lalu. Padahal dulunya aku emoh sama anak kecil. Anak2 kecil juga tidak suka padaku. Syerrem kali ,













Dec 7, 2007

Bye Oma........


Dalam pekerjaan yang bertubi-tubi dikantor menjelang akhir tahun aku minta cuti 4 hari karena mau menjenguk Oma yang akan berangkat Haji. Untunglah diizinkan krn alasan cuti yang tepat. Tapi yang agak berat minta izin Fikri dan Fira karena tgl 13 mau ujian semester, sementara minggu ini banyak ujian praktek. Au dan Faiz berangkat Sabtu sore nyampenya malam jam 9. Alhamdulillah baru pertama kali keluar kota ber 2 Faiz saja, semuanya aman . Faiz gak rewel kecuali waktu dia terbangun di kelok 9 dan dilihatnya diluar gelap Faiz pun nangis . tapi cuma sebentar setelah itu bobok lagi.




Sampai dirumah Oma wadaau pegel semua , malam itu tidur nyenyak karena udara yang sejuk. Kami menghabiskan malam tidur bersama Oma.







Menunggu hari keberangkatan Oma, kami packing ke koper berlogo Garuda, mengisi tas kecil dengan bekal, memeriksa ulang lagi pakaian, obat-obatan, termasuk kosmetik. Karena cuaca di Arab sekarang lebih dingin dari di Bukittinggi, Oma bawa kaus kaki banyak, sweater dan sarung tangan. termasuk lotion dan lip balm. Tamu-tamu silih berganti ke rumah dengan membawa oleh-oleh. Ada yang berupa mukena, kerudung, kerupuk kulit, dan kue-kue.






Rombongan Oma berangkat ke Padang tanggal 4 Desember 2007 jam 11, seharusnya dini hari Fikri , Fira dan bapaknya sudah tiba.Tapi sudah jam 4:30 belum nyampai juga. Aku telp ke HP langsung dijawab kepala Fikri luka tertimpa barang. Abang menjelaskannya dengan tenang makanya aku nerimanya tenang sambil membayangkan kepala luka ???. 10 menit berikut aku telp lagi menanyakan apa yang terjadi. Oh God, tadi itu telah terjadi kecelakaan . Lemas rasanya mana aku harus merahasiakan apa yang terjadi ke Oma. Sementara air mata sudah sulit ditahan. kenapa kepala Fikri ? seberapa lukanya ? bagaimana dengan Fira? dll.. Gak tahan aku sampaikan ke inyik, karuan inyik langsung tancap gas ke RS Achmad Muchtar/IGD.



Tepat jam 6 pagi mereka tiba dirumah. Luka kepala Fikri sudah dijahit, baju yang berdarah disembunyikan dibalik jaket.. sampai saat berangkat si Oma tidak tahu apa yang terjadi dengan Fikri. Beliau mengira Fikri lesu karena ngantuk baru dari perjalanan.



Dilapangan Jl Sudirman (lapangan kantin) sudah berjejer bus-bus yang akan membawa jemaah calon haji ke Padang. Bus yang akan dinaiki Oma paling depan. Si Oma karena kebiasaan jadi ketua rombongan, sampai di dekat Bus gak mau dipegangi. Jalan mau duluan padahal manusia berjubel disekitar bus. Senangnya Oma satu kelompok dengan guru matem ku di SD dulu. Duduknya juga sebelahan. Mereka berdua satu angkatan semasa pelantikan jadi kepala sekolah duluuuu. Hebatnya tahun ini Wali kota Bukittinggi memberi "uang jajan" buat pensiunan guru yang berangkat haji tahun ini.


Acara pelepasan calon jemaah haji ga rumit-rumit. Para pengantar diberi kesempatan 1 jam untuk perpisahan. Tak satupun pengantar yang diizinkan naik ke bus. Tepat jam 11 sirene mobil pemda berbunyi, bus bergerak perlahan-lahan. Kami cuma bisa melambaikan tangan dari jauh. Labbaikkalla huma labbaik............................ (sekarang Oma sudah berada di Mekah)







Selesai ngantarin Oma kesempatan nih buat jalan-jalan ke pasar "malapeh salero". Kami tidak ikut ke Padang, karena percuma gak boleh nemuin Oma lagi di asrama haji... Kita makan nasi kapu dulu, makan ampiang dadiah dan nongkrong di janjang 40 nengok batu cincin minta sadakah teeek



























Nov 26, 2007

Seksi Sibuk


Pyuh!


Selama 2 kali Sabtu di kantor ada hajatan besar. Mulai dari pelaksanaan seminar nasional, penghargaan 5 th 10 dan bazar. Ke tiga kegiatan tsb aku terlibat jadi panitia urusan sibuk menyibuk. Diacara 1 bisa dikatakan 90 % lancar. Semua bekerja sesuai kepanitiaan masing-masing. Untuk acara ke 2, mulai tidak pada tempatnya. Bagian konsumsi ikut ngurusi hadiah dan kupon. Sehingga konsumsi tamu telat dibagikan. Sebelumnya ketika ditanya ketua , konsumsinya kok belum diurus, para seksi konsumsi angkat bahu acuh baibeh, sehingga ketuanya hampir nangis, pulsa dah bengkak tenaga pun sudah terkuras. Aku turun tangan menjemput kue dan mengerahkan office boy untuk mengangkut. Begitu kue nya datang, para seksi tadi jadi semangat buat jagain apalagi kalau sisanya banyak.




Pada suatu acara yang lain kami dapat sovenir, nah yang kerja sampai malam 2 orang maka sovenir yang lain dititipi ke 2 org tsb. Tapi barangnya kurang 1, yang akan dibagikan 3 buah sedangkan yang akan menerima 4 orang. Yang satu dari berempat sudah dapet , tinggal kami bertiga untuk "memperebutkan" sovenir yang tersisa 2 tsb, hahaha.........Jadinya tak satupun yang mau mengambil dan barang tsb disumbangkan saja.


Nov 13, 2007

Ayah Ja-im bin Jadul

Pagi ini aku kesal banget sama babenya anak-anak. Pasalnya soal jatah uang jajan para krucil. Aku udah ngasih selama ini tiap hari Rp x. plus bekal makan siang kadang-kadang ekstra snack dari rumah. Sambil mesan usahankan jika uang jajan berlebih ditabung, jika kalian bawa bekal dari rumah.
Tapi pagi ini babenya malah itung-itungan uang jajan mereka. Dikalkulasi krn mereka bawa makan siang jatah jajan dikurangi. Tentu anak-anak protes. Mulai deh si babe ngeluarin jurus sejarah tahun 70 an kalau doi dulu begini-begini .ih norak itu kan jadul , bekal ubi goreng aja ga masalah, trus jajanan cuma krupuk kuah sate beres. Lha sekarang kan ga cukup cuma beli bakwan, itu pun harganya Rp 1500./buah dan beban mata pelajaran makin berat ditambah jam pulangnya jam 16:00. ih teganya......jadi bapak kok pelit sama anak.
Aku pengen protes suruh ngitung jam dan kalkulasi biaya serta kebutuhan makan anak disamping menu utama, tapi kan ga lucu didepan anak kami berdebat dengan arah ngebelain si anak, bisa gak hormat ke bapaknya. Tapi setelah dibelakang anak-anak aku ngajuin "perkalian" eh malah terima nya salah...itulah...selalu menuruti selera anak-anak....bla...bla...bla... dinyanyiin lagu seriosa. Huh!
Jadinya kesel banget waktu brangkat kerja dan sedih melihat air mata berlinang di mata Fikri dan Fira jadi tumpuan kekesalan Fikri. Satu jurus tendangan mendarat di kaki Fira sewaktu mengenakan sepatu. Yah mereka sudah mulai remaja, sudah punya pemikiran sendiri sudah mulai berani protes, kalau begini terus gaya babenya bisa-bisa anak-anak ga bersahabat dengan ortunya seperti ayah zaman dulu, sekali bicara cuma ngomong 1 ,2 kata seterusnya diam. Apa-apa lewat ibunya . kayanya harus dibawa ke seminar nih bokapnya...
Memang masa anak mulai remaja antara ibu dan ayah yang punya pengasuhan berbeda akan sering berdebat. Jeleknya satu ngebolehin satu ngelarang. Jadi deh anak kurang ajar....seenaknya..gak hormat ortu......jangan sampai deh.

Nov 12, 2007

Pemanasan Global

Wah judulnya sangat ilimiah, ikut-ikutan issue yang berkembang dari mulut ke mulut, media ke media. Terus bergulir. Tapi apakah kita masyarakat awam tahu persis apa itu pemanasan global apa efeknya bala---bla dsb., Peringatan hari bumi juga sudah lewat beberapa bulan yang lalu dengan slogan dimana-mana Save the Earth.

Konon pemicu pemanasan global karena penipisan ozon ini akibat para ibu yang memakai peralatan masak-memasak yang banyak melepaskan CO2. Wah tuduhannya sadis banget. Alih-alih meringankan pekerjaan dan membuat rumah jadi nyaman dan adem malah jadi tertuduh. Penggunaan AC, Lemari Es dll salah satu pemicunya. OK! berjuta ibu rumah tangga terbantu dengan peralatan listrik dalam menjalan kan pekerjaannya. Beribu Ibu yang ada di Pekanbaru menjadi modern dan mandiri. Tapi tidakkah kita lihat di berita berkilo-kilo meter bujur sangkar lahan hutan yang dibuka untuk kepentingan "segelintir" orang dengan mengatas namakan kebutuhan pabrik pulp & paper, sadisnya berkilo meter rangkaian kayu dihanyutkan disepanjang sungai siak terus menuju selat Malaka untuk berlabuh di Singapur.

Para ahli juga sudah mengemukakan teori-teori, ulasan-ulasan untuk upaya mengurangi efek rumah kaca, pemanasan global, kebocoran ozone. Lagi-lagi yang dibahas penggunaan alat-alat rumah tangga, kendaraan pribadi. Lalu hemat energi dengan menjatah penggunaan listrik,bbm. Tapi untuk rumah-rumah dinas tak diminta untuk mengurangi kebebasan menggunakan listrik ironisnya yang bayarin listrik mereka itu rakyat jelata.

Gitu deh karena esmosi batukku kumat lagi.. kok gak sembuh juga sih, mana Faiz jadi kutan batuk dan pilek. Sehat aja susah makan palagi sakit. Bakal kerja keras nih buat ngebujuk Faiz ma'am. Suhu udara naik eh tiba-tiba hujan... oww iyah udah bulan ber....ber emang musim hujan. Tapi katanya gara-gara pemanasan global iklim Indonesia berubah, wah apa kita bakal kena musim salju...hihi ngawur. Iyah kan musim hujan dan kemarau udah ga tentu datangnya, apalagi musim banjir, bisa datang setiap saat. Kalau musim duren di Pekanbaru bisa sepanjang tahun buktinya tersedia terus di jl Sudirman di sentra Durian.

Ngomong-ngomong soal duren alias durian waduh jadi kepengen makan nih, sebelum makin ngawur pamit dulu ya....its time to lunch..............

Nov 7, 2007

Lintas Berita




Rancana mau ktemuan sama Aas baru bener bener terlaksana saat pesta pernikahan Deassy adik iparnya di aula Mesjid Annur Pekanbaru .Akhirnya kesampaian juga buat kopdar., walau ditengah suara sound system dan ramainya tamu_tamu.Mau tahu komentar Aas saat pertama ketemu?kliatan lebih muda di foto, kalau dibalik?...ck…ck…ck…Naufal yang lucu itu selalu menggelayut ke mamahnya dan botol susu di genggaman. Iya Loh As,Dari acara kenalan kita di pojok ruangan terus upacara penyambutan mempelai , sampai saat pamit pulang.. hihi diam-diam aku perhatiin ternyata Aas orangnya Jaim hehehe…Dalam ruangan itu sebenarnya aku sedang sakit kepala berat. gara_gara anak jilbab terlalu ketat mengikat kepala.Demi baju kondangan yang ribet plus kerudung manik_manik yang berat , ampun tersiksa banget. Untunglah acara salam _salam cepat selesai , aku sudah gak konsen, buat ngobrol dengan keluarga little aras pun jadi kehilangan ide.Pikiran hanya satu……… pulang dan secepatnya mencopot jilbabSampai rumah sudah ashar, aku udah tepar gak peduli mati lampu ada kipas atau tidak, yang ada waktu bangun remot ac tertindih badan dan kerongkongan sakiiiit, sakit kepala agak berkurang tapi sekarang gejala batuk dan badan sakit smuah.

2 hari melewati kerongkongan sakit dan panas, tapi dicek dg thermometer suhu badan normal 37 C. Akhirnya gak tahan minta dikerok wah baru uenak, tapi masalah batuk tetap harus ke dokter. Uhuk-uhuk terus sih.

Oct 29, 2007

Ratu Gosip

Rasanya perempuan itu identik dengan gosip. Ada saja bahan yang bisa dijadikan gosip. Dari gosip artis, tetangga sebelah rekan kerja atau siapa saja.
Secara sadar untuk menghilangkan cap buruk itu aku selalu usaha untuk tidak terlibat dengan gosip. Sayang usaha selalu kalah dengan gencarnya gosip.
Seperti Minggu siang, aku berkutat di dapur setelah belanja mingguan. Masak untuk stok 3 hari dan sisanya disimpan mentah dilemari es. Sementara Faiz diasuh/ diajak main game oleh Fikri. Eti, yang bantu setrika juga sibuk dengan pekerjaannya. Sekalai-sekali Faiz ngajak ngobrol yang aku iya-iyakan. Celotehannya dari barat ke timur dari pintu dapur terus balik lagi ke abngnya, yang penting masak-memasak tidak diganggu.
Selesai 4 menu (goreng tahu,dendeng,sayur sawidan gulai ikan) aku mulai membenahi dapur. Eti juga dah selesai lalu masuk dapur menanyakan kalau-kalau masih ada baju yang akan disterika. Kebetulan Eti bekerja dibeberapa rumah, salah satunya di rumah sewaan tante Nina sebut saja si mulut bawel. Entah darimana awalnya kami sudah terlibat membicarakan si mulut bawel . Soal gaji suaminya sekian belas jeti (aku celetuki kalau gajinya segitu knp masih ngontrak rumah petak), lalu mobil ortunya yang 4 biji di Garasinya di Padang (knp gak dipinjemi anaknya sebiji dari bus ke Padang). berlanjut ke gaji papanya yang pegawai negeri rp 50 jeti (korupsi kali). dan yang paling seru masalah ranjang. Aku jadi keasyikan mengomentari setiap laporan Eti. Betul-betul gak sadar aku bicara dengan siapa, tujuannya apa dan apa akibat dari komentar-komentar ku tsb.
Tiba-tiba saja Eti menjerit kepalanya ketimpuk sesuatu dan karena kaget kepalanya terlonjak membentur dinding tempat dia menyandarkan samping kiri kepalanya. Aku juga kaget wow rupanya Faiz sudah berdiri dengan jarak semeter memegang sapu yang siap dipukulkan dan yang nimpuk kepala si Eti tadi gelas plastik bekas minumnya. Tampang Faiz yang sangar itu yang bikin kami geli dan sadar akan gosip barusan.. Eti langsung pamit pulang
Malamnya waktu aku ikut membaca buku Bahasa Arab nya Fikri, aku ditegur oleh sulungku ini. Pakei ngancam lagi kalau akan memanggil ku Ratu Gosip jika masih ketahuan menggosip.

Oct 22, 2007

Potong Rambut



Duh kok Faiz akhir-akhir ini garuk-garuk kepala terus. Jangan jangan kutuan.. Setelah digeledah sana sini ternyata gak ada. RAmbut halusnya yang cuma sejumput ini terpaksa harus dipangkas. Padahal dengan rambut panjang keriting,keliatan jahil dan lucu lucu.



ini penampakannya:

Tahap awal dibujuk dulu rambut Faiz dipotong biar gak gatal. Baju dibuka dipasangi cover berasal dari bedung Faiznya blom ngeh mau potong rambut. Kalau dibawa ke tukan g pangkas belum mulai dah kabur duluan. ngeliat bangku dan peralatan membuat faiz keder.


Kres-kres.. Faiz enjoy aja. Aku dan Fira sibuk mungutin rambut yang jatuh ditengkuk. Sampai selesai semua beres senyumnya tetap mengembang dari awal sampai selesai. Hmm anak papi nih patuh.



Mengisi waktu luang sore hari ( loh masih punya waktu luang ?) nyantai dulu ke lap. politeknik, main ayunan ....... asyik juga disana rame keluarga-keluarga yang juga santai. Ada yang nyuapin makan, olahraga, pokoknya santai, santai.............

Oct 20, 2007

Cerita Seputar Lebaran








Gagal mudik!!! Awal kesepakatan emang ga mudik. Tapi keinginan menggebu setelah teman-teman SMA pada mudik, jadi tertantang juga. Udah packing semua baju yang akan diangkut. Tinggal mobil yang belum siap. Pokoknya ngotot hendak mudik. Sampai abang mengeluarkan ancaman, lebaran masing-masing aja. Yang mau ikut ke Bukitinggi siap-siap, yang tinggal di Pekanbaru siapa..........kan jadi ga enak ya. Menjelang hari "H" keberangkatan, ada berita di Riau TV bahwa jalan ke Sumbar longsor. Ya udah batal semuanya. Yang ngotot akhirnya mengalah sambil manyuuuun sepanjang hari.


Tema lebaran berubah lagi terpaksa nyiapin kue-kue dan menu lebaran termasuk bersih-bersih rumah. Start cuti tgl 1 Oktober mulai disibukkan dengan membersihkan jendela. Berikut semua pajangan dan pigura foto. Untung ga banyak jadi tidak terlalu heboh. Anak-anak kebagian membersihkan dan mendandani kamar masing-masing. O la la ternyata banyak ditemukan sampah permen, kartu kartu, sobekan kertas uang-uangan dll komplit. Disini sudah mulai perbedaan gender. Yang laki hanya merapikan buku-buku, tanpa mengganti seprai atau menambahi asesoris. Sementara si gadis bela-belain nyuci tirai plastik hello kitty buat digantung lagi, trus ditambahi bunga plastik menjalar, Dinding dipenuhi topi-topi berbagai bentuk. Tapi tidak sampai 2 hari karena semua rontok disodok Faiz pakai sapu. Pikirnya mungkin jadi sarang nyamuk aja nih Kak.



Bikin kue kering ? Wah mana sempat lagian gak bakal bisa selain diganggu Faiz beberes peralatannya juga nambah kerjaan. Beli aja masing-masing 1/4 kg. Toh gak banyak tamu yg makan kue. Ngerinya kalau lebaran di Pekanbaru sanak sodara dari pihak suami emang penghuni Pekanbaru. Boleh dibilang penduduk asli, lha rumah nenek aja di kawasan jl Juanda (Pasar Bawah). Kalau kerumah harus disuguhi menu berat seperti nasi dan lauk pauk. Jadi untuk main menu emang ekstra, mana sendirian lagi oh tuolooong.


Supaya ga terburu buru masak-memasak sudah dimulai sejak hari Senin tgl 8 Oktober. Rendang daging dimasak lebih cepat gak masalah kan awet. Hari berikutnya ayam bumbu gulai itik , goreng kerupuk yang banyak, pernak pernik lauk pauk dan persiapan lontong gulai tauco. Semua disimpan dulu di lemari es. Rencana mau lebaran di hari Jumat, maka Kamis tgl 11 Bikin Cake ( Roll Cake2, Black Forest 1, Lapis Surabaya 1) ditambah Macaroni Schotel 5 dan 2 puding buah. Wah mendadak jadi jago masak... Untuk kue Rol aku baru pertama kali bikin. Waktu menggulung, kuenya patah permukaannya juga ancur... Patahannya langsung diembat Faiz yang betah nungguin maminya masak kue. Permukaan yang bopeng dilapisi cream dan ditaburi keju parut. Cantik kan.... Yang satu lagi gulungannya ga bulat tapi elips, seperti sebelumnya permukaannya bopeng, maka biar cantik disiram coklat leleh.Nasip Black Forest ga jauh beda dengan pendahulunya karena kue nya coklat pekat, gau tau cokelat ga tau gosong...Namanya juga Black jadi ya emang item, ketika dimakan sebagian lembut sebagian kering karena gosong. Tapi karena dilapisi cream jadi enak aja tuh... Roll cake keju itu buat atasan biar nilai ku bagus dan cepat naik gaji hahaha.... Yang paling suksses emang cuma lapis surabaya yang dibuat bener-bener 3 tumpuk ini pun buat mertua, biar ga komplain dititipin Faiz...Tapi engga kok semua yang aku kirimin kue niatnya tulus kok hanay ingin memberi tidak ada embel-embel biar ini /itu. Suer!!!










Hari Jumat sepi, kami tetap lebaran saudara lain tetap di hari Sabtu. Santai Man semua sudah siap. Hari ini dipakai buat tiduuuur.


Sabtu yang sibuk.......... Saling berkunjung adik kakak, ipar, bagi-bagi angpaw buat ponakan. Inilah kengerian itu datang, ramai hiruk pikuk ( Ini yang tidak pernah ada kalau aku lebaran di Bukittinggi krn kami keluarga kecil), sirop tumpah, anak-anak kecil berlarian menjerit-jerit. Siapa lagi kalu bukan Faiz dan Naufal saling smackdown buntutnya nangis. Toples ku diangkat-angkat sama ponakan ..mana ibunya sibuk ngobrol. Gak dirumah mertua tempat berkumpul, rumah ku juga jadi ajang pertemuan. Kondisinya sama karpet basah, kursi dilepoti krim..piring kotor segunung, gelas numpuk. Plastik cup bekas minuman kemasan ada dimana- mana dikolong meja, dibalik gorden, Ah Nasip... jadi upik abu deh dihari Lebaran.........


Minggu, janjian 5 keluarga berkunjung keliling kota, kerumah adik ibu mertua di dekat LP Gobah, ke Panam, Pasar Bawah dan Jl Kapur, Tiap rumah yang kami kunjungi langsung gempar dengan anak-anak.... Tapi lebaran di Bukittinggi tetap lebih asyik.



Senin bersama sobat ku Reno kami keliling lagi mengunjungi teman teman se kantor tapi keburu terhenti separo jalan karena Reno harus segera pulang. Mertunya udah nunggu di rumah. Tinggal kami bertiga melanjutkan perjalanan ke Senapelan Plaza buat ngajakin Faiz mandi bola dan permainan lain.









Oct 3, 2007

Pamit Mudik

Memasuki 10 terakhir Ramadhan rasanya deg-deg an , minta ampun sebesar-besarnya pada Allah atas dosa selama ini. Semoga lulus dalam Ramadhan kali ini ya,,...Amin.

Pengen juga ngerasain lebaran di P.Baru ,tapi panggilan kampung halaman sulit untuk ditepis. Apalagi jaraknya cuma 5 jam perjalanan. Dan sebab yang lebih besar lagi mumpung ortu masih ada dipuasin dulu berlebaran bersama mereka.... dan lagi gak ada cucu lain yang menemani mereka kecuali F3....
Lagi, reunian asyik lagi nih.

Selamat Hari Raya Iedul Fitri, Mohon Maaf lahir dan Bathin......

Sep 24, 2007

SAFARI RAMADHAN


Fira hampir tiap hari merengek minta dibelikan baju lebaran. Soalnya sepupunya sudah beli baju dan sepatu. Fia juga udah ngeliat gimana model baju dan sepatunya. Apalgi dilaci baju Faiz ada 3 potong baju & celana baru Faiz. Ga peduli itu baju dibeli waktu cuci gudang di Matahari 4 bulan yang lalu, karena belum dipakai dan masih ada merknya/harganya. Padahal sama belikan Fira dan Fikri juga. Secara mereka sudah pada dipakei jadi ga bisa dikategorikan baju lebaran.

Ilmu bujuk rayu bahwa puasa dan lebaran itu tidak identik dengan baju baru belum ngaruh juga kesanubarinya special for Fira. Kalo abang Fikri sudah lumayan gede ga minta dibeliin, tapi kalo dibeli hayuuk engga. gpp juga katanya....


Sudah 10 hari ini setelah masak rendang diawal puasa lalu, belum nginjak pasar. Kulkas dibiarkan istirahat dari segala macam sayuran dan ikan, kecuali es batu dan iar dingin dan bbrp sisa sahur. Kondisinya sekarang lagi fresh makanya punya niat mau diisi lagi . Setelah dihitung-hitung keefisienan belanja sandang pangan di bulan puasa dan tanggal tua ini, maka kesimpulannya minggu kemarin paling cocok untuk bersafari di pasar. Kalo nunggu minggu depan bakalan rame penuh sesak. Bingung juga kalo ke pasar tradisional dulu milih ikan segar dan sayuran, baunya bisa nempel dibaju jika setelah itu langsung ke Mall. Atau sebaliknya ga kebagian ikan lagi...... Pilihan jatuh ke No 2, kami hunting bahan Prakarya Fikri dulu di Toko Semarang. YAng dicari gak ketemu. nyebrang dulu ke Ramayana alias Pasar Pusat. Dibasement para penjual menyapa kami dengan ramah, beli buk.......... Bajunya dek.............tapi pengap nya itu bikin megap-megap. Naik ke atas eh toko-toko belum buka


Meneruskan perburuan stick es krim buat prakarya keluar masuk toko disepanjang jalan Sudirman. Begitu ketemu hari menunjukkan pukul 10, kami singgah di MP, yaaaah masih tutup. Meneruskan perjalanan ke Plaza Citra , masih tutup juga. Ah udah kadung jauh ya udah ditunggu deh. 2 jam berkutat disini belum membuat Fira tersenyum puas karena belum menemukan sepatu impiannya. Waktu ditanya dia tidak bisa mendeskripsikan modelnya. Pas ada yang di suka eh kekecilan. Sebelum melanjutkan Safari smbil istirahat kami nonton Fashion Show baju muslim remaja. Waduh riasannya menor-menor dan bajunya itu persis model majalah wanita dengan lilitan jilbab memenuhi kepala serta baju dan bertumpuk-tumpuk selendang. Ada juga yang mirip ....pocong.............karena hiasan jilbab putihnya (bando) dibuat tegak...hihiiii


Sebelum pulang kami mapir di pasar bawah beli keperluan seminggu dan mencari sepatu. Parkir penuh sesak, tapi orang-orang pada kemana kok dibagian pangan sepi-sepi aja. Ternyata pada borong karpet dan keramik... Sepatu ditemukan aku juga tak ketinggalan ikut beli. Masing-masing harganya 150.000,- produk lokal(jawa), aku asal nawar aja 100 ribu eh si mbaknya langsung mau........baru aku ngeh sepatu yg kek gini waktu aku beli di Jkt cuma 60 ribuan , ah terpaksa aku merogoh kocek juga karena Fira menunjukkan tanda-tanda merajuk waktu aku bisiki cari tempat lain.........




Sep 21, 2007

Just Mine

Memasuki hari ke 9 Ramadhan, kembali persoalan klasik masalah harga sembako naik. Harga ayam mulai merangkak naik dipengaruhi bibit yang kosong dari agen. Tapi suasana pasar tidak pernah sepi baik di tempat makanan maupun di tempat pakaian. Seolah tidak dipengaruhi dengan kenaikan harga. Tapi kenapa persoalan harga dan sifat konsumtif masyarakat tidak bisa diatasi di bulan Ramadhan yang harusnya lebih banyak memikirkan amal ibadah dari pada persoalan dunia
(ini hanya pemikiran ku saja , bukan untuk menhujat,,, semoga kami sekeluarga mendapat perlindungan dan ampunan serta jauh dari gemerlap duniawi)

Wajahnya yang melankolis dengan tatapan mata menghiba, cara bicara yang lemah lembut tuturkatanya dan terkesan manja, membuat bapak 2 paruh baya diktr ku mendadak jadi sedungu keledai. Hhh! pesona yang ditebarkan memang luar biasa. You are, our visitor ...tlah merebut perhatian para keledai waakakak.....

(Istigfaar ini puasa)

Sep 17, 2007

Jika Wong Deso ke Kota






Ke Jakarta kali ini adalah dalam rangka tampil pada acara penutupan Petro Cup yang diadakan di SportMAll Kelapa Gading. Aku sebagai Pembina Marching Band, kebagian tugas mengurus konsumsi. Sebenarnya akomodasi semuanya diurus oleh panitia di Chevron Jkt. Aku kebagian membuat daftar menu dan pendistribusiannya saja.

Sebagai seksi konsumsi,inilah pertama kalinya. Dalam pembuatan menu ternyata sesuai body. Sebelumnya ibu yang satunya berbadan gemuk, maka pilihan menunya serba berat. Untuk nasi selalu bikin double, sedangkan untuk snack pagi dan sore serba roti isi. Karena aku yang betanggung jawab kali ini maka menu yang telah disusun sebelumnya sedikit domodifikasi. Setelah konsultasi dengan panitia di Jkt. Pilihan diubah sesuai lokasi. Karena lokasi kami yang di Pondok Indah, maka orderan makanan yang paling gampang tentu dari restoran sekitar PIM, delivery nya mudah. Trus kepikiran kalau menu yang dipesan makanan yang memang ada di Pekanbaru menurutku terlalu biasa. KFC, AW, CFC tersedia dimana-mana. Maka menu –menu tsb diganti dengan Hoka2 Bento, Bakmi GM, Sate Senayan. Untuk snack aku cendrung memilih yang kecil-kecil spt Donat dan Roti Boy, kecuali hari Sabtu anggota kami akan tampil, maka snacknya berat spt Burger dan Pizza.

Sebelum berangkat oleh ketua di cek dulu menunya dan semua OK, maka aku mengira semua berjalan lancar. Semua air mineral telah terdistribusi ke 3 rumah. 1 rumah untuk putra 2 rumah untuk putri. Jarak rumah putra lumayan jauh kalo jalan kaki yakni Kencana Indah 4, sementara rumah putri hanya beda gang yaitu Kencana Permai 3 dan 4. Karena keberangkatan ku hari Jumat adl romb ke 2, maka pengganti konsumsi di Hari Jumat adlah Pembina laki-laki karena yang berangkat duluan adl laki-laki. Aku ga sempat kasih tau bagaimana teknis pembagian FB.

Waktu aku nyampe hari Jumatnya semua yang sudah aku susun bubar. Minuman kotak jus dan susu untuk dibagi berdasar daftar sudah kacau. Malamnya setelah uji coba lapangan semua minuman dipindahkan ke tempatku . Setelah dihitung sudah tidak pas lagi. Jadi ada hari dimana tidak kebagian susu kotak lagi. Itu masalah air minum. Untuk makanan , karena tempat nge drop makanan ke Kencana Indah maka jk ada perubahan lokasi tidak bisa dilakukan lagi. Ini Jakarta Maaan! Hari Jumat malam sukses banyak yg masuk angin dan mag, karena makan malam diantar oleh RM Sederhana Sektor Bintaro ke Pd. Indah jam 18 , sedangkan kami berangkat ke Kelapa Gading jam 16 diperjalanan aku contact Sederhana mereka tdk mau ngantar ke Klp Gading karena jauh, dia tetap ngantar ke PI. Sudah separuh jalan mobil Inova yang sudah disiapkan harus balik ke PI karena tepat jam 18 makanan sudah dating. Padahal hari hujan dan dijalan sangat macet. Setelah latihan jam 20 malam makanan dan minuman yang berada di mobil Inova belum sampai karena terjebak macet. Akhirnya aku ambil keputusan untuk beli minuman di swalayan dilantai 1 dan memborong semua roti yang ada di bakery terdekat.

Hari Sabtu sampai makan siang berjalan dengan baik, karena dari pagi aku terus menghubungi Mc D dan HokBen spy deliver tepat waktu dan mereka menepatinya. Malah lebih duluan nyampai dari aku. Untuk sncak sore juga demikian, pizza ada dilantai 1 hanya karena acaranya molor dari jam 17 ke jam 18 snack sore yang harusnya dibagi jam 17 tidak bias dibagikan krn pada stress belum nampil.




Penampilan sukses, semua pada gembira dan melupakan pizza-pizza yang diletakkan begitu saja di pojok. Untuk makan malam kami bersantap dengan hidangan dari panitia. Sampai di penginapan ada 130 kotak nasi dari Sate Senayan. Sebagian dimakan anak-anak sebagian lagi di sumbangkan ke security setempat, ada 2 kotak disimpan di Kulkas.

Minggu pagi rombongan putra bertolak ke P.Baru, sisanya menghabiskan waktu dengan berenang seharian di penginapan masing-masing. Tugas Pembina lah yang membuat acara jadi tidak membosankan terkurung seharian mengawasi 25 remaja yang tiap sebentar merengek minta jalan ke Mall.

Waktu makan siang tiba, makanan datang tepat waktu berupa spaghety. Prasaan aku ga mesen deh. Aku telp ke panitia, katanya AW gak ada disekitar PIM ..Ah Massaa seeeh??, ya udah yang gak suka spaghety mulai melirik nasi semalam ygdisimpan di kulkas . Spy enak, dipanasin dulu dg Microwave. Mula –mula temanku yang gak bisa kalo gak makan nasi ke dapur, trus balik ngajak teman satu lagi. Sambil ketawa-ketawa mereka minta bantuanku untuk membuka pintu oven. Aku still yakin masa ngebuka aja ga bisa pikirku… ternyata emang ga ada tombol open/clouse nya. Tak ada tombol satu pun karena pakai sentuhan, Aku nyerah deh, akhirnya manggil security. Melihat security meraba bagian bawah oven lalu pintunya terbuka perlahan serentak kami teriak…. Sambil ngakak…”WONG DESSOOOOO hahahahah”
Anak-anak yang habis berenang menjemur pakaiannya di balkon, ada Bra, CD, kaos dan baju renang. Sungguh mengganggu pemandangan. Dengan hati –hati petugas menawarkan ada pengering yang bisa digunakan, giliran anak-anak yang teriak KATROOOK….. makan malam tiba, lagi-lagi bukan nasi….. tapi burger yang ukurannya gede banget. Jadilah seharian itu kami tidak makan nasi. Oh Kota Buana we miss you…












Wajah lesu pagi subuh sebelum ke Bandara Halim PK dan strstnya ke P.Baru

Di RCC menggasak Baso, sambil nunggu vantruck ngangkuti koper

Rebonding @ beautyful



Sebagai anak kecil tentu hal yang paling membahagiakan hidupnya adalah jika dipuji-puji. Entah itu wajahnya yang cantik, baju yang bagus, kelakuan baik dll. Tapi jika anakku yang menurutku cantik merasa sedih karena sering diejek “ kribo…kribo” aku jelas sedih juga . Ini lagi si bokapnya dari bangun tidur langsung ngejekin
“wahaha kribo udah bangun.” Sering aku jadi ngamuk kalau Fira udah nangis gara-gara diejek. Padahal untuk menyenangkan hatinya aku selalu bilang, jika ada kawan – kawan yg ngejek rambut kribo tandanya mereka ingin berteman. Adakalanya aku bilang yang ngejek dosa dan Fira dapat pahala.

Entah kenapa pagi hari pertama puasa melihat Fira bangun tidur dengan rambutnya yang berdiri semua aku jadi pilu. Kapan dalam hidupnya yang baru 10 tahun ini merasa PD akan rambutnya. Sebelum baliq dan mengenakan kerudung aku ingin dia keluar rumah dengan kepala tegak dengan rambut tidak kribo.

Yap! Siangnya aku bawa ke salon untuk rebonding….3 jam berlalu … Fira keluar dengan rambut lurus model layer hasil karya ku waktu rambutnya masih keriting. Maksudku supaya keliatan tipis tapi malah jadi berdiri. Wah Fira jadi cantik lho, bulu matanya yang lentik jadi keliatan. Kalo saja dia udah bisa dandan tentu dia akan bisa menonjolkan bagian yang cantik dari wajahnya tanpa dirisaukan dengan rambut kribonya.


Aku rasa ini keputusan yang tepat. Karena setelah rebonding aku baru tahu kalau dirambutnya yang kribo itu bersarang beratus ekor kutu. Karuan para kutu itu kabur begitu kena zat pelurus rambut. Berlarian dilantai dan sebagian baju si mbak yang lagi mencatok rambut. Hehe malu ah Fira… kutuan… tp muka maknya nih udah panaaaas. Untung si Mbak pengertian karena kliennya masih anak kecil ya wajar kalo ada kutu. Dan dia ngasih tips bagaimana membasmi kutu rambut.. hehe pengalaman tuh… Jangan –jangan dirambutku juga ada kutu …hiii .Efeknya dirumah jadi paranoid semua, Fikri langsung menggosok kepalanya dengan kaos singlet yang diberi Peditox. Rambut Faiz diteliti kalau kalau ada kutu dan dishampo. Aku juga langsung creambath, abang potong rambut cepak…

Kisah si Gadis Anggur

Semenjak memakai leot “Anggur” aku ketiban pujian dari pembaca.Yippiee senangnya.. Aku jelasin ya bahwa leot cantik ini adalah karya Gege, ibu muda yang kreatif ini. Ini sebenarnya bekas dia pake yang aku minta tampilin di koleksi layoutnya yang bias dilihat disini. Tadinya aku pikir minta dibuatin khusus, tapi setelah dipikir lagi , aku kan bosenan, nanti kalo udah bosan ngeliatnya masak aku ganti begitu saja, padahal dah dikerjakan penuh energi oleh Gege. Ya kan Ge?

Tapi untuk koleksi kali ini aku demen banget, sekali pandang waktu bw ke rumahnya gege… kesannya beda… warnanya dan komposisinya pas. Tadinya aku suka juga pake layout gratis karya Isnaini dan Finalsense, tapi agak susah mengatur chat box,calendar, atau asesories lain. Nah , kalo punya Gege tinggal copy-paste tambahin deh asesories yang disuka.Nah buat yang nanya bagaimana bikin icon tanyakan saja pada maknya si cempluk deh , yang ahli tuh dia, aku mah nol…hhehehe

Next time pingiiin bikin leot sendiri, bingungnya waktu nge save photoshop ke bentuk html setelah itu diapaiiin?hihi ga bisa-bisa, Kalau head nya pake foto sendiri kaya nya sih udah tapi ukurannya belum pas. But, time,time kenapa aku gak punya waktu luang lagi setelah ngantor lalu berkutat sebagai bu RT, blomlagi kegiatan social.

Kembalike leot anggur, nona nona pemetik anggur nih gak ada capenya ya metikin anggur mulu. Yang satu sih asyik main ayunan.. Emang yah yang bikin asyik beneeer idenya. Ga ada habisnya …… Thanks GeA!!!! Mbok ne cempluk

Sep 6, 2007

Cape Deeeeeeh


Ada tugas lagi ke Jakarta, bawa rombongan. Sebenarnya aku udah nolak untuk pergi kali ini, brubung di rumah ga ada pembantu. Soal Faiz bisa ditanggulangi- seperti biasa, di rumah nenek. Tapi urusan setrika, nyapu, ngepel,masak,beres rumah ya daku sendiri. Sejak punya pembantu sangar dulu jadi trauma juga mau cari lagi.


Dilema juga antara tugas dan rumah tangga. Tapi semua toh bisa dicari jalan keluarnya. Eh lagi bingung mikirin jadi apa engga berangkat, ada yang nawarin diri untuk bantu setrika dan beres rumah, sementara buat makan seminggu ini ada catering deket rumah. Wah semuanya berjalan sesuai rencana dan ajaibnya kok tiba-tiba ada saja yang mau bantu. Padahal selama berbulan-bulan ini nyari orang buat rumah tangga harian susah sekali. Minta bayarannya yang makin tensi ku naik. Udah tiga calon yang gagal gara-gara minta gaji gede. Kenapa gak masuk PNS aja kalo minta segitu. Ada juga yg baru sebulan kerja minta naik gaji 100% .Lah kita aja baru naik gaji setahun kerja itu pun cuma 5 %............ (geleng-geleng)


Taaapi.... saat keberangkatan makin dekat, yang nyetrika tidak muncul-muncul batang hidungnya. Baju-baju udah tunggang langgang di tempat setrikaaan. Gak tau baju yang udah dipakai atau yang lembab dan bersih. Pokoknya yang habis mandi mulei ngaduk-ngaduk gari onderdil. Yang mau kesekolah ngaduk lagi cari kaos kaki. Aku juga panik ngeliat kerudung yang matching dg baju kerja sudah kusut.. Asli sore kemarin aku jadi migren...sakit sekali . Untuk kali ini bokapnya anak-anak acuh baibeh. bikin aku juengkeel. Ngeliat aku nyapu kek orang kalap dia malah senyum-senyum... grrrrgh.


Ini lagi, untuk berangkat ini persiapannya seperti paspampres. Meeting tiap hari, plan A Plan B, target dan sungguh paranoid. Untuk diceritain disini aja ampe takut.

Btw ada ga yang mau bantu nyetrika ? eh permios aku brangkat dulu ya..aku.nginep di Pondok Indah ...

Aug 28, 2007

ARISAN


Mengagumkan!. Rapat POMG MTs Alittihad yang kedua plus arisan, berlangsung rame. Yang hadir 31 dari 40 orang anggota, sebagiannya datang bersama keluarga. Yang unik dari acara diskusi program kelas ini dari rumah kerumah. Direncanakan satu kali sebulan , untuk pertama kali ini dikediaman ketua POMG jl Cik Ditiro. Sambutan tuan rumah sangat memuaskan apalagi dengan jedah yang melimpah. Untuk wellcome drink disuguhi es nata de coco, dimeja-meja kecil didekat kami duduk lesehan diatas karpet sudah tersedia jeruk madu , gelas gelas air mineral dan bolu pandan.


Pembukaan disampaikan oleh protokol mengenai susunan acara. Faiz langsung menyomot kue dengan kalap... karena ada kue sepiring besar didekatnya semua mau dimakan. Begitu lihat jeruk minta jeruk. Habis 1 jeruk ngambil kue lagi, terus 2 gelas air mineral yg sekaligus dilobangi dg sedotan. Pokoknya asal tidak mengganggu aku yang lagi dikerumuni uang arisan dan iuran POMG, aku jadi bendahara lho.


Diskusi berlangsung dengan informasi dari wali kelas bagaimana kelakuan siswa dan program apa yang dikerjakan di bulan Ramadhan nanti. Nama-nama anak yang jadi selebritis kelas adalah Berry Armendo, Hasnul Fikri, dan Asrial Lafindo. Dua nama diawal adalah anak ketua POMG alias tuan rumah dan nama anak bendahara alias anakku! Kejadiannya Berry dan Fikri bercanda nya sangat atraktif, sehingga mengenai mulut Asrial. Bibirnya sobek. Untunglah ortu Asrial tidak memperkarakan masalah ini dan anak-anak langsung berdamai karena ini ketidaksengajaan. Kami ortunya jadi gak enak apalagi ortu Asrial tidak datang, jadi gak bisa langsung ngobrol. Saat diskusi berlangsung Faiz sudah menyerah kekenyangan dan cape berkelana dari ruang bapak-ke ruang ibu-ibu dan sebaliknya dan tepar dipangkuan papi.


Ketika waktu sudah menunjukkan jam 17:15, tuan rumah mengumumkan ada jedah ringan berupa sate ayam. Hah ? ringan? disambung dengan kolak serabi.... sayang aku tidak bisa menikmatinya karena tiap sebentar ngitung uang dan kembalian karena yang nyetor tidak bersamaan, baru narik nafas bentar ada setoran... makan 3 tusuk sate datang setoran, belum nelan lontongnya udah harus mengumumkan rencana arisan berikutnya... dirumah ibu Nunuk di Labuh Baru.


Jam 18 saatnya pulang yaa...sayang serabi belum kemakan hehe...pokoknya minggu special deh karena tumben-tumben babenya anak2 mau ikutan.Acara foto-foto jadi kelupaan deh gara gara duit lagi-duit lagi...........

Aug 25, 2007

Menjelang Ramadhan

Gak sampai sebulan Ramadhan akan datang kembali. Saatnya pencucian dosa-dosa dan peningkatan pahala-pahala. Tentu menjelang Ramadhan masuk segala hal yang akan mengotori Ramadhan harus "dicuci". Bukan dalam bentuk mencuci badan dari ujung kepala sampai ujung kaki ditambahi bunga-bungaan , berendam ke sungai atau bak mandi . Apalagi bagi remaja pergi "balimau kasai" kata orang Riau, bukannya mencuci diri tapi nambahi daftar dosa.
Sebenarnya aku punya sodara dari pihak mama atau pihak papa di Pekanbaru. Tapi aku kurang silahturahmi dengan mereka. Dulu waktu kecil sering berlibur ke rumah mereka. Tapi setelah aku menetap jadi warga Pekanbaru, aku jadi jarang mengunjungi mereka begitu sebaliknya mereka pun tak pernah mengunjungi kami. Jika ada hajatan entah itu Aqigah, punya bayi, aku tidak pernah diundang atau sebaliknya. Aneh persaudaraan kami. Berkali-kali juga mamaku menyarankan agar berkunjung... dengan alasan kesibukan, dari Ramadhan ke Ramadhan belum juga dijalankan. Sampai kemarin sore karena mama datang dari Bukittinggi. Beliau ngotot ngajakin ke rumah nenek satu satunya yang masih hidup. ( Adik inyik dari pihak mama) Mama menyebutnya Etek = Tante/bibi/bu lik aku memanggil nenek, lalu F3 memanggilnya nek buyut? (karena tidak pernah bertemu jadi ga kenal sama sekali)
Kami berangkat dari Rumbai ke Jl Ade Irma dengan taksi. Mak ! supirnya minta Rp 30.000. Sempat tawar menawar, katanya biasa segitu.. padahal dari Gramedia jl Sudirman , -dengan taxi argo ke rumah Rp 25.000,-. Ini juga gara-gara Faiz dan Fira ikut, makanya naik taxi , pp=ongkos ke Bukittinggi pakai travel... Sampai dirumah nenek, kami disambut senyum ramah si nenek. Model rumahnya masih seperti dulu. Nenek juga masih terlihat segar diusianya yang 80 an tahun. Daya ingatnya itu lho ... cara bercerita tentang politik, pilkada di Tj Balai, kebanggannya pada Rusli Zainal, dan pembuatan jembatan di Siak yang menurut cerita nenek menghabiskan dana 200M. dan akan dibangun jalan dari .....bla..bla.... pokoknya aku jadi culun dengan berita nenek
Waktu masuk ke kisah anak dan ponakannya, ini yg paling seru... gosip hangat ... si A udah cerai dari istrinya... si B gagal jadi bupati...si c terjerumus narkoba, si D terlilit hutang, setelah pesta pernikahan putranya dan beli apartemen di Bukit Antar Bangsa..si E meng umbi (terbenam) di kampung dll. Tapi yang selalu dipuji-puji adl putra bungsunya yg seumuran dg ku.
Niat semula untuk silahturahmi dan "pencucian " menjelang Ramadhan gagal total, yg ada malah bergunjing... si a,b,c,d,e dst... Untunglah topik segela dialihkan gara-gara Faiz kejedot pintu , mengacak-ngacak minuman yg disuguhkan, mencemplungkan donat ke gelas dan meremas-remasnya. Dengan sendirinya kami pamit pulang tidak lupa bermaafan dan segera istigfar atas pergunjingan tadi............
Acara selanjutnya makan di Mie Hot Plate, Ramayana. Disini ga bisa lama-lama karena si Oma udah ribut ngajak shalat Ashar. Yah waktunya pulang....Faiz jug udah mulei ngantuk

Aug 20, 2007

Merah Putih Teruslah Berkibar

Warna merah putih menghiasi seluruh Indonesia. Baik di pelosok desa maupun di kota-kota. Ditingkat RW ada jalan santai dan aneka lomba yang selalu diminati anak-anak. Ada lomba berarti ada hadiah. Soal makna apa sepertinya anak-anak kurang peduli, apalagi kalau tidak didukung media televisi yang menampilkan film bertema perjuangan memperebutkan kemerdekaan. Yang ada malah film Amerika melawan vampir



Sejak subuh F3 sudah bersiap akan ikut lomba tarik tambang , lomba makan krupuk tapi sebelumnya jalan santai dulu. Ketika pencabutan doorprise Fikri dapat hadiah frame foto. Wah girangnya , sedangkan Fira tidak dapat apa-apa . Tapi untuk lomba tarik tambang tim nya juara satu. Untung tangannya ga dikira tali/tambang. Untuk tingkat RW acaranya tgl 12 Agustus lalu




Puncak peringatan HUT RI tgl 17 Agustus di halaman kantor gubernur Riau. Paginya upacara sorenya parade senja. Atraksi untuk warga Pekanbaru berupa barongsai, senam Riau Sehat, Marching Band dan Terjun Payung.Warga kota Pekanbaru berkumpul dihalaman kanotor gubernur menyaksikan rangkaian acara tsb. Lumayan rame. Sayang dari tahun ketahun acara terlalu monoton
Besoknya di kantor juga diadakan aneka lomba. Diantaranya sepakbola mini. Aduh susahnya kaki ini diajak lari dan menendang bola. Rasanya digayuti berkilo-kilo besi. Setelah itu volly ball. Ini lagi kok susah banget sih service nya.

Aug 13, 2007

Yang ke Tiga

Ultah ke 1.............................Ultah ke .. 2 .......................Ultah ke 3...



Kue nya buat dimakan sendiri nyam-nyam...nyam





Sebetulnya udah lewat seminggu blom sempat di ceritakan.. gini looh..



Tgl 6 Agustus lalu Faiz Ulang tahun ke 3. Sebagai anak ke 3, paling bontot udah bisa dibayangin imutnya minta ampun. Lah kakak2 nya dah pada belasan Fke3 masih balita, bukan batita lagi.
Dibanding rekan seusianya waduh memang ketinggalan banyak hal. diantaranya:


1. Berat badan : Ini menjadi persoalan yang ga selesai2, masih yang paling minimal
2. Kemampuan verbal : kosa kata masih kurang, Faiz belum pernah menyelesaikan satu kalimat pun. YAng sering keluar bahasa-bahasa planet
3.Motorik yang paling dikuasai adalah berlari, kalau ada lomba lari dengan anak sebaya pasti JAWARA, lah kami aja sampai ngos-ngosan mengejar.
4. Toilet Training masih gagal maning.......gagal maning


Jadi gimana dooong kok minus semua?, ga apalah namanya juga anak bungsu biasa lah semuanya lelet..

Aug 4, 2007

Jebreeet...dar...der...dor...Merdeka!

Sudah aku tandai jika makan atau minum makanan/minuman tertentu akan membuat perut terasa kembung.Misal minuman bersoda atau makan terlalu pedas spt pangsit yg diberi cabe rawit Hal ini menyebabkan desakan angin dalam perut segera harus dikeluarkan. Parahnya desakan angin terkadang sulit dibendung. Ibarat tanggul retak sekuat apapun ditahan jebol juga.

Kejadian memalukan aku alami gara –gara sang angin meronta ronta minta keluar. Waktu itu sedang menghadap seseorang, hmm… relasi. Berkas yang aku bawa sedang diteliti, dan orang itu mengajukan beberapa pertanyaan. Tiap jawaban yang aku berikan selalu dimulai dari arah bawah berbunyi “prut” pelan dengan nada rendah. Untuk menetralisirnya aku berdehem. Untunglah gak terlalu banyak pertanyaan.

Sebenarnya aku gelisah dan sangat tidak nyaman dengan suasana saat itu, maka aku minta permisi dan mengatakan spy dia baca dulu setelah itu aku jemput lagi. Untung bukan proposal minta dana atau semacamnya. Wah kalau itu bias rugi bandar deh
Dia ngotot ingin mendiskusikan ini sedangkan aku mulai mencium aroma aduhai disekitarku yang mudah-mudahan tidak menyebrang ke ujung meja. Aku pastikan mukaku sudah tidak bisa senyum lagi.

Setelah agak reda kami mulai mendiskusikannya lagi dan “wewangian” itu tidak ada lagi. Everything it’s OK lah. Setelah selesai aku bermaksud pamit, tapi perutku mulai menggembung lagi dan mereka seperti berlompatan ingin keluar. Aku mulai panic jika aku nekat berdiri maka rentetan mortar akan menembaki berbagai objek diruangan itu. So What ?? Tidak ada jalan lain perlahan aku berdiri dan mendorong kursi dengan kencang sehingga bunyi kursi beradu lantai bisamengimbangi teriakan sang angin yang bebas.
“Jebret…dar… der…dor,Merdeka!”

Jul 30, 2007

Sekolah Baru Fikri

Beberapa lama aku berpikir soal pemilihan sekolah lanjutan untuk Fikri. Dari sekolah umum ke sekolah agama seperti Madrasah Tsanawiah (MTs). Terus terang saat pendaftaran ada 2 suara berbisik-bisik ditelinga
A : “ Jangan, sekolahnya kampungan, nanti anak tidak berkembang kemampuan intelektualnya”
B : “ Ayo, jangan banyak pikir, Insya Allah berkah semua ilmu yang didapat”
A : “ Gengsi dooong, masa di MTs,yang keren kek spt SMP Plus, harganya mahal pasti orang akan kagum .
B : “ Perhatikan kurikulumnya memperbaiki akhlak “

………………

Semua keragu-raguan telah terjawab, Kami tetap pada pilihan menyekolahkan Fikri di MTs. Dia enjoy disekolah barunya. Sekarang menjabat bendahara kelas. Tiap hari bercerita soal teman-temannya, guru-gurunya dan pelajaran. Disana dibedakan kelas putra dan kelas putri. (ini tidak didapat di sekolah umum) semua tata cara pergaulan islami betul-betul diterapkan. Dan yang paling penting Fikri tidak terbebani dengan mata pelajaran serta aturan yang berlaku. Dia happy dan yang paling positive, shalatnya lebih tepat waktu sehingga kami tidak perlu “bernyanyi” menyuruhnya. Ajaib ! baru 2 minggu sekolah shalatnya jadi disiplin. Tentu saja ini juga menulari kami sekeluarga . Sampai si Muadzin kecil pun, jika azan di mesjid berkumandang akan “azan” juga dirumah .

Setelah 2 minggu kami para ortu dikumpulkan untuk mendengarkan program sekolah. Seperti lazimnya madrasah di Indonesia selalu terbentur dengan masalah biaya. Kebetulan orang tua murid disini sangat heterogen. Dari Pengusaha, Polisi ,Dosen/guru sampai supir ada. Berbeda dengan TK,SD,SMP yang ada dibawah naungan YKPI lainnya (YKPI memiliki TK,SD,SMP Islam Terpadu, MDA dan MTs) dimana wali muridnya adalah 70% peg Chevron sisanya adalah “kakap”.. Sekolah ini murni didanai para ortu, tidak ada bantuan dari perusahaan besar atau lembaga kerjasama Arab-Indonesia atau apa lah . MTs Al Ittihad dalam pengumpulan dana memang seperti siput, akan tetapi kita optimis bisa menjadikan MTs ini terbaik dari 4.800 MTs yang ada di Indonesia, jika didukung kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan ortu. Berikan kepercayaan soal kurikulum pada para pendidik lalu dukunglah dengan dana.
Sebagai wali murid yang baru bergabung di YKPI kami diundang untuk menghadiri Tausiah dari Ust Yusuf Mansur dg Tema The Power of Givving. Mesjid Alittihad milik YKPI dipenuhi jemaah wali murid dan masyarakat sekitar. Ustad yang betubuh mungil ini sanggup menggerakkan jemaah memberikan sedekahnya selesai acara dan terkumpul hampir 40 juta plus handphone dan cincin emas.. Pertemuan selama 1 jam saja bisa meraup uang segitu apalagi bertahun-tahun.
Dana yang terkumpul ini akan di serahkan ke Badan Waqaf Mesjid Alittihad yang kebetulan sudah punya program Waqaf tunai untuk disalurkan ke fakir miskin, kesejahteraan guru dll. Alhamdulillah

Jul 26, 2007

si Clepto




Beberapa bulan yang lalu, saat lagi suntuk banget, aku nekat sendirian ke SKA Mall. Sendiri gak bawa anak, suami atau teman. Sampai Mall, jadi canggung sendirian. Malah gak tau mo ngapain, mo beli apa. Jadi nyesel.


Memandang dari luar kaca pajangan toko demi toko. Ada yang iklannya seronok sekali dengan ukuran yang luar biasa besarnya. Uh aurat si fotomodel terumbar dengan gamblang. Menyusuri koridor yang agak sepi membuat aku cepat bosan. Karena gak niat buat belanja hanya iseng menghilangkan suntuk. Suntuk seperti apa sih halah alasan buat mejeng .


Aku pindah ke hypermart semoga bisa memberi inspirasi mo ngapain apakah belanja atau cuma bergerak mengikuti arus. Tiba-tiba mataku tertumbuk pada seorang wanita cantik dan wangi. Dari dandanannya bisa diukur sebatang badannya ada berapa juta. Tas , sepatu, pakaian jam tangan dll ( emang aku lagi kurang kerjaan ya). Rasanya gak bosan aku terus memandangi wanita itu dari jarak 2 meter dibelakangnya tentu. Dia memilih milih maskara dan asesoris kecantikan dan memasukkannya... eh? kemana? kok tidak ada dikeranjangnya??. Aku mendekat memastikan isi keranjangnya cuma beberapa barang sehingga dasar keranjang masih keliatan. Aku yakin dia baru saja mengambil maskara merk maybeline, lip gloss dan jepit rambut anak-anak.


Anehnya dia gak merasa aku ada didekatnya. Mungkin hari itu aku berubah jadi Casper. Aku membuat jarak, pura-pura ke rak lain. Wanita itu pindah ke jalur alat rumah tangga. Aku juga pindah kesana mengambil panci, keset kaki, pisau dapur biar keliatan sibuk aja sih. Aku bersebelahan dengan wanita itu yang sedang memegang pisau roti dan dia berlalu . Pisau roti bersamanya, karena tempat pisau tsb telah kosong.


Mengulur waktu sambil menunggu dia ke kasir aku ambil deterjen yg ada hadiah pewangi. Yang ini serius untuk dibeli lalu ke bagian makanan beku yang dekat dengan kasir. Jadi kapan wanita itu menuju kasir aku bisa melesat kebelakangnya. Bukanakah aku Casper olehnya.


Saat dinanti tiba. Sampailah saat pembayaran. Isi keranjang wanita itu masih seperti keadaan semula diisi beberapa botol dan kotak itu pula yang dibayarnya. Diiringi senyum dan ucapan terimakasih wanita itu maka giliran ku pun tiba. Aku cuma beli sebungkus deterjen berhadiah. Wanita tsb melenggang indah dan menghilang dikerumunan.






Aku cuma bisa berpikir jangan-jangan dia Dora Emon yang sedang menyamar, gak perlu kantong kresek tapi punya celemek ajaib. Siapa yang curiga dengan balutan elegan spt itu akan mencuri barang remeh temeh .






Jul 16, 2007

Akhir Liburan

Tak terasa liburan kenaikan kelas sudah berakhir. Fira dan Faiz dah balik ke Pekanbaru. Rumah jadi rame lagi. Terjadi saling panas panasi soal liburan Fikri dan Fira. KArna baru kali ini mereka berlibur dipisah. Bukannya kangen - kangenan malah jadi berantem. Ngga seru kali ya kalo ngga berantem.

Kami punya tetangga baru pindahan dari Medan. Anak-anak mereka 2 orang masih di SD. Fikri tiap sebentar laporan lho bahwa anak perempuan tetangga baru itu tinggi sekali. Bentar kemudian lapor lagi kalo dia sekolah di Cendana juga kelas 6. Setelah itu lapor lagi bla...bla...
Terakhir kami (aku dan Fira) kompak neriakin "naksiiiir Yaaaaa"...
Dan setelah itu tidak ada laporan lagi. Tapi itu cuma sehari, karena menurut laporan Fikri bahwa Fira dan teman-temannya telah mematahkan leher boneka barbie nya Wilda (nama anak tsb). Oh God ! bakal rame nih
Karena Senin mau sekolah, Tante Nina yang anaknya gak kemana-mana liburan, ngajakin piknik ke kolam keluarga. Kebetulan ada kandang ayam kosong yang baru di rehab, bisa dipake buat kongkow. ( Jangan bayang kan kandang ayam yang penuh ayam, makanannya dan kotorannya). Semua setuju katanya sekalian ngarayain ultah papi. Ada 6 keluarga yang bergabung. Adik kakaknya papi. Uh mengerikan pokoknya kalau udah ngumpul Pak wo, Pak Nngah, Pak itam.....siap siap lah pakai earphone, ditanggung gak budeg....
Nyampe dikolam jam 12 siang tepat saat makan siang. Bekal digelar dilantai kandang yang berjeruji lalu dialasi tikar kertas bekas kardus dan tikar plastik. MAsing-masing keluarga udah bawa bekal makan siang. Tadinya mau mancing dulu dan bakar ikan, baru makan siang, tapi gak keburu lagi. Keluarga Pak Wo bawa menu mi goreng, acar timun, lalapan jengkol muda, samba lado tanak. Keluarga Pak Ngah dengan lauk samba lado tanak juga dengan versi daun ubi, goreng tempe dan telur balado. Keluarga kami ikan pari asin , jengkol dan tempe cabe ijo, sayur tumis kangkung serta ikan gabus goreng, sedangkan tante nina bawa apa ya? cuma goreng tempe mendoan hihihi yang satu ini emang paling malas, bisanya ngajak datang paling telat. Sedangkan nenek dan tante ruzi paling komplit yaitu ikan bakar, sambal, daun ubi rebus, pisang dan jambu berikut piring, gelas, sendok, 2 galon air. Tak lama semua piring licin termasuk piring Faiz karena semua isinya ditumpahkan masuk ke kolam alih-alih makan malah ngasih makan ikan.
5 Keluarga masing-masing dengan 3 anak yang hampir sebaya. Fikri, Mazen dan Rizki (seumuran di tingkat SMP)berhamburan masuk kolam yang berada diujung. Yakin ikan yang disana pasti sress kediamannya diacak-acak. Fira, Ezi dan Nisa (kelas 5 dan 6) mengapung dengan ban bekas truk dikolam satu lagi. Dani dan Fajar sibuk berlarian dipematang kolam dan bersorak girang jika ayah-ayah mereka berhasil mendapat 1 ekor ikan hasil pancingan. Sedang kan para balita Faiz, Tasya, Nawfal dan Ika masih ngumpul didalam kandang berkelana dari ujung keujung, kandang seluas 10 x 20 meter jadi berayun-ayun ( ah hyperbol), khusus Faiz gak berani jalan ditempat yang tidak dialasi, gara-gara dikatakan didalam air itu ada ikan hiu.
Selesai Ashar, kami sedang berkemas peralatan makan, tiba-tiba seekor capung hinggap di toples bekas krupuk. Langsung Faiz action nangkep sang capung hap! berhasil sambil teriak-teriak capung nya diberikan ke Naufal. Gak taunya Naufal takut dan menjerit-jerit lari berlindung dibelakang tante Ruzi. Faiz malah geram dan terus mengejar sambil mengacungkan capung. Ika juga teriak-teriak berceloteh, mungkin maksudnya jangan Faiz Naufal ketakutan. Ekspresi mereka lucu sekali dan susah mengartikan kalimat-kalimatnya yang pasti berakhir dengan jerit tangis Naufal yang ketakutan plus dipukul ama Faiz. Oh ya yang menyelamatkan Naufal adalah karena Naufal panik lari ke segala arah keluar dari alas tikar kearah ibunya duduk. Faiz kan gak berani jalan dilantai kandang yang berjeruji. Gantian Faiznya yang nangis ketakutan 'mamiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii" Semua ketawa terpingkal pingkal .
Acara bubar seketika karena di pokok kayu dekat pintu masuk kandang ada seekor ular hitam belang orange sedang bergelung. Rizki cs mulai menyodok-nyodok dengan kayu. Yang mendapat hadiah sentilan dikuping dari ayahnya yang sedang terkantuk-kantuk memancing. Semua kami angkat kaki gak deh gak mau urusan sama ular.

Jul 12, 2007

Hidup 40.....!!!



Kata nya Hidup dimulai diusia 40 tahun.. Begitulah bayi-bayi yang dilahirkan ditahun 1967, "memulai kehidupannya" sekarang di tahun 2007.


Apa yang harus diraih dan apa yang telah diraih, buatkan record serta pemetaan 5 ,10 ,15 tahun yang akan datang.




Happy Birthday Hubby...............(* _*) (lagi nunggu traktiran...)

Jul 6, 2007

Salah Sangka

Lagi nyantai nonton TV berdua Fikri, tiba-tiba papi teriak dari arah dapur (suaranya emang kenceng)
"es krim ini kok cuma 2, jadi cuma untuk kalian berdua ya"...papi meradang
"iya" aku menjawab lugu
" ooh gitu" trus papi ke kamar gak keluar lagi sampai besok paginya.
Aneh , kok gara-gara makanan anak2 aja sampai merajuk. Oh iya blom cerita kalau Fira dan Faiz sedang berlibur ke Bukittinggi. Fikri gak ikut karena masih ngurus sekolahnya dan dijanjikan beli jam tangan baru. (jam tangan untuk yg kesekian karena hilang mlulu)
Kembali ke............es krim.....
Dengan perasaan tidak enak aku menyusul ke kamar mau jelasin tapi si abang udah ngorok tau tidur beneran atau bukan. Dalam hati sibuk mencari pembenaran masak cuma es krim sampai merajuk, itu kan beli di tukang eskrim yg lewat yg ada cuma 2 dst...dst sampai aku tertidur.

Subuh aku menyibukkan diri nyetrika sekeranjang pakaian. Dalam hati masih saja merutuk, masak, gara-gara es krim, huh kayak anak kecil.
Setrikaan beres jam 6:30 aku mandi dan bersiap ke kantor. Sarapan untuk Fikri ada biskuit dan biasanya papi sarapannya yg berat seperti nasi atau mi.. ah urus sendiri deh, aku terus saja membatin.

Ketika siap mau berangkat jam 6. 50 abang nanyain aku kok gak sarapan, aku tahu dia tadi masak mi instan. Masih dalam hati........
"Anaknya dibiarkan sarapan biskuit saja dia makan enak mi telor komplit"

Tanpa pamitan aku langsung ke kantor, dijalan mampir buat beli lontong gulai pakis 2 bungkus satu untuk ku satunya untuk rekan seruangan. Sarapan dulu bentar sebelum memulai pekerjaan. Pagi , ruangan kami disambangi direktur yang mempersilakan kami terus makan. Katanya blio senang karyawan memparhatikan kesehatan dengan sarapan sbl kerja dan menceritakan dirinya kena maag akut krn sering mengabaikan makan....... Dan sekali lagi mempersilakan kami melanjutkan sarapan. Udah gak selera lagi buat melanjutkan 1/2 piring lontong lagi, antara segan dan takut, apalagi blio orang baru.

Malamnya dirumah setelah kami bertiga berkumpul, suasana cukup kondusif lalu abang nanyain lagi kok gak sarapan dirumah, padahal udah dimasakin mi telur untuk 3 porsi.
Lho?!!!!!?

Jadi, gak merajuk gara2 es krim toh..............udah dibuatkan sarapan malah menuduh yg jahat, betapa bersalahnya aku............
Maafin ya suami ku.........................

Jun 28, 2007

Duo Kribo

Berdasarkan hukum mendel, dari bunga merah yang disilang dengan bunga putih akan menghasilkan bunga putih, bunga merah dan bunga putih merah





Bukan anak Kecil lagi kok,

Rabu sore aktivitas Fikri lain dari biasanya. Kebetulan Ustad nya ga datang dia jadi lebih "rajin" dirumah soalnya jam 19:30 harus ke RCC untuk acara pembagian STL (Surat Tanda Lulus). Tiap sebentar mengingatkan ku untuk berangkat jam 7 malam. Karena aku puasa aku bilang berangkatnya setelah buka dan makan malam. Waktu berbuka/Magrib di Pekanbaru jam setengah tujuh, jadi hanya 1/2 jam dari buka shalat dan makan malam.

JAm 6 sore Fikri mengambil sendiri piring dan lauk dan menatanya dimeja plus segelas teh manis hangat. Aku heran kok makan malam pakai teh manis sih, gak taunya teh manis itu buat aku berbuka... (oh manisnya dikau hari ini). Fikri juga menginstruksikan aku bedakan (dandan) dulu sebelum magrib. KAtanya kalau dandan aku bisa lamaaaaaaaaa banget. Ya iyalah harus pasangin bros dan beberapa peniti. Apalagi ini acara special kan harus special juga.

Berbuka segelas teh manis dan sepotong biskuit dilanjutkan shalat. Papi juga pulang lebih awal seperti biasalah dengan suara lantang khas dia memberi komando ini dan itu......
Tapi kok? Fikri ikut-ikutan masuk ke kamar kami buat dandan. Sambil agak malu-malu dia minta parfum ...( ealaaah gayanya). Bolak-bali keluar masuk kamar minta bedak . Haaa?? cuma bedak baby ternyata. Kirain mau bedak krim begini. Trus balik lagi minta Hand Body. Ke kamarnya lagi,begitu keluar, rambutnya keliatan basah dan kaku ..oh pakai wax yang diam-diam dibeli di warung.

Dengan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam , sepatu mengkilap habis disemir, Fikri menjelma jadi " eksekutif muda sekali" ...........(bela-belain gak mau difoto)

Lah bujang ang yuang,...........................

Blajar lagi..

Ceritanya lagi demam ngomik nih.. Yo wes beli buku pengolahan komik dengan fotoshop... berkenalan dengan konte, dan istilah lainnya... wah bikin puyeng. Dapet bocoran dari Aaz bahwa bikinnya di word saja (konon ini dari Nia.) Udah bikin,eh gak bisa diupload..........krn format yg diterima dalam bentuk gif dan jpeg atau text. Kalau dipaksa, harus disusun satu persatu. Nah repot kan.
Akhirnya karena udah tambah puyeng sampai berkunang-kungang distop saja dan ditanyain ke para ahlinya teman 2 dikantor yaitu David. Lebih pusing lagi krn harus dirobah ke file lain digroup kan dulu ah ...kok repot amat sih........... Hasil nya Tadaaaaaaaa ....cuma tulisan kecil shg ndak bisa dibaca
Tapi kayak nya sementara eneg deh mengolah komik dg fotoshop.

Jun 26, 2007

Perkenalkan, nama saya iPod



Selama bertandang dari rumah kerumah maya, hampir 99% keluarga yg kukunjungi adalah ibu/bapak muda. Kadang terasa risih juga soalnya ibu2ibu ini kemampuan berolah kata dan berolah html jauh lebih maju. Dari komunitas blogger di Pekanbaru saja rasanya mungkin aku yang paling tua.. Tapi tak perlu berkecil hati karna aku masih mau mengejar ketertinggalan waktu untuk belajar teknologi. (tak elah gayanya..)

Booming blogger di LN pada tahun 2000, sebenarnya sudah menjadi perhatianku , waktu itu alm Pak Alwin teman sekantor pernah melogin namaku dan dia (Angel Fire) sayang tak terdukung informasi lengkap sehingga web sederhana itu terlupakan. Semangat ngeblog juga karena penasaran saja setelah baca sebuah majalah, tapi jadi keasyikan. Dari sini akhirnya berkenalan dengan Nia danGege yang aku anggap ibunya template. Kalau Bapak Blogger Indonesia kan sudah ada Enda Nasution. Template pertama ku diolah oleh Nia. Betul saja Nia malah menulis di majalah Chip Special Blogging.

Internet – blogging adalah 2 komponen yang jelas tak terpisahkan. Untuk mendukung Blog yang bagus mau tak mau aku harus berkenalan dengan camera digital dan fotoshop. Tadinya punya camera untuk jepret-jepret sembarangan. Dengan fotoshop foto-foto diolah berbagai bentuk. Begitu juga dengan camcorder yang tadinya hanya untuk merekam moment keluarga saja sekarang bisa pula diupload diblog.

Ada yang terlewatkan karena keasyikan utak atik foto dan coba-coba mengubah-ubah template yaitu iPod. Benda imut itu tak pernah jadi perhatianku. Aku pikir cukuplah mendengar tape/radio/walkman atau TV sebagai hiburan ditambah ponsel MP3, tapi Fikri dan Fira merasa perlu memiliki iPod, karena mereka kan tidak punya HP ber MP3. Benda kecil mirip flash disk itu ternyata sanggup menyimpan file lagu sebanayk 2 GB. Baru sadar aku melihat para remaja dengan headset menyumbat telinga sambil bergoyang-goyang itu pakai iPod. Juga baru ngeh liat teman 2 seruangan pada pakai iPod, ternyata buat putra mereka….eh akunya kecolongan…….kok ya bisa ga ngeh seh sama iPod. Ayam aja kenal tuh jargon iklan tenggo enak memperkenalkan ayam pada iPod….

Untuk liburan ini aku langsung setuju membelikan iPod daripada gameboy atau Play Station seri terbaru . Biarlah mereka bermain petak umpet, layangan, dll permainan anak-anak kampung lainnya yang sudah mulai langka gara-gara hi tec. Ah dilemma Teknologi

Jun 21, 2007

Dari Negeri Dongeng

Seorang teman bercerita sebuah anekdot polisi Amerika, Israel dan Indonesia
Polisi Israel disuruh mencari kelinci ke hutan. Berbagai kiat dilakukan termasuk strategi kimia. 2 jam kemudian polisi tsb keluar menjijinjing kelinci.
Berikutnya polisi Amerika dilepas ke hutan mencari kelinci. Sekeliling hutan dikepung 1 jam kemudian polisi itu keluar membawa hasil tangkapan seekor kelinci, persis instruksi.
Selanjutnya polisi Indonesia mulai masuk hutan, 10 menit kemudian keluar menarik seekor beruang yang sudah babak belur. Waktu ditanya kenapa bawa beruang polisi itu keukeh mengatakan buruan yang ditangkapnya adalah kelinci. Dan siberuang pun mengakui dirinya adalah kelinci....

Dan sekarang sudah banyak beruang beruang yang ditangkap mengaku sebagai kelinci. Maka akan ada 32 ribu beruang lagi sebagai sasaran penangkapan dan bersiaplah untukmengaku kalian adalah kelinci...

Lupa



Usia boleh bertambah semangat harus selalu muda....


But pagi ini tidak ada yang ingat kalau eikeh ultah.Sungguh terlalu. Padahal kemarin sore aku nguping pembicaraan, mereka akan memberiku sebuah "kado". Trus, papinya bilang sebagai hadiah ultah tak perlu kado berupa barang tapi jika kalian berprilaku baik itu sudah menjadi kado bagi mami kalian (Aku...(iya sih).




Lalu pagi ini sesuatu terjadi seperti hari-hari biasa ,bangun pagi shalat subuh, bengunkan anak-anak, nyiapin sarapan, berangkat ke kantor+ sekolah anak-anak. Tinggal dapur berantakan dan Faiz yg belum mandi diselesaikan papi (bagi-bagi tugas) sebelum doi pergi mencari nafkah...




Konyolnya ada sms berbahsa igs dari si misterius, ngucapin selamat ultah pada ku... oh jadi sedih, kok malah my family tidak satupun yg ngucapin...hiks

Jun 15, 2007

Jadi Ibu Bapak Kos

Beruntung suami dan saudara2 nya telah dihibahkan tanah masing2 satu kapling untuk dibangun rumah. Kami memilih untuk tinggal disana. Sementara saudara-saudari suami membangun rumah untuk disewakan dan tinggal ditempat lain. Rumah-rumah tersebut satu halaman membentuk leter U. Secara otomatis kamilah yang menjadi ibu kos (pengawas). Rumah tante Ruzi - adik ipar dan paviliun rumah nenek dihuni oleh mahasiswa politeknik. Rumah tante Nina –adik ipar terdiri dari 2 rumah kopel dihuni keluarga muda . Sedangkan rumah pak uwo dihuni ibu muda yang lain.

Secara umum penyewa berkeluarga lebih baik dari pada mahasiswa. Selain jorok mereka suka ribut. Belum lagi jumlah tamu menginap kadang melebihi jumlah penyewa itu sendiri. Yang lebih menjengkelkan kalau salah satu penghuni punya pacar dan membawa pacarnya masuk. Padahal sebelum tinggal sudah diberitahu peraturannya spt apa (ada daftar yang harus dipatuhi). Jika ketahuan mereka dipanggil dan diberitahu jika tidak bisa mematuhi silakan cari rumah lain. Setelah itu aman. Tapi Fira melapor minggu kemarin abang itu kedatangan tamu perempuan, betul saja sewaktu kami main bulutangkis dihalaman, si cowok itu tampak gelisah sebentar-sebentar melongok kearahku yang kebetulan arahnya memeang kepintu mereka. Mungkin karena tidak sabar menunggu aku berlalu dari halaman, keluarlah tamu perempuan dengan muka cuek dari rumah kos tsb.

Malam mingguan bagi para mahasiswa ini mungkin paling mengasyikkan. Pulang dari keluyuran dengan bunyi motor seperti turbin dilanjutkan dengan ngobrol ngalor ngidul sambil trtawa ngakak. Karuan suami jadi meradang dan mendatangi mereka . Setelah itu sepi. 2 minggu kemudian acara nyanyi bersama ( suara 1 ,2 & 3) lagu-lagu Nidji, Ungu (keren sih), tapi nyanyinya gak tepat waktu yaitu diwaktu magrib. Aku yang baru saja takbir terpaksa berhenti dan menegur mereka dengan galak.

Dirumah depan mahasiswa poltek juga , jenis anak mami klemer-klemer dan benar saja, penyakitan. Malam itu kami dibuat panik karena salah satu mereka ada yg pingsan ,dingin spt orang mati. Eh kok malam-malam begini ada cewek pula yang lagi menangis memijit-mijit lengan anak yg pingsan ini .Kesempatan dalam kesempitan buat pegang-pegang ...(kaya gak pernah muda aja.....hehe) Takut terjadi apa-apa anak itu dilarikan ke UGD dan langsung menghubungi keluarganya di Jakarta.

Ibu-ibu muda bertiga ini kompak banget. Sering ngumpul ngerumpi dirumah si A yang punya anak satu begitu juga dengan si B dan C. Kalau ngumpul bawa anak masing-masing semuanya cewek, ramei kek arisan. Kadang Faiz maksa juga pengen gabung dengan tiga cewek imut yg centil tsb. Tentunya aku juga harus gabung sama ibu-ibu baru ini. Pas aku datangi eh mereka berhenti ngobrol dan pasang muka acuh. (Kekhi kan tuh). Setelah agak lama tidak kontak, si C mulai PDKT dengan membiarkan anaknya main dengan Faiz atau sekalai-sekali nimbrung diteras. Aku langsung tembak “ lagi koslet yaaa”
Langsung deh keluar pengaduan bahwa ada persaingan tidak sehat diantara mereka, atau kalau ngumpul si A dan Si B sering ngomongin aku, sementara dia (si C) tidak ikut...(itu kata mu karena sekarang lagi misuh-misuh)

Pagi ini.... rumah kel A kemalingan. Sebuah Handphone raib dengan modus jaring tonkat dari jendela. Waktu ditelusuri jejak kaki dari jendela rumah A menginjak teras rumah ku mengarah ke ????? rumah kos mhsw .............belum tau juga sih tapi indikasinya memang demikian.

Jun 12, 2007

Hanya Ingin Menulis

Adakalanya ingin menulis sesuatu yang rasanya sudah meleleh-leleh dikepala. Tapi ketika jari-jari sudah bertemu tombol-tombol keyboard, tiba-tiba semua menguap. Tercenung...mau nulis apa............

Kadang juga terpikir mau memanej blog ini mau diarahkan ke mana.. artikel, diary, atau apa...masih belum berbentuk. Mau cerita anak-anak sudah ada di F3 mau nulis seputar IT ,gaptek lagi...mau nulis masalah keuangan sudah ada Safir Senduk

Nulis blog aja kadang susah apalagi nulis cerpen,novel........hmmm seandainya suatu hari benakku dipenuhi cerita yg akan dituangkan menjadi novel, lalu aku berubah menjadi JK.Rowling...

Jun 7, 2007

Khatam Qur'an











Dalam masa pendidikan di usia SD, bagi yang bersekolah di sekolah umum akan mengikuti 2 sekolah. Pagi umum, siang sampai sore di madrasah untuk belajar agama plus mengaji . Apalagi ditempat kami (Prop.Riau) beberapa sekolah menengah meminta ijazah madrasah dilampirkan bersamaan dengan Ijazah SD. Jadi untuk mat pel agama Islam di tingkat SLTP tak ada lagi yang buta huruf Arab-Alquran.

Sebagaimana tradisi madrasah-madrasah di Riau, jika murid-murid sudah sampai dikelas 4 MDA, maka sudah bisa ditamatkan. Acara wisuda nya disebut dengan Khatam Quran atau Katam Kaji istilah di Sumatera Barat.( Bisa dilihat di Blog satu lagi)
Acaranya berupa pembacaan Alquran bergantian sampai tamat, lomba membaca alquran dan pawai. Mesjid atau Madrasah yang dipakai dihias meriah khas sebuah pesta. Murid wanita memakai baju tertutup malah seperti baju penganten, murid laki-laki memakai baju ala arab. Karena asal agama Islam dari Arab maka kebudayaan Arab terbawa ke Indonesia. Tak ada yang merubah ciri pakaian Arab pada acara Khatam Quran ini.

Persiapan acara ini beberapa hari sebelumnya sudah dibentuk kepanitiaan dari wali murid, jemaah mesjid, remaja mesjid dan masyarakat sekitar. Semua turun tangan membantu konsumsi, dekorasi serta persiapan lainnya. Dari yang saya lihat di Pekanbaru ini , sepertinya kurang greget pada pelaksaan acara. Kurangnya perhatian masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam memeriahkan acara ini. Berbeda dengan di Sumatera Barat umumnya semua pihak sangat antusias.

26 tahun yang lalu saya menjadi salah satu murid madrasah di Bukittinggi. Tepatnya di MDA Panorama. Itu lho dekat tempat wisata Panorama Ngarai Sianok. Letaknya dekat pekuburan umum. Saat itu suasananya sangat meriah. Untuk jamuan makan siang masyarakat bergotong royong memasak. Ada gulai cincang, rendang sayuran dan krupuk. Bahannya pun didapat dari sumbangan masyarakat. Malah gabungan sumbangan peserta dan warga bisa dibelikan sapi untuk dipotong dan dimasak. Disebut dengan ‘mambantai’.

Setelah perlombaan baca Alquran, dipilih pemenang dengan bacaan terbaik. Hadiah juara 1 adalah seekor kambing!. Bayangkan si pemenang akan menarik-narik kambing pulang dari acara. Tapi wajah pemenang tetap sumringah walau harus rela ditanduk kambing. Dirumah sudah menanti acara selamatan dengan menu utama singgang ayam dan nasi lamak. Kalau untuk acara selamatan bukan hanya bagi keluarga pemenang, tapi hampir semua peserta (catatan: bagi yang mampu). Uniknya lagi sanak saudara dari pihak ayah yang disebut bako akan memberi hadiah masing-masing keluarga berupa seekor ayam. Kalau saudara/Bako ada 50 keluarga maka akan dapat ayam 50 ekor. Wah seru dong, suasana rumah jadi meriah dengan kotekan ayam. Nah jika masing-masing memberi seekor ayam betina, lalu masing-masing ayam tsb menetaskan telur 10, jadi pernak ayam sukses nih dengan 500 ekor ayam. Belum kambingnya beranak pinak pula.

Sekarang ditahun 2007, tradisi kemeriahan acara Khatam Quran, masih sama. Hanya hadiah juara, bukan kambing lagi tapi emas dan trophi. Selamatan di rumah masing-masing masih sama meriahnya dengan acara sunatan di Jawa. Hadiah dari bako pun sudah mulai bergeser dari ayam ke uang . Tapi nenek masih suka mengepit ayam lho untuk dihadiahkan ke cucu, katanya “Sudah Tradisi....................”.




May 31, 2007

Kalender Merah

Tiada yg lebih menyenangkan jika kalender merah di hari Kamis atau Jumat. Karena bisa panjang istirahatnya. Kata orang Long week End..... Happy Long Week End

May 29, 2007

Permen Warna Warni

Seperti biasa setiap akhir bulan kami ke toko swalayan/Toserba yang tak jauh dari rumah untuk membeli kebutuhan sebulan, terutama susu. Di Toserba tsb susu dan obat-obatan berada di sebelah kanan ujung gedung. Letaknya agak tersembunyi. Berderet susu berbagai jenis. Mulai dari susu formula,sampai susu manula, makanan bayi dan obat-obatan & supplemen.

Setelah mengambil susu yang biasa dikonsumsi aku ke kasir. Ternyata di kasir antriannya panjang . Posisiku berdiri dekat rak obat-obatan & suplemen . Mengurangi kejenuhan aku melihat-lihat merk obat-obatan dan suplement yg dipajang. Mata ku tertuju pada toples plastik bening berisi permen warna-warni.. Ada rasa Durian, Strawberry, lemon dan anggur . Tapi kok aneh juga ada permen di deretan obat. Setelah diamati lebih dekat merknya Fiesta dan sutra (dengan huruf kecil).
‘Tak pilih satu yang warna pink,owalah daku kecele . Yang disangka permen itu ternyata kondom. Wah wah wah untung anakku gak ikut.

Kampanye memakai kondom emang sangat gencar. Membelinya pun gampang tak perlu malu-malu. Tinggal pilih mau rasa apa , bayar dikasir. Kalau di toko kan risih sama penjaganya, ya toh.... kalo gitu siapapun bisa mendapatkannya dengan gampang.Begitu juga iklan ditelevisi. Gak pagi,siang,malam dislipi iklan layanan masyarakat oleh Lula Kamal tentang pentingnya memakai kondom. Kata ‘kondom’ seperti kata biasa yang bisa diteriakkan dimana pun oleh siapapun termasuk anak-anak.

Ngomong soal alat pelindung masal ini, Sepertinya bukan saja sebagai alat pencegah kehamilan tapi lebih kepada perlindungan terhadap penyakit kelamin, diantaranya HIV-Aids. Penyakit Aids lebih menakutkan daripada api neraka. Jadi slogan pemakaian kondom kira-kira berarti silakan berzina asal memakai kondom. Kalau bisa ngusul ke YLKI atau aktivis HIV... Serukanlah larangan berzina, bahwa akibatnya tidak “sekedar “ penyakit menular tapi siksaan yang sangat pedih di akhirat nanti. Tapi masihkah mau percaya dengan hari akhir? Nauzubillah...........



May 25, 2007

Cerita Teman

Betapa indahnya sebuah persahabatan , begitulah seorang teman membuka percakapan. Lho tiba-tiba jadi melankolis kupikir.Lalu mulai memasang telinga untuk mendengar penuturannya berikut. .........



Waktu itu semua mendesak. Mau pindahan dan sedang mengundang teman-teman kerumah untuk selamatan rumah baru. Semua hidangan masih berada dirumah lama. Sebagian teman dan sodara yang membantu juga masih dirumah lama. Sedangkan jam sudah menunjuk keangka 12, dimana tamu-tamu yang diundang akan datang jam 13:00 atau sesudah shalat zuhur.

Saya masih berkutat didapur, Shanty belum juga balik dari mengantar temannya. Mobil satu-satunya itu lah menjadi andalan kami. Coba di telepon tidak menjawab,.Untunglah akhirnya Shanty datang. Ternyata dititipin buah-buahan dari mama temannya. Buahan dari kebun sendiri.

Dengan tergesa kami mulai mengangkut satu persatu hidangan yang sudah di simpan di wadah plastik kedap udara, yang tidak memungkinkan untuk tumpah. Mobil melaju 60 km/jam. Untuk ukuran perumahan lumayan kencang. Maklum sedang terburu waktu jadi rambu-rambu sedikit diabaikan. Tiba-tiba di pertigaan dimana kecepatan mobil sudah rendah mobil kami ditabrak/menabrak sepeda motor. Duarr..... Kepala saya terantuk kaca jendela. Kami pucat pasi karena sepeda motor dan pengemudinya tergeletak dijalan. Rasanya tidak sanggup untuk keluar menemuinya.

Saya menanyai Shanty terbentur atau apa setelah tidak terjadi apa-apa saya hanya membesarkan hatinya semua akan kita hadapi. Perlahan saya keluar akan menemui pengemudi sepeda motor yang sudah berdiri dibantu beberapa pejalan kaki. Sebelum saya berucap si pengemudi mengulurkan tangannya meminta maaf . Tapi....
Dia menangkap keragu-raguan saya.
“ Tak apa-apa Bu, Motor saya yang rusak biar saya perbaiki, ibu silakan melanjutkan perjalan “
“ Saya yang minta maaf,Pak. Kalau perlu perbaikan silakan hubungi saya hm,, ini alamat saya, silakan berkunjung, aduh terimakasih ya , sekali lagi saya minta maaf”

Rasanya saya akan berbicara terus untuk terus-terusan minta maaf. Tidak menyangka akan mendapat perlakuan penuh persahabat seperti ini. Sebelum pergi saya menanyai dulu nama dan alamatnya dan berjanji dalam hati akan berkunjung kesana bersama suami. Alhamdulillah acara selamatan berlangsung lancar. Sorenya saya menepati janji dalam hati berkunjung kerumah si pengemudi sepeda motor, bersama suami. Lagi-lagi dia menolak bantuan uang untuk perbaikan motornya.

“ Tidak parah kok Bu, hanya lampu sen saja yang pecah , saya juga baik-baik saja....”
Bla-bla..bla...........

Aku tidak mendengar lagi cerita temanku itu. Karena pikiran ku menerawang memikirkan kalau aku yang keserimpet, apa yang akan ku lakukan? Karena beberapa kali hampir keserimpet motor juga, aku langsung pasang wajah galak. Dan pernah juga dimaki oleh pengendara motor, ibu-ibu, waktu motor ku menyenggol motornya dan ibu itu jatuh padahal kebetulan mungkin dia lagi kurang menjaga kesimbangan. Untunglah makiannya dilontarkan dalam bahasa Batak yang aku tidak mengerti...