Aug 22, 2008

Menjelang Ramadhan

Ada berbagai persiapan dilakukan menjelang Ramadhan tiba. Ada yang melaksanakan Fadhilah2 yakni berpuasa di bulan Rajab dan Sa'ban. Mulai bersih-bersih rumah, merancang menu tajil serta serangkaian buka bersama dan hantaran tajil untuk mesjid. Juga persiapan Lebaran dengan membuat anggaran belanja ekstra untuk kue dan hiasan rumah




Diantara persiapan tersebut , tentu cara bersih-bersih lah yang paling tepat. Membersihkan hati dengan memberi maaf dan me minta maaf




Kiriman seorang teman (Iswan Nizar) yang dulu selalu necis dan bersih (mudah-mudahan sekarang masih)


Do'a malaikat Jibril menjelang Ramadhan,

"Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Romadhon dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:
-Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada)
-Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami isteri
-Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.

Maka Rosulullah pun mengatakan Aamiin sebanyak 3 kali. Dapatkah kita bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-aamiinkan adalah Rosulullah dan para sahabat , dan dilakukan pada hari Jum’at.


Semoga kita dapat menjalani ibadah puasa dengan Ridho Allah SWT. Aamin

Pasca peringatan Perang Kamang

Sebelumnya, Bulan Juni lalu Nagari Kamang merayakan 100 tahun Pe rang Kamang. Perang melawan penjajah Belanda. Bayangkan betapa tangguh dan beraninya pejuang melawan pasukan Belanda yang bisa mengintai dari Benteng Ford de kock ke arah Kamang...dari malam hingga subuh "parang basosoh" (sengit) ini di menangkan Belanda.
Setelah 100 tahun apa yang terjadi pada anak cucu kemenakan,buyut syuhada ini?

Postingan sobat lama dari milis iasma1_88 sbb:

Proses eksekusi atas sebidang tanah di Jorong Koto Kaciak, Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, yang dilakukan Pengadilan Negeri Lubuk Basung, Kamis (31/7), diwarnai aksi saling dorong. Puluhan warga Nagari Magek yang tak terima dengan keputusan eksekusi Pengadilan Negeri Lubuk Basung, mencoba menghalangi jalannya eksekusi. Melihat kondisi yang tak memungkinkan, yang ditakutkan terjadinya bentrokan fisik lebih jauh antara warga dan petugas, Wakapolresta Bukittinggi, Kompol Mukti Juharsa, SIK., yang memimpin langsung proses eksekusi hari itu dan pihak Panitera Pengadilan Negeri Lubuk Basung kemudian memanggil kedua belah pihak yang bersengketa dan melakukan negosiasi, masing-masing Hendra Sardi Datuak Simirajo atas nama Suku Melayu dan H M Nur, dalam hal ini sebagai pihak penggugat. Setelah dilakukan negosiasi beberapa saat, dan dilahirkan kesepakatan baru. Pihak aparat keamanan dan puluhan warga pun bisa saling menahan diri. Dari hasil negosiasi kedua pihak yang disaksikan pihak Panitera dan pihak keamanan tersebut, juga dihasilkan keputusan, bahwa proses eksekusi hari itu dibatalkan, dengan konsekwensi kedua belah pihak saling berdamai. Pihak H M Nur bersedia mengembalikan sebagian lahan kepada pihak Suku Melayu, termasuk dua bangunan rumah dan pandam pekuburan yang ada dalam lahan tersebut. Namun, H M Nur meminta kepada Suku Melayu, kalau lahan tanah yang sekarang ditempati oleh keluarga H M Nur, harus dilakukan penambahan luasnya oleh pihak Suku Melayu Datuak Simirajo. Hal itu pun disanggupi oleh pihak Suku Melayu. Eksekusi hari ini merupakan eksekusi yang kedua kalinya dilakukan oleh pihak Pengadilan Negeri Lubuk Basung. Sebelumnya, eksekusi pertama (8/7) lalu, terpaksa diundur, sebab tak memungkikan, hal itu dilakukan untuk menghindari bentrokan lebih jauh antara petugas dengan warga setempat, yang melakukan perlawanan dan penolakan terhadap keputusan eksekusi yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Lubuk Basung. Kasus sengketa tanah antara kedua belah pihak yang nota bene masih satu pesukuan ini telah berlangsung sekitar tujuh tahun. Awal terjadinya kasus tersebut, pada tahun 2000. Kasus tanah itu sendiri, tahun 2000, sudah pernah diselesaikan oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) Magek. Keputusan KAN memenangkan Datuak Simirajo dalam hal ini adalah suku Melayu. Sedangkan, pihak penggugat H M Nur, menurut keputusan KAN tersebut, bukanlah pewaris lahan seluas 1,3 hektar tersebut. Sebab dan alasan pihak KAN memenangkan Datuak Simirajo, karena KAN menganggap, bahwa dari sejarahnya, nenek moyang keluarga besar H M Nur adalah warga pendatang yang dalam istilah Minangkabaunya malakok kepada suku Melayu Datuak Simirajo. Awal bergabungnya nenek moyang H M Nur tersebut, oleh Datuak Simirajo yang sudah meninggal, diberi lahan dan fasilitas layaknya anak kemenakan yang lain, dengan perjanjian adalah hak pakai, bukan hak milik. Merasa tak senang dengan keputusan pihak KAN Magek yang memenangkan pihak suku Melayu Datuak Simirajo, H M Nur selanjutnya melakukan upaya hukum dengan mengajukan gugatan kepada pihak Pengadilan Negeri Lubuk Basung pada tahun 2001. Setelah beberapa tahun dilakukan proses hukum oleh pihak Pengadilan Negeri Lubuk Basung terhadap sengketa tanah tersebut, selanjutnya oleh pihak Pengadilan Negeri, pihak H M Nur dinyatakan sebagai pemenang dalam perkara tersebut dan berhak terhadap lahan seluas 1,3 hektar tersebut, yang didalamnya termasuk sawah, ladang, dua unit rumah permanen dan pandam pekuburan. Pihak Datuak Simirajo yang merasa punya hak atas tanah tersebut, dengan sejumlah bukti baru, kemudian melakukan Peninjauan Kembali (PK) kepada instansi hukum. Namun, PK tersebut ditolak dengan berbagai alasan. Gagal dalam PK pertama, pihak Datuak Simirajo kemudian mengajukan PK yang kedua. Namun, dalam masa proses PK kedua tersebut, pada awal Juli 2008 lalu, pihak Pengadilan Negeri Lubuk Basung melakukan eksekusi terhadap lahan sengketa tersebut.Kaum Suku Melayu yang dibantu oleh warga sekitar Jorong Koto Kaciak Nagari Magek, tak terima dengan proses eksekusi tersebut. Mereka tetap berdalih bahwa tanah dan lahan tersebut adalah haknya suku Melayu Datuak Simirajo, yang dikuatkan dengan silsilah keturunan yang diketahui oleh warga secara turun temurun. Mereka pun melakukan upaya perlawanan sampai titik darah terakhir, jika Pengadilan Negeri tetap melakukan eksekusi. Warga Jorong Koto Kaciak, menganggap telah terjadi permainan dalam proses hukum atas lahan seluas 1,3 hektar
Berita terkait padang ekspres

PEKIK MERDEKA

Pekik Merdeka atau mati….menjadi jargon dalam setiap penayangan peringatan hut kemerdekaan RI. Kita pantas berlega hati bahwa kita telah terlepas dari penjajahan Belanda ,Portugis,Inggris dan Jepang. Tapi apakah kita benar-benar telah merdeka?

Sewaktu Belanda pertama dating ke Indonesia dengan niat perdagangan rempah-rempah ,kerajaan Islam, yang ada di nusantara, Fatahillah, Imam Bonjol,Diponegoro menolak dan melakukan perlawanan. Misi apa sebenarnya yang dibawa oleh bangsa Belanda dan Portugis, sehingga harus menghancurkan kerajaan Islam tersebut. Pada kemudian para seikh, ulama di penjarakan dan dibunuh karena menentang penjajahan.

Seorang Snouck Hourgronje sebagai Izharul Islam muncul dengan tipu dayanya. Mempelajari Alquran dan memplesetkannya dan menggiring umat Islam kembali pada Paganisme.dengan balutan-balutan ajaran versi gronje…63 tahun kemudian misi gronje berhasil. sebagian besar pemuda Islam Indonesia telah menjadi nasionalis,pancasilais,sekuler.

Para pejuang Islam telah berkuah darah demi merebut kemerdekaan menjalankan agama Tauhid, Tiada Tuhan selain Allah, akan tetapi kita menikmati nya hanya dengan panjat pinang dan aneka lomba, tanpa harus payah-payah mempertahankan dari penjajahan yang masih berlangsung.

Sejak awal berdirinya Bangsa Indonesia 17 agustus 1945 telah dilandasi sesuatu yang salah, seperti perubahan dalam teks proklamasi , maka kemerdekaan yang diraih sebenarnya adalah berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa telah dikaburkan seolah-olah semua yang kita peroleh adalah upaya manusia saja. Berapa kata takbir yang telah berkumandang dari mulut para mujahid, tapi dikecilkan oleh para nasionalis yang berteriak diujung maut dengan kata MERDEKA atau MATI

Aug 15, 2008

Itu serakah,Bi

Seorang teman bercerita tentang anaknya yang kelas 1 SD, ketika belajar matematika di rumah….

Abi : Jika kita punya jeruk 5 buah kemudian Abi makan semuanya berapa tinggal jeruk kita sekarang?

Anak : Itu namanya serakah Bi, seharusnya Abi berbagi dengan anaknya

Abi : ?!?

Apakah anak itu tulalit? Tidak, dia paham setelah menganalisa soal sesuai dengan nalarnya…membawanya ke masalah social dan agama.Karena anak ini tahu persis jika Abinya memakan ke lima jeruk tsb, maka jeruk akan habis alias NOL dalam matematikanya 5-5 =0.

Dalam pelajaran agama disebutkan kita tidak boleh serakah…

Itulah pendidikan karakter yang diperoleh sang anak. Ketika belajar matematika tidak hanya belajar hitung menghitung tapi juga belajar tentang akhlak dan budi pekerti. Mudah-mudahan metode pendidikan karakter yang diterapkan disekolah menuai hasilnya 20 tahun yang akan dating, jika kurikulum ini masih terus dijalankan. Dalam rangkuman Tematik , ada pelajaran PKN, MAtematika, Sosial sekaligus agama.

Ulang Tahun Faiz ke 4


Ultah Faiz ke 4 tgl 6 Agustus kemarin. Rencananya mau dirayain disekolah, tapi ga jadi brubung Faiz pilek lagi. Ini nih yg bikin malu… Sejak awal sekolah tgl 21 lalu Faiz pilek, minggu pertama gurunya masih maklum. Memasuki minggu ke 2 sembuh bentar, krn cuaca panas, mk dengan alsan saying anak, aku beri es krim sedikit aja. Malemnya mulei deh Faiz bersin-bersin dan batuk. Esoknya tetep sekolah. Saat aku jemput di skul , didepan guru-guru dan temannya menjelang pulang Faiz bersin disertai ingus yang kental..ibu gurunya langsung minta besok agar bawa sapu tangan dan menanyakan apakah Faiz ingusan sejak dari kecil. Duh malunya…abis bolak balik minum obat bolak balik juga pilek lagi. Sebenarnya hamper semua anak musim pilek.karena cuaca tidak bagus panas dan spt biasa kabut asap. Sejak itu Faiz akuliburkan saja, termasuk gagalnya perayaan ultah disekolah.

Dirumah bukannya istirahat dalam rumah tapi masih sering kabur ke halaman. Nangkep anak kucing trus ceburin ke got..Kasian si pus ampe megap-megap..Eh kan ultah kok malah ngomongin jailnya Faiz. Buat nyenangin Faiz dan kakak-kakaknya aku buatin Black Forest. Ya ampiuuun bahan-bahan kue dah pada naik. Belum lebaran harga sembako melambung. Dari keju, terigu,mentega, telur. Akhirnya jadi juga sebuah kue black forest selain hitam ternyata salah resep. Cokelat blok yang seharusnya buat hiasan, terlumeri dan dimasukkan ke bahan.Kuenya berubah antara brownis dan cake..bisa dibilang cake jadi-jadian.

Setelah berulang tahun ke 4 dan cuti sekolah selama 5 hari, maka terjadilah perubahan. Faiz mogok sekolah dengan alas an macem-macem. 3 hari ini setiap pagi mogok dulu di mobil…..ga mau turun…setelah dipaksa nangis jejeritan. Begitu juga ketika sudah ditangan ibu guru Faiz masih nangis…. Cerita bu guru Faiz maunya sama ibu Yar saja, gak mau salaman ama guru lain, gak mau moving kekelas lain… kelas bermain, kelas matem, kelas musik. Duh kasian Faiz dipaksa sekolah…padahal anaknya blom mau. Mungkin Faiz merasa dirumah selalu sebagai raja. Semua kakak akan mengalah jika Faiz menginginkan sesuatu, dalam bentuk menjerit ,memaksa, merajuk..semua akan membujuk-bujuk dan mengikuti keinginannya. Nah disekolah dia merasa banyak saingan, ada teman Nayla, Agil, Vira,Ifa,Sabrina yg diperhatikan oleh bu guru, bukan Faiz seorang. BEgitu juga jika menginginkan sesuatu Faiz agak memaksa temannya yg jelas akan dilawan . Terus, jika jailnya kumat Faiz meludahi teman-temannya…kelas jadi gaduh mengadukan “ bu Faiz meludah”……kata-kata ini sering diulang-ulang Faiz dirumah…..”gak boleh ludah-ludah”………..”gak boleh nakal”…..Faiz tetap saja tidak mengerti…..hhh,jadi heran juga apakah Faiz ,….????? Sudah 4 tahun tinggal 1 tahun lagi dalam masa emas lima tahun pertama....Semoga Faiz lebih baik lagi hari-hari selanjutnya....

Aug 12, 2008

Saat Kita lupa

Aku melupakan Mu ya Allah
Tapi kenapa aku tidak merasa kehilangan Mu
Aku hanya berupaya menebusnya dan mengucap..”Maaf ya Allah, hamba alpa....”
Saat aku melupakan dunia sedetik saja.....akibatnya aku kehilangan besar...aku mengutuki diriku yang lalai, goblok,pikun...
Begitu terasa kehilangan ketika aku melupakan dunia...Badan ku meriang, kepala panas.

Jika nyawaku diambil Allah saat aku melupakan Nya ..masih bisakah aku mengutuki diriku sendiri yang lalai???

Ceritanya, aku mengambil uang di ATM Rp 5 jt dengan urutan masing2 1 jt,2 jt dan 2 jt pada pukul 9:30.aku mengingat telah menjejalkan uang, kartu atm dan struk ke dompet. Setelah keluar dari ruang atm aku masih berada disekitar atm 10 menit lagi. Setelah itu berangkat ke IAIN janjian dg teman2. Jam 11:3O. Karena suatu hal aku buka dompet dan DEG!!!! Uang 1 bundelan Rp 2jt yang terdiri dari uang seratus ribu tidak ada. Struk nya ada 3 tapi uangnya Cuma dua gepok alias 3 jt. Semenjak keluar ATM tak sekalipun aku buka dompet....disinilah kealpaan ku.............hasilnya telah aku peroleh LANGSUNG dengan raibnya 2jt...kenapa aku bisa begitu tolol lebih memperhatikan kartu dan struk daripada uangnya...

Lama aku bertarung batin.menyesali dan merenung. Alpa,Lupa dan berbagai argumen bergolak hasilnya sama uang itu tetap hilang... Untuk shalat Zuhur pun rasanya malas.Aku jengkel....

Malas-malasan aku wudhu...3 kali batal...aku ulangi lagi masih dengan malas. Bacaan shalat pendek-pendek ...ngebut spt kesurupan....Aku ulangi lagi shalat, berusaha khusuk, pelan jiwa ku mulai tenang, terus berusaha sekuat hati untuk tetap khusuk..lamat dalam pikiran ku masuk ....apakah aku tidak pernah melupakan Allah sepanjang hari diluar waktu shalat?...sering!....apakah aku kehilangan begitu besar dengan melupakanNya?...

Setelah kejadian ini aku terus merenungi makna lupa kepada Mu dan lupa kepada dunia. Anehnya setelah mengambil hikmah dari kehilangan ini batin ku tenang. Aku membuat surat pengaduan ke Bank tanpa niat minta ganti rugi, hanya membagi pengalaman saja . Pengin juga meliahat rekaman cctv apa yang aku lakukan saat aku lupa tsb, sebagai gambaran demikian juga kelak kita melihat rekaman ala cctv disaat penghitungan di yaumil akhir...apa saja yang telah kita lakukan didunia saat kita LUPA

Aug 5, 2008

Bunga pun tidak wangi lagi

Cowok-cowok ganteng berjejer dalam pemilihan vj hunt. satu diantaranya Grady. Posturnya yang ideal, tinggi, dada bidang, lengan berotot,modis. pokoknya wuiihh suiiit.
Tapi kenapa wahai pemuda tampan engkau lebih menyukai kaummu juga ibarat keruk minum jeruk.

Apa kaum kami para wanita tidak menarik minat kalian lagi.? Tentu dengan wjah dn penampilan seperti kalian tidak sulit untuk sekali kedip saja 3 atau 4 wanita akan lengket dilengan mu.....

Atau mungkin wanita-wanita itu bagai lalat yang sudah terlalu banyak di dunia,sehingga kupu-kupu cantik pun disangka lalat.Tapi.............masih ada wanita yang pants didekati, ketimbang LELAKI........kemayu berdarah dingin....Arrrgghhhhhhhhh

Aug 3, 2008

Kenapa Begini?begitulah

Dalam setiap perkumpulan entah sesama ortu, kenalan baru atau tempat baru,organisasi, aku selalu merasa orang beginilah....."dia yang harus nyapa duluan"

"huh...sombong,....mentang-mentang.."
"dan lain-lain...."
"buruk!"
"Jelek"
"oh kakinya ternyata..."

Berbagai dugaan jelek dlam hati ku ....meronta-ronta ingin keluar dari mulutku....
Tahan! keep smilling,....ehmmm...dipaksain miring,,,,
Dooh susahnya memandang sesuatu dengan positive....thingking.

Susahnya ,,,.....memberi sapaan atau senyum terlebih dahulu...nggak rugi kok,
Susahnya membersihkan batin ini dari prasangka buruk,
susahnya memberikan hati ini kesucian...

Kami datang Ibu Pulang


Kepulangan ibu mertua dari Mekah tertunda sampai 3 hari. Adik dan abanya hubby sudah 3 hari bolak balik nungguin. Udah siap-siap mau dijemput ke Bandara, tiba-tiba ditelpon pihak travel bahwa pesawat delay sampai besok. Kami kira ibu udah di Batam, karena sewaktu berangkat rutenya Pekanbaru- Batam-Singapore-Arab. Ternyata ibu masih di Arab. Jumat ini kami dapat kabar bahwa ibu sudah sampai di Jakarta dan akan berangkat ke Pekanbaru jam 12 siang. 1.5 jam berikut kami harus sudah sampai di Bandara SSK. Setelah dikonfirmasi lagi ke pihak travel mereka mengatakan rombongan akan tiba di Pekanbaru jam 14. MAsih sempat buat shalat jumat.

Menuju bandara di siang yang menyengat membuat kita cepat lelah dan mengantuk. Rasanya Air Condition di mobil tak berarti di tengah cuaca yang panas ini.Mana Faiz tidur dipangkuan lagi dengan keringat bercucuran. Semakin gerah.

Kami kedepan pintu kedatangan sebelum memarkir mobils supaya bisa langsung membawa ibu pulang. Ada 2 nenek dan seorang pemuda berbaju batik yang kami yakini satu rombongan dengan ibu. Yang lain mana kok sepi… Setelah ditanyain ke pemuda itu yang ternyata adalah pengurus rombongan umrah, ibu sudah pulang bersama anaknya. Loh Kok? Anaknya yang ngejemput kan cuma hubby karena yang lain pada sibuk. Huh kessel juga, udah panas yang dijemput dah ngeloyor pulang sendiri . kaya yang tidak dipedulikan anaknya aja pikir ku jengkel. Ditelpon ke rumah nggak diangkat artinya ibu blom nyampe rumah. Sementara dirumah ga ada siapapun. Lha wong adek ipar ku yang masih tinggal dirumah ibu ikut ngejemput.

Pulangnya dihadang macet mulai depan gramedia sampai depan Bank Indonesia. Kami belok ke Ayani dengan harapan agak lengang. Tapi sama saja sepanjang jln A. Yani sudah macet juga . Terakhir masuk ke jalan Pepaya selanjutnya ke jl Durian .Lumayan bisa lewat agak santai sampai jalan Melur. Di Jalan Riau kembali kami terkepung, dan merayap d I sepanjang jl Yos Sudarso apalagi diatas jembatan Siak yang konon sudah tidak layak lagi..

Kami langsung pulang aja ga kerumah ibu, karena sebel dan capek plus kepala nyut-nyut.. Setelah magrib barulah kami ke rumah ibu. Ternyata ibu pulang bareng Pak Irwan. Beliau ini pernah jumpa di Imigrasi, Cuma istrinya saja yang sempat ngobrol-ngobrol sebentar waktu antrian foto. Si suaminya acuh baibeh aja di ujung koridor dan sayangnya kami tidak bercerita pula ngurus passport ibu untuk umrah, dan aku ga nanya juga untuk apa dia keimigrasi, paling mau liburan ke luar negri spt kebiasaan pegawai Chevron.
Aku dengan pak Irwan ini emang gak saling kenal sampai kami dikenalin pengurus yaysan Taufik. Dia bendahara lama yang aku gantikan.Waktu serah terima buku itu berlangsung dirumahku.

Cerita ibu ,ketika mobilnya ngantar ibu ke rumah, Pak Irwan nanya ini kan jln ke rumah bu Ewid. Dijelasin ibu bahwa Bu Ewid itu menantu ibu…. Baru pada O,,,,,O,,,O..nah malu bertanya gak mau tau…..aku juga jadi malu udah sebel sama ibu, padahal ibu ditolong orang….

Pmenang Foto Liburan



Waktu hari pertama sekolah, disaat pertemuan orang tua murid aku mampir ke ruang TU di sekolah Fira. Salah satu guru yang berada disana memberi brosur Lomba Foto Liburan. Wah kebetulah nih, mumpung punya stok. Syaratnya foto dalam bentuk grup, minimal 3 orang. Kami mulai memilih-milih foto yang akan diikutkan lomba.. Foto tersebut alami, tidak diutak-atik program, ekspresif, dalam ukuran post card.

Ada 3 foto yang menurut kami layak ditampilkan. Maka kami buru-buru menyerahkan ke panitia karena tanggal penyerahan tgl 20 Juli.Sampai di panitia, disebutkan bahwa latar pemandangan liburannya harus jelas, objek manusianya tidak perlu besar. Foto yang kami bawa lebih menunjukkan orangnya daipada pemandangan, akhirnya terpaksa dicetak 3 foto lagi. Untunglah bawa soft filenya.

Hari ke 3 setelah masukin foto, hubby ditelpon panitia, minta supaya salah satu foto yang kami lombakan agar diganti. Terus nanyain Fikri yang kami buat sebagai pengirimnya. Wah daripada hrs kesana lagi cuma buat ganti 1 foto biar aja deh gak menang juga ga pa pa. Aku mengira-ngira foto kami bertiga di pantai yang akan masuk nominasi.

Hari pengumuman tanggal 27 Juli (Minggu) tiba. Tak seorang pun yang ingat akan pengumuman pemenang lomba foto liburan. Hari Senin pagi aku ditelpon oleh guru nya Fira memberi tahu bahwa foto yang atas nama Fikri menang , surprise, tapi panitianya ga ngasih tahu? Aneh….. Dirumah aku certain sama hubby bahwa foto yang disuruh ganti itu lah yang menang. Malamnya kami menuju plaza citra untuk mencek kebenarannya. Eh beneran foto Fikri,Fira,Faiz mejeng paling atas.Katanya sih paling natural.Sayang malam itu kami tidak bertemu panitia karena pengambilan hadiah berupa voucher makan pada jam kerja yaitu jam 9 – 17.Lumayan dah!pokoknya menang, besok datang lagi ga masalah.

Jul 19, 2008

Ke Sekolah

Tahun ajaran baru dimulai, cost jadi bengkak ya liburan,baju sekolah,peralatan sekolah..belum lagi pajak-pajak kendaraan berebutan juga di bulan July.Dari huru hara tahun ajaran baru ada 2 hal yang terlupakan. Ultah ku tgl 21 Juni dan juga ultah hubby tgl 12 Juli….(ihiks…bisa lupa ya…) .Begitulah jadi ortu prioritas utama adalah anak.

Faiz mulai bersekolah. Paginya uhui .....susah dibangunkan. Biasanya bangun sendiri kok, malah dia sering membangunkan kami untuk shalat subuh. Biasanya acara mandi selalu suka cita kali ini bawaannya marah mulu. Shampo A salah, sabun B salah. Dipakein baju ga mau, yang baru.....salah.maunya baju kaos Naruto atau Avatar yang biasa dibawa main. Setelah dibujuk akan diajak ke kantor ooooo baru mau. Syarat yang diajukan lain adalah papi harus ikut menemani.

Bertiga kami meluncur ke sekolah. Ada kotak kue bergambar yang sudah diisi biscuit kesukaan Faiz ,termos minum bergambar Avatar. Tas sekolah hmmm maunya tas abang lama….olala Sampai disekolah kok sepi? Ada 3 mobil yang parker. Ada ibu dan anak baru yang juga kebingungan setelah membaca pengumuman hari pertama masuk diundur spi minggu depan karena pengecatan kelas belum selesai. Satu persatu orang tua dan anak dating dan pergi. Terbayang stress pagi tadi akan dimulai minggu depan.. Yah semoga saja minggu depan tidak heboh lagi. Menurut teman yang psikolog sepertinya Faiz sudah mulai matang untuk sekolah…hanya perlu pembiasaan saja karena Faiz sering dikurung saja dirumah , hanya bisa berinteraksi jam 5 sore . Itu pun hanya dibocengin kakak…..atau main bersama kakak. Kalau main sama anak tetangga …..huh anak tetangga ga berani deket Faiz…atuuuuut

Hari pertama di SD kami orang tua juga berkumpul mendengar program sekolah . Fira sudah kelas 6. Beberapa hal yang disampaikan menyangkut matpel untuk Ujian Nasional.Beberapa peraturan menyangkut disiplin sekolah. Tidak boleh izin karena sudah kelas 6 kecuali hal yg mendesak .Tidak boleh bawa Hand Phone bercamera dan memory/ekst memory,game dll.Bagi anak perempuan tidak diperkenankan memakai seragam kecil/sempit/ngepas badan. Karena di kelas 5 dan 6 anak sekarang banyk yg badannya sudah berbentuk….tidak boleh berg eng (Naro apalagi).

Banyak ortu yang mangut-mangut entah setuju atau ngantuk. Tapi biasanya apa yang disampaikan pihak sekolah tsb sering juga dilanggar. Nanti kalau anaknya ditegur atau diberi peringatan kan sianaknya juga yang rugi.

Di SMP/MTs Fikri tidak ada info baru karena kami sudah berkumpul untuk program sekolah sebelum anak ujian. Hari pertama mereka langsung belajar. Program fulldayschool sudah dimulai dengan 5 hari belajar. Karena pada kurikulum KTSP membuat jam dan jenis matpel ada yang dipangkas.

Ahhhkhhhh lega…. Berarti rencana ku untuk sekolah lagi dpt terlaksana

Curhat Sore

Ada tetangga kami yang baru, pada awal mereka masih merenovasi rumah yang baru dibelinya si suami sangat ramah. Sewaktu aku nyuapin Faiz ke dekat rumahnya siayah muda ini dengan ramah menyapa. Dan jika papas an akan tersenyum ramah. Tapi semenjak keluarganya : istri dan 2 anak balita pindah keadaan jadi b erubah. Jangankan senyum noleh saja tidak. Dengan istrinya aku pengen senyum dan menyapa…eh aku malah gak ditoleh…seolah-olah aku tidak ada disekitarnya. Ku piker aku yang sensi….tapi beberapa event spt lagi kongkow bbrp ibu-ibu……dia akan say hello dengan ibu-ibu lain…aku tidak. Waktu pernikahan anak tante diujung jalan….dia berjabatan dengan ibu mertua ku…hamper giliran ku dia pura-pura betulin jilbab terus pergi……Suatu hari kami sama – sama sarapan lontong di dekat Rumah Sakit, dia dengan temannya juga lagi makan …dan terus makan tanpa melihat padaku. Terus hari lain aku dan salah satu teman sekantor sedang makan lontong lagi di tempat yangsama dia suami istri dating…lalu duduk. Ketika pesanannya dating dia mengambil bakwan dimejaku artinya di depan hidungku…tanpa permisi…..Astagfirullah….keterlaluan… Apa anak ini tidak pernah diajar tata karma oleh ayah ibunya dulu…. tangannya menjulur melewati hidungku tanpa kata permisi…….
Sayang sekali sikapnya tidak sesuai dengan busana muslimah rapi yang dikenakannya.

Entah mengapa aku sering disikapi spt itu oleh :tetangga. dan mereka dari keluarga-keluarga Perusahaan Multinasional -CPI. Pernah dulu aku beli daging 0,25 kg di warung….ada ibu2 yg mau beli juga 1 kg… kan kurang stlh aku beli 0,25 kg…..tanggapannya..”yah ga papa deh kurang, kasian ibu itu sanggupnya beli 0,25” 10 tahun kemudian suaminya VRP /Pensiun Permintaan sendiri. Mereka buka usaha terus
Sekarang bangkrut! Rumah terjual sudah…dan entah dimana berada kini.Ada lagi suami istri pensiunan CPI juga sudh berumur..kalau melihat kami sepertinya kami adalah najis. Rumah kami berpunggungan. Saking kami tidak dianggap, pada pesta pernikahan salah satu anaknya kami tidak diundang.Sementara sampah dan kendaraan tamunya ada dihalaman kami….hebatnya orang ini. Waktu berputar sepertinya kesusahan-kesusahan mulai menghampiri kel ini. Diawali oleh calon menantunya yang terbakar krn peledakan bom Marriot, bangkrutnya anaknya yang lain dan sekarang bapak itu sakit-sakitan . Denger-denger rumahnya pun mau dijual tapi belum juga laku.

Untuk apa bersikap sombong, apa yang dimiliki sekarang tak kan ada selamanya . Mau kerjaan kuli,perusahaan asing, tinggal dirumah petak , gedung…..tak perlu dikotak-kotak.

Jul 16, 2008

Back to eighties



Akhirnya aku berhasil log in di milis IASMA1 Bukittinggi. Berawal dari teman yang masih mangkal di Bukittinggi dan paling rajin up data no Telp/HP teman-teman mulai dari teman TK, SD,SMP SMA. Dari dia yang bernama Merino Geni lah hamper semua teman saling bertukar kabar. Aku bisa nemuin Hesti teman sebelahan di kelas 3 . Ada lagi Elia Nova teman se SMP tidak satu SMA bahkan teman TK….tidak sama di SD dan SMP tapi ktemu lagi di SMA dan Perguruan tinggi tapi tidak satu jurusan. So happy. Bahkan ada teman cowok sejak TK – SMA sama tapi kami tidak pernah saling menyapa apalagi ngobrol berteman , aku punya nomernya, sudah aku pancing di milis tapi dia tetap seperti yang dulu tidak ingin bersahabat dengan ku (lucu ya)

Di milis tentunya aku daftar pakai nama lengkap sesuai Ijazah & akte kelahiran, tapi ternyata banyak yang ga ngenalin aku. Oh so sad. Apakah aku si itik kurus buruk rupa sehingga mereka sampai menanyakan aku dari kelas mana?.........tapi gak masalah si ugly duck sudah menjadi …Mak lampir….! Eh bukan…..kupu-kupu malam eh ????bukan….!!!! gitu deh kinclong..

20 tahun silam kami bertangisan di halaman gedung setelah acara perpisahan. Sedih skali …5 tahun setelah banyak yang selesai kuliah pada sibuk cari kerja dan berumah tangga. 10 tahun berikut merintis karir dan kerinduan itu mulai membara. Sekarang setelah digagas beberapa teman yang juga sama-sama rindu ingin bertemu , bara sudah menyala.. Tahun depan kita akan memperingati 50 tahun IASMA 1 , target berkumpulnya angkatan 88 .

Ada teman ku yang namanya Pajok. Nama aslinya Jony Asra orangnya gokil, biang heboh… senang memprovokasi… tapi sering dirindukan.
Aku pernah dating terlambat , waktu itu beberapa teman cowok sekelas (diantaranya Pajok) juga pada terlambat. Mereka nyamperin ngajak cabut. Nah lo! Aku Ok aja prasaan keren banget berani minggat pada jam pelajaran. Macho maaaaan. Bak perawan disarang pejantan aku berendengan menuju pasar. Kalo inget itu sekarang rasanya maluuuu banget. Bukannya aku merasa jadi cewek direbutin cowok, tapi aku merasa bagian dari kaum mereka. Waktu itu emang masih krisis identitas. Rasanya lebih hebat jadi cowok ketimbang jadi cewek.

Liat Fiska dan Mira pacaran rasanya eneg banget deh. Tiap ketemu kerjanya cuma saling memandang, senyum-senyum, ih kurang kerjaan. Belum lagi kelas kami dilanda asmara. Rini pacaran dengan Yose, Dewi dengan anak kelas lain. Urgggh ngapain sih buang – buang waktu. Aku dan teman cewek/cowok yang sama-sama nggak laku, jadi ngusilin orang. Ada anak kelas lain lewat disorakin ah gokil.

Oh iya yang paling pinter di kelas namanya Adriani. Aku masih ingat jika jam pelajaran Fisika. Guru kami ibu Gadis Ranti, pembawaannya selalu lemes. Nah kalau ada soal yang harus diselesaikan jika Adriani belum mengeluarkan jawaban, ibu it uterus menggeleng jika jawabannya dari mulut anak lain terutama Pajok. Doi bakal uring-uringan dicuekin ibu guru. Adriani jawabannya selalu betul walaupun Pajok salah membulatkan tetap aja salah dan dia makain meradang gak terima.

Ngeliat foto – fo to temen-temen di milis, aku pangling . hanya beberapa teman yg termasuk akrab yg masih aku kenali. Foto reuni tahun 2005 ada mira-Fiska,linda, Minda itu aku masih kenalidari gaya. Sementara yg cowok waduh susah ya buat ngenalinnya habis dah pada gemuk dan keren.

Jul 14, 2008

Tercebur di Got


Menyesal sekali karena ingin bebas sejenak, akibatnya Faiz kecebur got dibelakang rumah. Rasa sesal ini menyesakkan sekali. Bagaimana tidak, melihat tubuh Faiz yang sewaktu sehat saja beratnya dibawah normal. Apalagi mencret begini , aduh mirisnya tulang melihat tulang iga nya berbaris, kaki mengecil, pantat semakin tepos. Apalagi matanya yang besar semakin mendukukng penampilannya mewakili wjah kurang gizi. Maaf ya Nak! Mami bukannya tidak bertanggung jawab, tapi lalai menjaga mu.

Sore itu aku ingin menuntaskan membaca novelTaj Mahal, Faiz merengek minta main keluar rumah. Setelah mandi dan berpakaian rapid an wangi, Faiz aku ijinkan keluar rumah, dalam hati akan disusul 5 menit lagi karena bacaan tanggung. Belum sampai 5 menit Faiz berlari masuk rumah dengan kepala sampai kaki berlumur Lumpur yang bau. Lanngsung digendong abang Fikri dan dimandikan. Aku juga panic memeriksa lubang hidung, telinga dan mulut, semua kemasukan air hitam kotor dan bau. Audzubillah….pasti air got terminum. Aku coba sikat lidah dan langit-langit mulut Faiz dengan harapan Faiz memuntahkan air kotor tsb. Tapi sambila menangis, Faiz meronta tidak mau mulutnya disikat.

Selesai membersihkan lubang hidung dan telinga dari kotoran. Faiz dihangatkan dengan handu dan diberi susu. Tangisnya reda tinggal iskk sepertinya penuh penyesalan. Tapi tidak lama satu jam berikut kami yang masih mengasihaninya yang kecebur got dan membayangkan jika tidak ada yang melihat Faiz masuk parit,,,,, ih pasti inalillah… kami sudah dipukuli satu persatu. Aku bawa ke Balai Pengobatan yang dekat rumah. Diberi obat cacing dan vitamin.

Esok sorenya berarti 24 jam setelah kejadian, Faiz muntah-muntah… malamnya berhenti tapi suhu t ubuhnya naik. Sampai 12 jam berikut. Panasnya reda, terus mencret. Dibawa lagi ke dokter diberi obat dan wejangan. 3 hari minum obat mencret mulai reda, tapi pada hari ke 4 mencretnya kambuh lagi. Lebih sering dan tinja kembali cair. Gak bisa lama kami langsung bawa ke Rumah Sakit, jika harus menginap kami siap. Seperti biasa setiap ke dokter anak aku selalu dimarahi dokter karena bb Faiz selal dibawah normal. Kalau saja di Pekanbaru ada bantuan social seperti pengalaman Amelia Naim ketika tinggal di Amerika. Syukurlah Faiz tidak perlu menginap di RS

Setiap acara makan sering berakhir dengan paksaan dan pemberontakan. KAdang daripada selalu heboh aku biarkan Faiz hanya makan biscuit Roma kesukaiannya . Minum uthe dari pada susu. Untuk minum obat dari kunjungan dokter yang ke 3 kalinya, ternyata susah. Faiz sudah trauma karena tiap bab nya meluncur, mulutnya dijejali obat. Obat lagi-obat lagi. BArulah pada obat yang ke 3 ini menunjukkan hasil. Hari berikut Faiz tidak mencret lagi dan minta makan. Wah permintaan yang jarang sekali. Bibirnya sudah memerah lagi., Sejak bangun tidur subuh sampai makan siang, tidak berhenti makan. Dan bernyanyi riang. Lagu Tanah airku, Lancang kuning sampai Ayat – ayat cinta. Tentu saja dengan gubahan syair dan aransement ciptaann Faiz sendiri.

Jul 9, 2008

Refreshing Nyok..


Serba dadakan. Antara ya & tidak akhirnya jadi juga berangkat ke Sumatera Barat. Jam 6 kami Start dari rumah setelah sarapan pagi lebih awal dari biasanya. Kita tidak terburu –buru karena rencananya mau nginap dulu di Harau Payakumbuh.
Dijalan selepas PLTA Koto Panjang ada yang tidak beres dengan Ban belakang. Terpaksa si Hubby montir dulu bongkar ban dan periksa, ternyata pengingat as nya longgar. Masalah baru kelar setelah diberesin di sebuah bengkel di Pangkalan. Setelah itu perjalanan mulai terasa nyaman.


Memasuki daerah Harau , kami sudah disambut bukit-bukit disekeliling. Home stay nya juga asyik banget, dingin dan suasanya dipedesaan. Dengan rumah kayu beratap ijuk, ruangan yang bersih standar bintang 1. 1 rumah ada yang 2 kamar. Masing-masing kamar 3 bed. 1 Bed king size dibawah, double bed diatas persis dekat plafon. Kalau datang rombongan bisa muat 10 orang deh untuk 1 kamar. Kamar mandinya dengan shower, ada yang terbuka atapnya dan tertutup. Kalau yg terbuka hiiiih dingiiin sekali. Yang terbuka biasanya vaforit orang asing (Bule), kami pilih yang tertutup aja.
Menu makannya aduh siip , samba lado, rebus daun ubi, gulai ikan. Halamannya bisa digunakan untuk outbound dan BBQ. Disalah satu cerukan dinding bukit ini kita bisa teriak-teriak maka akan terdengar gema atau echo, makanya homestay nya bernama ECHO. Teman ku yang rekomendasikan tempat ini mengatakan nama pengurus homestay ini Pak Eko, yg ternyata salah kaprah Home stay inilah yang bernama ECHO.Dibagian depan terhampar sawah dengan pematangnya yang berkelok-kelok. Berjalan ke arah kanan sejauh 1 kg kita akan sampai di air terjun sarasah bunta. Air gemericik turun disela batuan. Anak –anak balita bisa main air disini karena airnya dangkal. Tapi brrr dingiin.

Jika menuju kiri dari homestay kita akan sampai ke air terjun utama. Juga bisa naik ke pinggang bukit melewati tangga. Oh cuappek deh........Disini banyak pakis monyet loh..Tapi kami lebih senang yang di sarasah bunta.

Esok paginya perjalanan dilanjutkan ke Danau Singkarak. Memuaskan selera dengan pangek sumpu dan goreng ikan bilih. Anak-anak gak berani ke air karena tempat kami istirahat air danaunya lumayan dalam. Setelah istirahat sejenak kami melanjutkan ke Solok ke tempat pemandian air panas...sayang airnya butek dan digunakan sebagai tempat cuci umum oleh penduduk setempat, sehingga airnya kotor akibat penggumpalan busa sabun. Anak-anak tidak berminat disisni. Airnya juga tergolong panas. Untuk masuk ke air kita harus adaptasi dulu. Aku maksain diri juga berendam. Keluar dari air bukannya segar malah sakit kepala. Jangan-jangan kalau lebih lama lagi berendam pembuluh darah ku bisa pecah nih. Katanya disini tempat terapi orang yang kolesterol tinggi. Tapi efeknya pada diriku kok enggak enak, bawaannya ngantuk dan lemes.

Kita lanjut ke lubuk Silasih. Pemandangan kiri kanan yang indah karena kami sedang merayap di kaki Gunung Talang. Sakit kepalaku langsung lenyap. Udara sejuk dan matahari bersinar cerah. Anak-anak juga senang, bernyanyi tiada henti.Kami berhenti untuk membeli buah-buahan yang menggoda sepanjang jalan. Ada markisa, terong belanda, pisang, labu dan alpukat. Langsung sikat bleh. Ada seremnya juga sih karena banyak truk gede melewati jalan ini , mengangkut bartu bara atu semen.
Memasuki daerha ketinggian Hutan Raya Bung Hatta yang semakin rimbun. Kawasan hutan lindung ini masih terjaga hutannya. Dan ingatan ku melayang ke 20 tahun silam saat kami study tour dimasa SMA. Itulah saat terakhir aku menginjakkan kaki lagi disana. Sambil-mengingat dimana saja kami santai dahulu. Sayang lokasinya jauh berubah, anak-anak tidak suka berlama-lama disana. Takut macan kata mereka.Di Panorama Sitinjau Lauik yang artinya Melaihat Laut dari ketinggian, sudah dipenuhi orang. Kami tidak bisa masuk makanya kami teruskan perjalanan untuk berenang di Lubuk Paraku. Di pinggir jalan ada sebuah Truk Puso tergelincir masuk jurang. Macet sedikit karena ada pekerja yang mengevakuasi truk ini.

Lubuk Paraku masih seperti yang dulu. Dikelola secara tradisional oleh masyarakat setempat. Kekecewaan di pemandian air panas terobati sudah karena anak-anak bisa berenang di Lbk.Paraku. Air mengalir dan bebatuan besar-besar. Ada juga bagian yang dalamnya sekitar 2 m. Yang berenang hanya Hubby dan anak-anak. Aku jelas gak bisa karena tempatnya terbuka, cuma kebagian jadi cameraman dan photografer. Faiz menjerit-jerit karena dingin dan gembira. Bergelantung di pundak hubby persis anak tupai. Fira juga gak berani ketempat yang lebih dalam karena arus agak deras. Kami menyusuri sungai lebih ke hulu dan menanjak. Tak bisa terlalu jauh karena penuh semak dan juga disana dipasangi papan pengumuman ”dilarang melewati batas palang dan berbuat maksiat (berzina)”. Sebuah papan peringatan yang tegas.

Jam 4 kami memasuki kawasan Pabrik Semen Indarung Padang untuk Shalat (jamak 2 waktu Shalat) . Tujuan berikut adalah menunggu Sun Set di pantai Padang. Tapi dipinggir jalan kawasan Ganting (RS Tentara Ganting Padang) kami berleha-leha menyantap Durian dan Ketan merah yang lezat serta pulllen. Duriannya berasal dari Bungus dan masih tergolong mahal, karena musim durian baru tiba. Terburu-buru mengejar matahari terbenam dipantai. Sesampai di Pantai pas saat-saat matahari tenggelam. Sambil duduk di batu-batu pencegah abrasi kami makan jagung bakar dan udang goreng. Heran masih muat juga diperut ya setelah menggasak durian.

Perjalanan malam menuju Bukittinggi, diiringi kegelapan sepanjang jalan. Krisis listrik di seluruh tanah air. Memasuki Lubuk Alung baru ada penerangan jalan, sampai seterusnya Sicincin . Di Resort Lembah Anai gelap lagi. Air terjun jadi tidak menarik. Mendaki Silaing menuju Padang Panjang kami terjebak macet lama dn panjang. Selepas dari kemacetan hari sudah jam 8, perut juga mulai bernyanyi. Makan malam direncanakan di RM Aia Badarun gagal karena pengunjung sangat ramai. Kami akhirnya berbelok ke Samba Lado. Disisnipun kami harus menunggu agak lama karena nasi mereka habis. Untunglah kami mengakhiri perjalanan hari ini di rumah orang tua ku di Kota Bukittinggi.

Hari berikut tidak terlalu terburu-buru kami hanya City Tour di Bukittinggi. Tujuan Kamang, karena tahun ini bertepatan dengan peringatan 100 tahun Perang kamang. Mampir dulu di kampung asal mama di Tilatang. Menyambangi kebun cokelat dan sawah yang masih hijau. Jalanan sedikit keriting. Dikiri kanan sawah membentang dan kolam-kolam ikan. Di Tarusan kebetulan masih ada air. Wah pemandangannya bagus Desa yang di pagari bukit, tampat yang strategis untuk berlindung. Sayang peringatan Perang Kamang itu di Bulan Juni. Kami hanaya melihat sisa –sisa pacu rakik. Jika aku seorang pelukis tentu aku sudah abadikan di kanfas. Aku hanya bisa merekam di camera. Jika aku penulis puisi, keindahan ini pun akan ku tuliskan di bait –bait. Balik ke kota Bukittinggi lagi mobil sudah dipenuhi beras dan sayur mayur. Di drop dulu dirumah, tapi semua pada ngantuk. Suasana alam tadi telah menina bobokan kami dalam kantuk yang hebat. Sorenya setelah segar baru deh belanja ke pasar. Fira sempat beli sovenir untuk teman-temannya. Fikri dan Faiz ogah ikut. Kami bertiga malapeh salero di Pasar Atas. Ketemu dengan teman kuliah hubby yang sekarang dagang selimut di Pasar Atas. Janjian mau kerumah temannya juga batal karena lagi-lagi listrik mati.

Saatnya balik ke Pekanbaru, pagi jam 9 kami sudah meluncur di jalan raya Bukittinggi – Payakumbuh. Berbelok ke Ngalau Sampik Paya Kumbuh. Pagi itu kami jadi pengunjung pertama disana. Jalannya menanjak dan sempit. Dikiri-kanan jurang menganga tanpa pembatas jalan. Hanya pohon-pohonlah jadi pagar jalan. Memandang ke bawah Kota Payakumbuh membentang. Begitu juga dengan pabrik-pabrik bata dikaki bukit. Dipintu gua (ngalau) aku enggan masuk. Rencananya aku Cuma nunggu saja di pintu gua. Tapi kok rugi gak ikut masu masuk. Bau urine kelelawar dan suara-suara kelelawar membuat aku merinding. Aku tidak berani mengedarkan pandangan ke sekeliling, syreeem. Faiz juga ketakutan dan tetap bergelantung di leher hubby. Dari awal masuk hingga keluar gua posisi gendongannya tidak berubah. Bagi penggemar petualangan di goa mungkin terasa indah tapi bagi ku tidak . Suasananya membuat ku sesak dan ingin segera keluar. Nama-nama batu pun gak begitu ku ingat. Uh lega rasanya begitu melihat cahaya lagi......

Selepas makan siang dan shalat Zuhur-Ashar di Lubuk Bangku kami meneruskan perjalan untuk balik ke Pekanbaru. Setelah refreshing 4 hari kerjaan sudah menunggu. Kerja! Kerja! Kerja!

Jun 25, 2008

Promosi SD Islam Terpadu At Taufiq






Gak ada hujan ga ada angin, tiba-tiba aku diangkat jadi bendahara yayasan di lingkungan rumah. Yayasan ini sudah berdiri sejak puluhan tahun silam. Terdiri dari Mda , TPA, MTs dan sebuah mesjid. Kegiatan ku yayasan ini dulu sewaktu anak-anak masih sekolah di Mda. Setelah itu gak pernah lagi, karena jarak rumah ke mesjid Taufiq ini (sama dengan nama Yayasan) ’mayan jauh jika jalan kaki, maka aku gak pernah shalat atau ikutan acara dimesjid tsb. Keluarga kami terdaftar di mesjid yang lebih dekat rumah yaitu mesjid Baitul Muktamar, tapi untuk iuran kematian ke mesjid Taufiq. Jika ada maulidan, qurban dsb aku berpartisipasi dengan mesjid Muktamar. Tapi bisa dibilang jarang. Shalat dimesjid paling kalau tarawih di bulan Ramadhan. Tapi tiba-tiba saja ada undangan rapat sekaligus perkenalan dengan pengurus lain.

Cukup mengherankan bukan saja masyarakat , pengurus lain juga bertanya-tanya . Tapi untunglah semua akhirnya menerima walau aku tidak termasuk warga yg kurang peduli lingkungan. Akan tetapi jika tugas yang diembankan menyangkut pendidikan aku senang. Dengan partisipasi semua pihak mudah-mudahan bisa memajukan sekolah yang sudah dirintis sejak lama.

Pada pertemuan awal, ada pengurus yang mengusung ide akan membubarkan Mts dengan alasan sekolah ini tidak populer sehingga yayasan harus mensubsidi terus menerus. Pemasukan dari SPP yang sudah sangat murah masih saja menunggak. Gaji guru juga sangat tidak memadai. Mereka hanya diberi honor perkedatangan. Tentu kualitas apa yang akan diharapkan dengan perhatian guru yang terbelah. Tapi ide ini langsung ditolak oleh tokoh senior yang masih ada yang ikut merintis berdirinya Mts. Kesepakatan rapat Mts tidak jadi dibbarkan, tapi pengurus akan membuka sekolah dasar Islam Terpadu berkarakter. Target yang dicapai adalah sekolah ini mampu mendanai dirinya sendiri dan melahirkan anak didik yang berkarakter. Untuk itu pengurus mulai mengumpulkan donatur, asesmen ke TK se Rumbai dan berkunjung ke Bogor karena kami akan membuka sekolah berkarakter seperti yang dibuka oleh Indonesia Heritage Foundation nya ibu Ratna Megawangi. Aku dan bu Lilis sudah pernah mengikuti seminar Pendidikan Berkarakter langsung dari Ibu Megawangi. Dan kami juga sudah memiliki beberapa bukunya

Soal dana awal sebelum penerimaan murid sudah terkumpul yang akan digunakan untuk renovasi gedung. Pengecatan ulang sesuai warna IHF dan pemasangan logo IHF. Rekruting guru juga sudah selesai. Kami mengira Golden Time nya adalah awal Juni untuk penerimaan Murid Baru. Tapi sampai akhir Juni kami belum juga medapat seorang murid pun. Brosur dan baliho memang agak terlambat artinya starting point nya juga terlambat. Ketika kami mendatangi TK-TK untuk presentasi sekolah baru, sebagian besar menolak dengan alasan kami terlambat. Seharusnya kami ke TK dibulan-bulan Maret atau April. Kalau sekarang pihak sekolah sibuk untuk perpisahan. Waau tidak semudah yang dibayangkan. Dari sekian pengurus yang masih aktif promo dan persiapan hanya kami berdua (aku dan bu lilis), yang lain sepertinya sudah pesimis tahun ini kami akan dapat murid.
Tapi semangat kami masih menyala mengingat begitu percayanya para donatur menginfakkan uangnya untuk kami kelola. Semoga cita-cita mulia ini dapat segera terwujud, untuk peningkatan pendidikan dilingkungan yayasan taufik yang sudah dirintis para pendahulu. Dan sekolah yang sudah berdiri sekarang bisa ditingkatkan lagi dari segi kualitasnya.




Bagi warga kota Pekanbaru yang berminat silakan kontak ke sekretariat :


SD Islam Terpadu Berkarakter At Taufiq, Jl Yos Sudarso Rumbai telpon 0761 - 51430.


Lokasi di Komplek Masjid Taufiq Walhidayah




Keistimewaan sekolah Dasar ini adalah mengembangkan Long Learning melalui penerapan 9 pilar karakter:


1. Cinta Tuhan dan alam semesta beserta isinya


2.Tanggung jawab, kedisiplinan dan kemandirian


3.Kejujuran


4. Horamt dan santun


5.Kasih sayang ,kepedulian dan kerjasama


6.Percaya diri,kreatifitas, kerja keras dan pantang menyerah


7.Keadilan dan kepemimpinan


8. Baik dan rendah hati


9. Toleransi, cinta damai dan persatuan


Jun 23, 2008

Pentingnya dokumen

“Pokoknya ibu tetap mau umrah, tidak akan memberatkan kalian, uang ibu ada”
Begitulah keukehnya ibu mertua untuk berangkat umrah . Diam-diam sudah menghubungi teman-teman seumurannya menanyakan travel agen mana yang akan digunakan. Akhirnya anak-anak beliau tidak bisa melarang lagi keinginan orang tua tsb. Sebetulnya beliau akan berangkat haji tahun 2009 untuk yang kedua kalinya, tapi tahun 2008 ini ada niat umrah juga. Uang ada, keinginan menggebu, epritingis ok lah.

Anak kesayangannya alias si hubby mengatarkan ibu ke travel agent yg kami pilihkan. Setor termasuk pengurusan pasport, maka ditetapkanlah jadwal tgl 21 Juni 2008. Sehari setelah setoran, ibu ditelpon pihak travel minta ibu melengkapi dokumen berupa surat nikah. Ternyata ibu gak punya dokumen selembarpun. Baik itu surat nikah, akte kelahiran, apalagi ijazah. Akhirnya kepengurusan pasport kami ambil alih dari travel agen. Mulailah petualangan menelusuri surat nikah ke KUA Senapelan. Pertama-surat pengantar dari lurah, butuh ½ hari menunggu ibu Lurah Umban Sari. Diteruskan ke Polisi melaporkan surat kehilangan, berlanjut ke imigrasi dengan melewatkan KUA. Berharap di imigrasi cukup menggunakan surat hilang polisi.Ternyata enggak laku, harus minta surat keterangan nikah di KUA . Sampai di KUA kami jelaskan duduk persoalan ke petugas yang duduk dimeja front office, lalu dicatat ini-itu dan disuruh menunggu Kepala KUA. Sambil menunggu kami diingatkan oleh petugas lain seorang wanita, bahwa pak KUA tidak akan mau mengeluarkan surat keterangan nikah, tapi bisa membuatkan duplikat surat nikah bersasarkan data yang tersimpan didata base mereka. Berupa buku lusuh yang sudah tidak berkulit. Itupun yang tercatat periode mulai1960, sementara ibu mertua menikah tahun 1955 di rumah, dimana penghulu ,saksi dan mempelai prianya sekarang semua sudah almarhum. Apa ibu disuruh menikah lagi aja biar dapat surat nikah? Yang menarik gaya bicara si pegawai itu sambil duduk dimeja , posisi satu kaki nangkring di pot bunga sambil mengunyah –ngunyah kipang.kacang. Alot sekali dan maaf giginya yang tongos itu makin tongos dijejali kacang, Aku jiijik dan sebal melihat gayanya yang kurang sopan. Alhasil setelah Kepala KUA datang jawabannya tidak bisa.

Alternatif ke dua dijalankan dengan mengurus akte kelahiran dispensasi ke catatan sipil. Padahal suami teman dikantor ada yang bertugas di catatan sipil, kok bisa lupa ya. Alhamdulillah urusannya gak bertele-tele. Semua berkas sudah maju ke imigrasi. Hari ini ibu wawancara dan foto. Minggu depan tentu sudah bisa mengantongi buku hijau tersebut dengan catatan jika ibu tidak dianggap teroris. Lalu jadwal umrah ditetapkan tanggal 30 Juli bulan depan.

Dari hal tersebut barulah merasa pentingnya dokumen diri. Tapi bagi ibu rumah tangga yang sederhana dan betul-betul lugu, manalah kepikiran akan berurusan dengan hal spt ini. Mimpi keluar negri pun tidak. Obsesi keluar negri hanya karena ingin berhaji dan umrah lain tidak. Jika suatu saat ada yang mengaku anaknya almarhum bapak meminta warisan, keluarga ibu juga tidak bisa mengakui atau menolak. Lha ibu dan bapak mertua nggak punya surat nikah kok. Untungnya semua anak-anak mereka mempunyai akte kelahiran. Entah bagaimana cara kepengurusannya tanpa selembar surat nikah kedua orang tua mereka.

Jun 18, 2008

Ah PAyah!!

fjtrl;kdjhgfmd.

Gak Mau Sekolah


Pengasuh Faiz pamit mulai bulan depan karena dapat job baru. Waduh bingung lagi nih. Mau nyari lagi udah merasa nyaman dengan yang sekarang. Disamping masih tetangga, juga telaten merawat Faiz dan mengurus rumah. Pokoknya dari semua yang pernah kerja dengan kami baru ini yang membuat ku puas.


Setelah dipertimbangkan akhirnya Faiz dimasukin TK aja. Iseng mendaftar ke TK Cendana Rumbai. Juni ini umur Faiz masih 3 tahun 10 bulan. Menurut ku masih tergolong kecil. Apalagi gelagatnya masih belum ada tanda-tanda tertarik buat sekolah. Kalau ditanya Faiz mau sekolah ya.. jawaban tegas akan meluncur dari mulutnya. "NGGAK!!"

"Faiz mau sekolah dimana?'

"Gak mau sekolah, mau kerja bak sumur"

maksudnya mau jadi penggali sumur.. cita-cita kok ga mutu gitu nak...


Tapi gimana lagi hari pengumuman penerimaan siswa baru tiba. Nama Faiz tertera pada baris ke dua terakhir. Diatas nama anak yang bernama Ragil. Saat itu juga Faiz dijemput buat pendaftaran ulang dan ukur seragam.


Sampai dihalaman sekolah yang penuh warna warni dan slogan-slogan selamat datang,serta bunga-bunga lonceng berwarna ungu menyambut Faiz yang masih resah karena tidak mau sekolah. Mata Faiz yang memang udah gede makin lebar ketika melihat sebuah helikopter parkir dihalaman samping.


"Helikopter..kopter-kopter"


Faiz lari begitu saja melepaskan pegangan ku. Gak perlu mikir dulu langsung manjat dari arah seluncuran. bak kaki cicak tanpa terpeleset.

Stress yang pertama. Setelah dibujuk nonton kakak kelas latihan nyanyi faiz bisa diajak masuk, tapi dibelokkan keruang PSB. Disana sudah berkumpul para orang tua dan calon murid. Semua anak telah siap dengan posisi akan diukur. Tiba giliran Faiz, doi ogah diukur,tapi ngukur pinggangnya sendiri, kaki dan melilitkan meteran ke badannya. Baru kelar 15 menit kemudian. Maka sejak saat itu resmilah Faiz jadi murid TK Cendana Rumbai. Tapi kalau ditanya sekolah dimana jawabannya masih sama :"Gak mau sekolah.

May 12, 2008

Sebuah Karakter

Akhir bulan telah tiba. Saatnya untuk mengisi lemari-lemari dapur. Ambil ini ambil itu dan belanjaan sudah memenuhi troly. Antri juga jadi sangat panjang. Lelah tapi masih lebih nyaman karena tidak ada becek. Bisa juga mengintip kebiasaan keluarga-keluarga lain. Di depan ku berdiri pria bule dengan 2 anak balita. Mereka didudukkan did lam troly. Aduh menggemaskan pipinya merah. Mereka berceloteh memperebutkan permen loli. Si kakak menghitung permennya ada “five !” padahal di tangannya enam. Lalu si ayah membetulkan “six” adiknya yang lebih kecil setuju dengan ayahnya. Ikut bilang six. Tapi si kakak masih bertahan bilang five….salah kok maksa….

Antrian tiba giliran ku. 2 bocah kulit putih itu sudah dikeluarkan ayahnya dari troli. Tiba-tiba Fira teringat mengambil sesuatu, sementara aku sudah selesai. Berarti aku harus antri lagi kebelakang. Akhirnya aku selesai, Fira sendirian dibarisana antri. Sementara aku duduk diluar ada bangku panjang menghadap ke parkiran.. Dibangku itu duduk 2 gadis remaja berjilbab berseragam pramuka . Aku menyapa dengan senyum dan mereka membalas dan memberikan aku tempat. Aku lirik mereka asyik menjilati es krim tanpa bicara.

Dari sebuah mobil Suzuki biru, keluar gadis berseragam SMA. Sekali pandang aku langsung menilai anak ini cantik. Tapi kok ada yang salah. Sepertinya aku melihat sebuah hanger berjalan karena bagian pundaknya rata-rata air. Lalu bagian pinggul kebawah sepertinya ada baut yang terlepas. Bergoyang kiri-kanan……kiri-kanan pelan melangkah. Barangkali sambil melangkah gadis ini juga sambil menahan nafas supaya bagian perutnya rata. Kasian sekali kelihatannya tersiksa, ingin kelihatan bak peragawati

Dibelakang aku duduk ada, dinding kaca. Nah sigadis tadi dengan cara berjalan dimana anggota tubuh atas seakan-akan terpisah dengan anggota tubuh bawah selalu memandang pantulan dirinya dikaca. Sampai dia menghilang dibalik pintu kepalaku dan 2 gadis berbaju pramuka menoleh mengikuti kemana si gadis SMA berjalan. Tapi tidak ada kalimat yang muncul dari kedua bibir anak-anak ini . Mereka hanya senyum satu sama lain dan melanjutkan menjilati es krimnya.

Jika aku jadi anak-anak yang makan es krim ini tentu sudah terkikik-kikik menggunjingkan sicantik kekurangan baut ini. Sebuah pendidikan karakter yang diterima mereka dari sekolah, orang tua dan lingkungan mereka.