Sep 17, 2007

Jika Wong Deso ke Kota






Ke Jakarta kali ini adalah dalam rangka tampil pada acara penutupan Petro Cup yang diadakan di SportMAll Kelapa Gading. Aku sebagai Pembina Marching Band, kebagian tugas mengurus konsumsi. Sebenarnya akomodasi semuanya diurus oleh panitia di Chevron Jkt. Aku kebagian membuat daftar menu dan pendistribusiannya saja.

Sebagai seksi konsumsi,inilah pertama kalinya. Dalam pembuatan menu ternyata sesuai body. Sebelumnya ibu yang satunya berbadan gemuk, maka pilihan menunya serba berat. Untuk nasi selalu bikin double, sedangkan untuk snack pagi dan sore serba roti isi. Karena aku yang betanggung jawab kali ini maka menu yang telah disusun sebelumnya sedikit domodifikasi. Setelah konsultasi dengan panitia di Jkt. Pilihan diubah sesuai lokasi. Karena lokasi kami yang di Pondok Indah, maka orderan makanan yang paling gampang tentu dari restoran sekitar PIM, delivery nya mudah. Trus kepikiran kalau menu yang dipesan makanan yang memang ada di Pekanbaru menurutku terlalu biasa. KFC, AW, CFC tersedia dimana-mana. Maka menu –menu tsb diganti dengan Hoka2 Bento, Bakmi GM, Sate Senayan. Untuk snack aku cendrung memilih yang kecil-kecil spt Donat dan Roti Boy, kecuali hari Sabtu anggota kami akan tampil, maka snacknya berat spt Burger dan Pizza.

Sebelum berangkat oleh ketua di cek dulu menunya dan semua OK, maka aku mengira semua berjalan lancar. Semua air mineral telah terdistribusi ke 3 rumah. 1 rumah untuk putra 2 rumah untuk putri. Jarak rumah putra lumayan jauh kalo jalan kaki yakni Kencana Indah 4, sementara rumah putri hanya beda gang yaitu Kencana Permai 3 dan 4. Karena keberangkatan ku hari Jumat adl romb ke 2, maka pengganti konsumsi di Hari Jumat adlah Pembina laki-laki karena yang berangkat duluan adl laki-laki. Aku ga sempat kasih tau bagaimana teknis pembagian FB.

Waktu aku nyampe hari Jumatnya semua yang sudah aku susun bubar. Minuman kotak jus dan susu untuk dibagi berdasar daftar sudah kacau. Malamnya setelah uji coba lapangan semua minuman dipindahkan ke tempatku . Setelah dihitung sudah tidak pas lagi. Jadi ada hari dimana tidak kebagian susu kotak lagi. Itu masalah air minum. Untuk makanan , karena tempat nge drop makanan ke Kencana Indah maka jk ada perubahan lokasi tidak bisa dilakukan lagi. Ini Jakarta Maaan! Hari Jumat malam sukses banyak yg masuk angin dan mag, karena makan malam diantar oleh RM Sederhana Sektor Bintaro ke Pd. Indah jam 18 , sedangkan kami berangkat ke Kelapa Gading jam 16 diperjalanan aku contact Sederhana mereka tdk mau ngantar ke Klp Gading karena jauh, dia tetap ngantar ke PI. Sudah separuh jalan mobil Inova yang sudah disiapkan harus balik ke PI karena tepat jam 18 makanan sudah dating. Padahal hari hujan dan dijalan sangat macet. Setelah latihan jam 20 malam makanan dan minuman yang berada di mobil Inova belum sampai karena terjebak macet. Akhirnya aku ambil keputusan untuk beli minuman di swalayan dilantai 1 dan memborong semua roti yang ada di bakery terdekat.

Hari Sabtu sampai makan siang berjalan dengan baik, karena dari pagi aku terus menghubungi Mc D dan HokBen spy deliver tepat waktu dan mereka menepatinya. Malah lebih duluan nyampai dari aku. Untuk sncak sore juga demikian, pizza ada dilantai 1 hanya karena acaranya molor dari jam 17 ke jam 18 snack sore yang harusnya dibagi jam 17 tidak bias dibagikan krn pada stress belum nampil.




Penampilan sukses, semua pada gembira dan melupakan pizza-pizza yang diletakkan begitu saja di pojok. Untuk makan malam kami bersantap dengan hidangan dari panitia. Sampai di penginapan ada 130 kotak nasi dari Sate Senayan. Sebagian dimakan anak-anak sebagian lagi di sumbangkan ke security setempat, ada 2 kotak disimpan di Kulkas.

Minggu pagi rombongan putra bertolak ke P.Baru, sisanya menghabiskan waktu dengan berenang seharian di penginapan masing-masing. Tugas Pembina lah yang membuat acara jadi tidak membosankan terkurung seharian mengawasi 25 remaja yang tiap sebentar merengek minta jalan ke Mall.

Waktu makan siang tiba, makanan datang tepat waktu berupa spaghety. Prasaan aku ga mesen deh. Aku telp ke panitia, katanya AW gak ada disekitar PIM ..Ah Massaa seeeh??, ya udah yang gak suka spaghety mulai melirik nasi semalam ygdisimpan di kulkas . Spy enak, dipanasin dulu dg Microwave. Mula –mula temanku yang gak bisa kalo gak makan nasi ke dapur, trus balik ngajak teman satu lagi. Sambil ketawa-ketawa mereka minta bantuanku untuk membuka pintu oven. Aku still yakin masa ngebuka aja ga bisa pikirku… ternyata emang ga ada tombol open/clouse nya. Tak ada tombol satu pun karena pakai sentuhan, Aku nyerah deh, akhirnya manggil security. Melihat security meraba bagian bawah oven lalu pintunya terbuka perlahan serentak kami teriak…. Sambil ngakak…”WONG DESSOOOOO hahahahah”
Anak-anak yang habis berenang menjemur pakaiannya di balkon, ada Bra, CD, kaos dan baju renang. Sungguh mengganggu pemandangan. Dengan hati –hati petugas menawarkan ada pengering yang bisa digunakan, giliran anak-anak yang teriak KATROOOK….. makan malam tiba, lagi-lagi bukan nasi….. tapi burger yang ukurannya gede banget. Jadilah seharian itu kami tidak makan nasi. Oh Kota Buana we miss you…












Wajah lesu pagi subuh sebelum ke Bandara Halim PK dan strstnya ke P.Baru

Di RCC menggasak Baso, sambil nunggu vantruck ngangkuti koper

No comments: