Nov 28, 2006

Anda kenal dengan Paridah Abas ?
Dia bukan penyanyi tenar sekelas Siti Nuhaliza, kalau dia berasal dari Malaysia itu betul.. tapi sosok wanita bercadar ini sempat menjadi berita di Indonesia pasca BOM Bali 1. Tepatnya wanita ini adalah istri Ali Gufron salah satu terpidana mati kasus BOM Bali 1.

Tapi bercerita tentang Paridah Abas bukan berarti kita bicara soal Bom, Hukuman mati dll, tapi adalah sosok wanita perkasa yang piawai dalam menulis. Tulisannya pada buku berjudul "ORANG BILANG AYAH TERORIS", membuat aku terpana.., dan malu hati.

Jujur saja selama ini Image ku pada perempuan bercadar dan keluarga-keluarga seperti itu sangat miring .Afwam soal ini..Aku menganggap suami-suami mereka adalah laki-laki yang kasar dan egois, seperti memaksa istri mereka terus menerus melahirkan, mengungkung anak-anak mereka tak boleh nonton TV dan tidak sekolah. Dan melihat rumah (kebanyakan dilingkungan kami yg disebut kaum Tablik) kelihatan miskin dan kumuh. Sosok laki-laki bersendal jepit, celana ngatung, baju koko panjang, bersurban dan jenggot dan menyampirkan ransel kumal. Lalu berkelana berdakwah berbulan-bulan meninggalkan anak istrinya terlantar.
Hampir tiap bertemu orang seperti ini aku mengutuk mereka tidak bertanggung jawab. Tapi jangan lihat lahirnya dan mengkotak-kotakkan seseorang

Dalam buku ini jauuh jauh berbeda dengan image yang saya, dan orang lain bangun. Keluarga Paridah khusus wanita ini berbeda. Setiap tarikan nafas kehidupan keluarga berdasar Alquran dan teladan rasul... seperti ini dari sisi manusiawi...

Dia membaca Alquran,sementara aku akan meringkuk tidur dengan kepalaku diribaannya, sambil menantikan kumandang azan Subuh

bercerita seperti teman-teman blogger lain seperti

Kami bertengkar dalam banyak hal (urusan kerja tentunya)tanpa ragu-ragu dihadapan anak-anak.Sehingga mereka bisa belajar seni bertengkar yang baik; ajukan pendapat,kuatkan argumen yang benar. Kalau perlu bersitegang lapangkan dada untuk menerima yang paling benar. Jangan malu-malu meminta maaf......dst

atau
... sosok suami yang penyayang. Aku bebas memeluknya kapan saja. Bebas bersenandung dihadapannya, tanpa khawatir ditegur .....

Cara dia mendidik anak-anaknya menerapkan dialog, komunikasi 2 arah, seperti diceritakannya ketika anak bungsunya melihat foto Abi mereka di koran, kenapa abi mereka bersama polisi. Lalu dijawab si kakak polisi itu jaga Abi atau polisi itu bodyguard Abi. Tetapi anak yang lain menjumpai ummi mereka sendirian dan bertanya kenapa berbohong pada adiknya dan Ummi nya mendiamkan saja.

" Kenapa Ummi?"
Kuhentikan sisiran, kutatap matanya yang bening. Kutelusuri wajahnya yang bersih,wajah ceria penuh rasa ingin tahu ..dst
"Berapa umur adikmu " aku menduga keprihatinannya
"emm ..lima tahun"

Lalu PAridah menunjukkan mangkuk plastik pada anaknya dan bertanya

"Apa jadi bila Ummi tuangkan minyak panas kedalamnya?"
"Dia jadi cacat Ummi.. berlubang"
"Begitulah anak kecil"

Cara berkomunikasinya dengan memperlihatkan contoh nyata.. ibu yang benar-benar memperhatikan pendidikan psikologis anaknya...

Sosok wanita muslimah ditengah modernisasi yang tetap menjaga Syari seperti diceritakannya sewaktu dia terganjal kasus keimigrasian sehingga diancam 5 tahun penjara. Sendirian di negri orang (Indonesia) tanpa Mahram safar (suami sedang dipenjara). Melahirkan dan ternyata bayi itu tidak bisa dibawa pulang ke Malaysia. Berpisah dengan bayi yang sedang disusuinya ? betapa pedihnya seorang bayi merah harus direnggutkan dari dekapannya. Ketabahannya hanya karena Iman,ya Iman yang kuat dan mencontoh kasus ibu nabi Musa.

Lalu keluguan anak-anaknya seperti percakapan kenapa ayah mereka ditangkap polisi spt;
"kenapa di Bali"
" Sebab urusannya di Bali"
"Bila polisi nak kembalikan Abi"
"Bila urusannya selesai,InsyaAllah"
"Bila selesai"
"Tak tahu.Kena tanya Pak Dai Bachtiar"
"Siapa Pak Dai Backtiar"
"Kepala Polisi Republik Indonesia" aku senyum memandangnya
"Boleh Ummi"
"Boleh, dia baik. nanti dia jawab kalau ditanya"

Begitulah sosok wanita cerdas, tabah dan kuat yang tergambar dari tulisannya sendiri. Andai Paridah Abas punya Blog, ada yang tahu?????

Pesan buat Paridah, sekarang di Indonesia paspor anak-anak tidak lagi bergabung dengan ortunya, sudah punya buku hijau sendiri. Salut padamu wanita tabah....









Nov 20, 2006

Tas Ku yang Baru






Ini PR pertama ku hiks.. bongkar tas? hiks malu, kiriman dari ibu ini
Yuuk kita intip:
1.TAS

Tanpa sengaja tiap beli tas aku cendrung beli yang model kotak lagi dan lagi. Soal warna , gak masalah mau merah,pink , kuning,cokelat. Cuma tas kerja ya lagi2 hitam gelap

2. DOMPET KOIN
Seperti namanya berisi koin koin yang berasal dari uan kembalian yg akan dipergunakan untuk sedekahan, parkir dan pengisi celengan Faiz... Dan doi paling seneng bunyinya diguncang-guncang trus dibongkar.. terakhir mendarat dimulutnya ... bleh
Kenapa boneka anjing ? kekanakan sekali... Oh bukan.... ini hasil pampasan dari Fira. Nih anak suka mencecerkan dimana saja termasuk di pot bunga di teras, wah bisa jadi buruan pemulung nih. Mendingan diselamatin.

3. Dompet

Dompet tua ini berisi kartu-kartu ( kredit,ATM,berobat,Asuransi,belanja nama, kartu remi...oh gak)

4. Flash disk buat gaya doang

5. Badge & Vehicles pass
Dua anggota penting jika tidak mau dinyanyiin security jika masuk areal kantor

6.Kosmetik
Wuih perangkat kecantikan ini buat orang2 yg gak pede.. biar wajah selalu seggerr bedak padat & 2 lipstik (warna selalu pastel) dan tak lupa membawa body lotion

7. Buku catatan
bak anak sekolahan selalu dibawa buat nyatet hasil meeting, rencana bulanan, pengeluaran sampai desain baju

8. Amplop
Berisi sampah kertas struk belanja, print out atm, kwitansi dan tagihan kartu kredit, daftar hutang (ih serem) arisan. Bisa numpuk sampai berbulan-bulan bak keranjang sampah
9. Pulpen
10 kabel USB & camdig yang baru sembuh
11 HP yang selalu mobile


Hhh sesak napas krn takut gak konek lagi ..sementara itu dulu yah ngos...ngos...
eh ditimpukin buat:

Nov 11, 2006

MUALLLESH!

Setelah enak-enakan cuti, jadi ibu rumah tangga sejati, kesana-kemari dihari - hari lebaran, apalagi setelah jumpa teman lama, rasanya untuk mulai masuk kerja ugh! malesnya.
Dikantor kami menghabiskan hari dengan kunjungan kerumah teman-teman. Tapi kalau mulai memegang berkas-berkas, ... halah.... eneg nya
Mengikuti rapat juga ogah-ogahan... seperti kemarin, aku cuma bengong aja... sehingga rapat yg maha penting ini harus diundur jadi jam 7 malam besok! ( semedi dulu nih biar dapat wangsit hihihi)
Sementara tgl sudah menunjukkan angka 11 saatnya mengirim laporan-laporan, dan laporan itu ? belum ada.. bakal diomelin nih, tapi para bos itu juga kaya'nya ngikutin kita males juga... cuma duduk -(datang-pulang) hari-hari belakangan berwajah manis, penuh sapaan ramah, eh ini berkah Ramadhan kali...
Tapiii males ini keterlaluan juga. Gak dikantor dirumah pun kebawa males, padahal pembantu yg kesekian ini udah minggat lagi.. Herrran kok gak betah sih padahal aku kan gak galak, anak-anak juga manis-manis. gaji? seimbanglah ama pekerjaan krn aku juga pakai tenaga cuci-strika yg lain.. ah sutralah... cari yg lain lagi. Nah mualesh tadi masih menghinggapi untuk acara memasak, walo dipaksain hasilnya gak keruan, seperti goreng cabe yang pahit & langu. Goreng ikan Nila gak berasa bumbu, sampai rebus daun ubi pun salah garam (padahal cuma garam doang) Akhirnya beli-beli terus, bosan juga . Sampai suatu petang.... cie.... maksudnya sore kemarin, suami membawa buah nangka muda yg udah dibersihkan dari kebun... Dengan pandangan penuh harap doi memintaku membuat "Pangek Cubadak" alias gulai nangka.. Duh dongkol nya, gak tau ya aku lagi demam mualesh...........
Tekad ku hari ini harus mengobati penyakit satu ini dan mulai olahraga lari pagi ..tu wa...tu ..wa sambil membayangkan tatapan penuh harap suami ku akan "Pangek cubadak"itu dan tentu saja ada kilatan cinta dimatanya... eh he ehm.. jadi masaknya juga jadi SMANGAAAAAT !!!

Nov 1, 2006

Jurnal Mudik

Heh, masih terasa cape mudik, betul betul menguras energy. Gimana gak cape' hari hari padat pertemuan dengan teman-teman lama dan keliling kerumah sanak sodara... di lain-lain daerah

****** Lebaran Bingung ******

Hari 1 sampai di kampung halaman tercinta kontak teman-teman SMA & SMP , cuma 1 orang yg ngebet berat pengen ketemu yaitu Deni eh dr Deni. Jauh jauh hari udah janjian buat ketemuan . Siip deh hari yang direncanakan kita bertemu - *shuuut*..... Deniiiii...... Wiiiiiii (berpelukan) acara dilanjutkan dengan saling memamerkan anak yang sama-sama kurus. Ngakak berdua karena dulunya kami juga sama-sama super slim. Deni yang di Jambi mengepalai puskesmas ... dan kita cerita keluarga masing-masing... Bosan dirumah kita meluncur ke arah luar kota ke tempat asal muasal Nasi Kapau. Anak-anak kami belum berteman , mereka malah ketiduran di jok belakang, semntara kami teruuus aja mengoceh tak peduli. Sayang sampai pisahan suami-suami blom sempat dikenalin karena jadwal padat.
Di Kapau kami beli tajil atau "pabukoan"-" godok batinta" yang rasanya ueenak banget, manis legit. hmm jadi ngeces lagi.... dan beberapa lauk khas Nasi Kapau. Kali ini Deni yg traktir ( besok-besoknya Deni masih maksa dia yg traktir, ya udah...).

Terjadi kekacauan informasi ada yg bilang 1 Syawal jatuh pada hari Senin tgl 23/10 ada juga yg tgl 24/10. Rencananya kami bakal berhari raya Senin, semua udah disiapin: ketupat, rendang, gulai tauco, udang goreng, dendeng , ayam bumbu serta kue-kue. tiba-tiba papa mengumumkan kita lebaran hari Selasa sesuai informasi di TV dari sekian ahli yg hadir hanya dari Muhamadiah yg menetapkan 1 Syawal hari Senin. Di kota Bukittinggi telah dilangsungkan malam takbiran dan kami juga nonton.. tiba-tiba ada sms dari teman di PKS: Keputusan DSP No 08/b/k/dsp-pks/1427 memutuskan 1 Syawal tgl 24 oktober, makanya kami pun sebagai simpatisan memutuskan tgl 24/10. Untuk Sumatera barat, hampir 80% merayakan hari senin tgl 23/10..jadi tamu-tamu udah datang hari Seninnya dan tetap disuguhi kue & minuman walau kami tetap berpuasa.


*********JOMBLO **********

Hari Rabu aku dan Deni sepakat men Jomblo mau kopdar teman-teman. Setelah minta izin suami masing-masing cabut napak tilas rute kami kesekolah, rumah teman-teman.. dan yg masih setia tinggal di Bukittinggi umumnya maju semua baik ekonomi maupun pendidikan/karir. Fitri udah jadi anggota DPRD -PAN, Bodi , udah jadi produser kaset lagu-lagu Minang... ceritanya arisan saja mereka ngumpul ampe ke Luar negri segala...!!! wuih gombal apa bener nih jadi gak percaya... tapi setelah dipamerin foto-foto arisan di Kuala Lumpur, di Manila, dan Bangkok baru percaya.. ck-ck-ck... ngumpul arisan ajah sampai ke luar belum lagi acara paps smearnya harus di Malaka. Suntik Colagen di Singapura... Deni nih yg kekhi dengernya... abis sebagai dr lokal dia beber-bener merasa dilecehkan. Apalagi waktu SMP gelar juara umum selalu dipegangnya. Dan kami terkikik-kikik 1/2 cemooh karena hasil suntik colagen itu membuat kulit muka Bodi jadi jerawatan.. katanya Luar Negriiiii.... keluar dari rumahnya kami malah bergosip ria, dulu buat jajan sekolah aja di irit-irit... Kalau Allah akan memberi Rezki ya , tak bisa kita menduganya dari pintu mana saja...
Ketemu teman lain yg dulu ortunya seorang pejabat sekarang teman kami tsb harus banting tulang kerja serabutan. kebalikan ama Bodi. Ada juga yg betul-betul kere, padahal waktu Sipenmaru terima di ITB, terakhir gak selesai karena harus masuk rumah sakit jiwa. Ah Eka yang ganteng , rebutan cewek cewek di SMA
Seorang teman ,Al, dulunya lulus Sipenmaru Teknik Mesin USU, sekarang melanjutkan toko Mas bapaknya, menyodori kami kartu nama bertuliskan Ir. Nursal Fitri ...
Masih berdua Deni krn yg lain punya kesibukan dengan keluarga kami kerumah Nova ternyata doski gak mudik. Tapi mamanya maksa suruh makan dulu ( di Bukittinggi sudah tradisi kalau berlebaran di hari 1 dan 2 dijamu makan nasi. Bayangkan kalau mendatangi 10 rumah ?) pertama ketemu mamanya Nova , aku berpikir, eh kok tua kali mamanya padahal mama ku udah tua juga.. lagi makan kami malah ber sms an dengan Nova yg tinggal di Jakarta.. karuan si Nova sampai menjerit nyesal gak jadi mudik.
Perjalanan dilanjutkan ke tempat bakso langganan kami yg ternyata masih tutup. Terus ke arah luar kota (Kubang Putih) kami terjebak macet, dalam hati aku berharap bertemu "si bebek hitam" anak Fisika gebetan gak pernah jadi.... Untunglah Deni gak ngeh dengan HHDC ku ini...
Rasanya tak henti-hentinya kami berceloteh dan terkikik-kikik.Pokoknya serasa abg lagi hih--hih...Dan yg paling sebal kalau inget aku terus membuntuti Deni dan cowoknya kalau mereka pacaran. Supaya gak ketahuan mamanya Deni yah aku terpaksa jadi 'setan' mereka berdua. Jika ada laki-laki dan perempuan berduaan yang ke tiganya adalah setan.
Janjian bertemu Wi (cowok) di Jam Gadang, dia teman lain sekolah satu club basket. Waktu dia ajak ke restoran Simpang Raya, kami menolak tegas, karena kami 'jomblo' dan tak ingin ada kerusuhan setelah lebaran.
Itu hari terakhir aku dan Deni bernostalgia dan mengunjungi teman teman , setelah itu sibuk dengan keluarga masing-masing sampai balik ke kota masing-masing...........
*******Tradisi "manambang"********
Seperti juga kebiasaan ku waktu kecil, wajib rasanya berkunjung kerumah sanak famili. Hal ini terus ditularkan ke anak-anak. Mereka juga antusias ikut kemanapun diajak. Dalam benak mereka pasti terbayang uang yg akan dikumpulkan. Padahal sebenarnya uang yg mereka terima itu ya impas saja dengan uang yg kami keluarkan untuk anak-anak kerabat... begitulah, dulu aku riang gembira memakai baju baru dan terima uang "manambang". Sekarang anak-anakku yg kegirangan dengan baju baru dan dompet yg makin gemuk dipenuhi uang hasil manambang alias angpaw.
****** Petaka setelah lebaran ******
Pertama camera digital mendarat dengan mulus di ubin, penyok dan colaps sampai hari ini. Gara-gara Faiz bosan disuruh bergaya terus oleh abangnya. Dengan cekatan dia rampas camera dari tangan Fiki dan blarr banting ke lantai. Semua menjerit "jangaaan" Faiz bilang "Ndaaaak" tapi Faiz keliatannya nyesal juga dan langsung nangis kepelukan ku.. *urut dada*
Setelah balik lagi kerumah di Pekanbaru, kompor gak bisa nyala, sementara dari tabung gas terus saja mendesis dan mengeluarkan bau . Rupanya klep regulatornya aus dan segera harus diganti.
Waktu mau jalan ke rumah teman di Panam, sampai di Jembatan Siak 2 tiba-tiba rem mobil melemah dan akhirnya hilang sama sekali.. dengan muka pucat pasi suami ku memutar arah balik ke Rumbai, tanpa rem!!! untunglah selamat sampai di rumah, karena kendaraan lain pun masih sepi. hiii kalo ingat iniiii.............
Lagi asyik nonton eksravaganza, terdengar TV meletup.Akhirnya mengeluarkan api bak kembang api di malam takbiran..... dan nasib si TV berakhir berasap-asap..... oh siaaaaalll

Oct 14, 2006

Mudik-mudik-mudik

Oct 6, 2006

Buka Bersama




Puasa sudah lewat 15 hari ,
Hari-hari lewat bagai berlari apakah Ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin?

Untuk ibadah rasanya... hampir sama dengan tahun kemarin, tarawih ke mesjid masih bolong krn gantian jaga Faiz.. kalo dibawa, bisa ngamuk pengurus mesjid. Soalnya di mesjid kami gak boleh bawa batita,. Yang gede (usia SD) aja masih sering diuber-uber kalo ribut. Aneh! padahal kan anak-anak dibiasakan ke mesjid spy mereka cinta mesjid, kalo mereka main-main ya memang dunia mereka bermain.. tapi yah serem juga mau ngomong ke ketua mesijid aku aja takut apalagi anak-anak..

Masuk ke pertengahan puasa begini, mulai deh buka bersama dimana-mana : di kantor, di ekskul anak-anak, sekolah, ipar-ipar & mertua, teman dekat. Tiap hari musti nyiapin tajil untuk dibawa.
Untuk ekskul : bikin kolang kaling pelangi, gampang ! tinggal warnain kolangkaling + cincau hitam sirup cocopandan + es batu , masukin ke plastic cup beres...Bisa dibawa sekitar 50 cup.
Tapi ada yg blom tahu nih seperi apasih pohon kolang-kaling alias enau alias pohon nira ?

Buat metua...

Dan serangkaian acara buka bersama lainnya... hampir semua diikuti. akhirnya ugh batuk sampai suara hilang & kepala sakiiit nyut-nyut-nyut..

Hari ini kalo bicara kaya' rocker deh .... serak-serak ............. disangkain jadi penceramah yg ngaji dimana-mana.

Oct 3, 2006

Masa PUBERTAS

Suamiku puber ke 2? yee bukaaaan
Ini soal si calon abegeh ku yang culun dan kocak


Menurut Dr Arif Rahman, fase-fase anak menurut usianya:
1. Dibawah 5 tahun : Penghibur hati
2. 6-10 tahun : Kawan
3. 11,12 -belasan : Jadi lawan
4. 20 an : Penolong


Jadi dari kelompok diatas kami sedang melewati 3 bentuk dan harus bisa menyesuaikan dengan tingkah laku anak.
Tak heran kalo Fikri sekarang jadi suka membangkang dengan cara menghempas pintu,menggebrak lemari... wadow kalo liat itu pengen rasanya menjewer kupingnya. Tapi tidak boleh ya harus dengan pengertian lemah lembut... We will try...to be a good parent.
Itu kalo masalah marah-marahan, nah kalo soal biologis ? ini juga yg membuat aku sering gugup kalo ditanyai macem-macem.

PR sains sebelumnya disuruh mengisi daftar tanda-tanda pubertas laki-laki (krn doi laki-laki, kalo anak perempuan ditanya soal perempuan juga), jadilah aku objek wawancara dan aku menjawabnya sambil mikir lamaaa dulu. zz zz zz
......adalah..... a. ada jakun b. suara membesar c. dada/bahu melebar d. tumbuh kumis
" lalu apalagi Mam" desak Fikri
" Sudah tulis itu saja" jawabku
"rambut kemaluan ?"
" nguiiiing"!!!!
Nah yg ini aku kan masih blom tega neranginnya, tapi gimana lagi dia sudah tahu duluan sebelum aku ngasih tahu...
Aku tanya lebih jauh apalagi yang dia ketahui.. oalaaah rupanya anakku ini memang udah abg, dia menjawabnya dengan lancar tanpa terkesan porno tapi murni sains (mungkin gurunya neranginnya gamblang dan lugas. tidak mengandung lucu-lucuan) .

Tapi malam ini aku dibuat geli oleh percakapan Fikri dan adiknya
" Fir, abang sekarang udah baliq tadi abang mimpi basah"
" Mimpi basah itu apa" tanya Fira
" Celana abang basah waktu bangun"
" oh ngompol"
" hh eh"
"kaya' Faiz dong kalo gitu Faiz juga udah baliq" tanya Fira lagi
nah ini yg harus ditengahi, aku menegur Fikri jangan cerita itu sama adiknya sebaiknya sama orang tua (betul gak sih)
Aku tanya mimpinya apa dan basahnya seperti apa?
ah ternyata keringat, bukan sperma dan gak mimpi apa-apa. Syukurlah............ lho kok? iya aku belom siap ...
Dan dari gejalanya sih emang belum baliq...wong masih suka ngelendot nyium kelek. Kalo sekolah masih disisirin, kalo gak rambut awut-awutan gitu PEDE aja lagih..

Lagi-lagi aku tersentak oleh pertanyaan Fikri seperti habis sahur ini.
" Mam, abis mandi wajib ya?" tanya Fikri, melihat aku menggulung handuk di kepala
" Lho, nanyanya kok gitu?" aku stres
" Kata guru agama Fiki, kalo perempuan habis halangan, mandi wajib dulu baru puasa" jelasnya
" Oh i-iya benar kata guru agama"
hihi aku udah ngeres aja

Sep 28, 2006

TAJIL RAMADHAN

KUMPULAN RESEP

Ngeliat kondisi buku kumpulan resep ku uh kasian deh . Sudah lusuh bin lecek. Tapih sangat-sangat berjasa. Wak ...sampulnya udah hilang dimakan usia. Belum tua amat sih sebetulnya baruuu.. kira-kira 18 tahun. blom ratusan tahun

Awalnya catatan resep masakan mama tercinta lalu brubah jadi kliping resep dari majalah hmm.. waktu itu gadis atau Nona. Kenapa aku suka ngumpulin resep ? hobby masak ? Oh No ! itu karena terpaksa. Lebaran zaman SMA, mau didatengin temen sekelas kan malu kalo kue-kue ku gak up to date. Ya akhirnya keasyikan mengklippingnya krn hasilnya menurut ku penuh rasa seni...he he...

Tapi buku dikau sudah bertelanjang dan 3 x tertimpa musibah diompoli ke 3 anakku
1. Fikri umur 1,5 tahun menjelang kelahiran Fira, aku masih guntingin koran, tiba-tiba air mengucur deras. dengan segera buku ku lempar menjauh tapi tetap terkena ompolan juga
2. Fira berumur 1 tahun lagi-lagi ketiban ompol karena aku juga keasyhikan mengguntung dan menempel
3. Baru-baru ini blom sempat masangin popoknya Faiz aku asyik aja bolak-balik resep buat buka dan sahur dan menyusun menu mingguan dan bulanan..........

Karena tak ada lagi areal tambahan maka aku bikin buku ke dua bersumber dari majalah Nova














Hasilnya ada beberapa yg udah dpraktekkan : yaitu Putu Mayang bihun














Faiz juga ikut berkreasi menguji kelembutan kue tape ubi

Sep 26, 2006

SMS dari Teman Lama

Jika hati sejernih air
Jangan biarkan ia keruh
Jika hati seputih awan
Jangan biarkan ia mendung
Jika hati seindah rembulan
hiasi ia dengan Iman
Tiada kata seberkah zikir
Tiada hari seberkah Ramadhan
Mohon maaf atas segala kesalahan..........

Dilayar tertera nomor yang tidak aku kenal dan berbaris kata indah ... dari... sahabat diwaktu kecil....

Bukittinggi awal 80
Dona & Shanty, kita dikenalkan mama-mama kita. Kalian pakai kaos putih bunga-bunga ungu & merah. Bagian dada dan ujung lengan dikerut, masing-masing kalian bercelana pendek. Dalam hati aku ingin punya kaos seperti kalian.Lalu kita bersalaman. Dona yang lebih besar berkulit sawo matang, rambut lurus cemberut menatapku. Sedang Shanty kulitnya putih seumuran dengan ku lebih ramah tersenyum sambil menggoyangkan rambut kepang dua. Nampak gigi-gigimu berwarna abu-abu. Tak lama kita sudah berada dikolong rumah. Waktu itu rumah kalian masih rumah kayu yang bagian bawahnya tinggi, dipakai untuk menyimpan barang tak berguna . Kolong itu sangat luas dan pasirnya empuk...disana tersimpan "harta karun" kalian.
Iya, berupa sekaleng kuaci, 2 kotak sepatu kartu bergambar artis cilik. Ada Chica Kuswoyo, Sari, Adi BS,Fitria Elvi dll
Suatu hari aku mendengar percakapan mama dengan Bu Haji bahwa orang tua kalian bercerai. Apa artinya bercerai? Tapi sampai kita berpisah saat kelas II SMP Papa kalian yang katanya seorang dokter tidak pernah datang dan kalian juga tidak pernah menyebut kata "papaku" yang ada cuma " mama kami", oma tante a,b om a,b,c dan aku pun mengenali semua termasuk sepupu kalian. Ada yang tinggal di Banjarmasin, Jakarta, Prancis. Kalian punya Oma yang sangat baik. Aku sering diberi permen yang kata beliau kiriman dari Om kalian yang di Prancis. Wah lezatnya....Waktu itu aku juga baru tahu kalau kalian pindahan dari Jakarta. Pantas kalau bicara dalam keluarga selalu berbahasa Indonesia- Jakarta...'Lu-Gue'...'Ya deh'...'Apa sih'...'Ayo dong'...Hal itu membuat aku agak gugup kalu bicara karena sehari-hari berbahasa Minang 'apo ko' ... 'bara ciek'.... dan Dona menanyai ku
"kamu orang Padang ya"
" tidak- saya orang tilatang kamang"
he-he--he

Tau-tau kita sudah kelas V SD, Shanty , di SD yang sama tapi beda kelas. Dona Kls VI dan sering terlihat aneh. Apalagi ketika dia pakai baju you can see model apa ya namanya.. tali satu yg diikat ke tengkuk, talinya sering melorot hi hi hi didadanya ada gelembung. Karenanya sering membuat dia malu. Sebetulnya kami (aku & Shanti) juga sedang risau kenapa kalau tengkurap dada ini terasa sakit dan ada biji kacang yang keras didalamnya. Kita berbagi rahasia bersama. Ingatkan, siapa yang pertama Menstruasi? dan memamerkan celengan kaleng hadiah dari pembalut.

Tapi Dona, kejadian di toko kue itu hanya kejahilan kanak-kanak saja kan? bukan klepto kan? Aku lari ketakutan karena Dona ketahuan mencuri segenggam permen Trebor, 1 bungkus kacang pedas. Penjaga toko itu berteriak keras.
" leatakkkan barang-barang itu, atau saya lapor polisi!!"
Kasian Dona, mukanya pucat. Apalagi wajah orang itu penuh bulu dan matanya melotot galak. Sementara dalam lipatan rok ku dan Shanty juga penuh permen cokelat dan Sugus.
Tak lama kamu menyusul sambil nyengir lebar. Dengan bangganya memamerkan hasil jarahan yang lain masih aman di..... celana dalam?!?

Tapi tidak!!! Waktu kita adakan pertemuan di kebun pisang, kita berjanji tidak akan "mengambil" lagi...semua menyerahkan barang-barang "kutilan" untuk dibakar dan berjanij tidak akan mengulanginya lagi. Perlahan-lahan api melahap pensil, kertas surat Hello Kitty, penghapus, selotip bergambar sanrio ...Wusss semuanya terbakar.. Insya Allah janji ini ku pegang terus sampai hari ini.

Tahun berikutnya kita sudah asyik bersepatu roda di bawah Jam Gadang dan mama kita mengkursusukan modelling sore hari, sehingga tidak ada waktu lagi untuk kluyuran dan menc...
Hei ingat bulan puasa kita libur sekolah, mulai jam 10 kita sudah main mancik-mancik sampai Zuhur., istirahat pulang. jam 14 aku sudah "diusir" kerena sering merengek haus lalu tiap sebentar menanyakan kolah apa hari ini. Kita main lagi sampai jam 17 dibawah pohon alpukat kalian yg rindah dan buahnya bisa dijangkau sambil tiduran. Bersama Susi, Eka, Upik kita main jadi Sapta siaga tapi sering digangguin sepupu kalian Tedy dan andy uh menyebalkan mereka.Eh iya anjing kalian yg bernama timmy lucu ya
Menjelang buka puasa selesai mandi sore kita menuju pasar yg dekat rumah, hanay dibatasi gedung tri Arga dan Jam Gadang. Kita akan lewat disela pagar batu gedung Tri Arga, muat lho disela-selanya kalo sekarang paha aja gak mungkin masuh hehe..he.melintasi halamannya dan terus ke taman di bawah Jam gadang , menyebrang dikit smpai deh. Waaah di pasar macem-macem jualannya ( terang dong namanya pasar) Dan favorit kita getuk, bihun sama kerupuk cabe. Sekali-sekali beli lamang tapai. Walopun mama kita udah masak kolak jajan tetap aja. Jika waktu buka gak keburu nyampe dirumah maka nongkrong dulu ditaman menghadap ke gunung Merapi & Singgalang ...amboi indahnya

Sep 20, 2006

SELINGKUH

'Gak pandang tempat, mau di kantor bergengsi, sekolahan, RS gang sempit sampai apartment mewah.....di datanginya bak hantu gelap dan ....oh sraaam
Critanya si Juleha menikah dengan Mat Kadir. Mereka hidup bahagia berkecukupan. Juleha wanita bekerja dan seorang aktivis di sebuah organisasi. Sedang suaminya seorang pengusaha.
Suatu hari mereka didatangi adik perempuan Juleha bernama Miseling. Mula-mula kunjungan persaudaraan kemudian menjadi betah dirumah keluarga Mat Kadir. Sambil menjaga ke 2 anak mereka sekalian merangkap jadi sekretaris tidak resmi mat Kadir.
Juleha merasa tenang krn ada yang menjaga anaknya dan membantu pekerjaan suaminya sampai ...Malam itu Suami Juleha dan Miseling minta izin menikah karena miseling sudah hamil.
Tentu saja palu hakim segera diketok karena tidak mungkin menikahi 2 saudara kandung.
Juleha membawa ke 2 anak dan hati pilu serta harta gono gini. Teman sesama aktivis Juleha bersimpati dan sering mendengarkan keluh kesah Juleha. Begitu sebaliknya Juleha sering membantu ekonomi keluarga Kadar buruk. Kadar buruk kepincut janda kaya lalu meninggalkan anak istrinya......
Nun jauh di sebelah utara kota Pekanbaru di ladang minyak nan gersang. Nonagirang sedang mencari tumpangan. Mau beli kendaraan tak berani nyetir. tiap pagi numpang sama Pak ongah suami dan ayah 2 anak ke tempat kerja yang sama. Keseringan mengantar jemput s Nona girang gadis terlampau, menjadi rutinitas yang menyenangkan. Begonceng tiap hari, sayang pun tiba.. Ape daye ...nikalh mereka tu. Perbedaan usia tak lagi soal. Mujurlah si Nona girang gadis terlampau. dapat 1 paket: 1 suami+ 2 anak. pak Ongah ? dapat 2 istri
Seorang supir bernama Klowor sering kebagian mengantar Bu Triwiliwili. Kalau berangkatnya rame-rame yg lain seakan tau diri dan memberikan tempat "terhormat" disamping Mas Klowor. Bu Triwili-wili singel yang lincah tipe wanita karir sejati. Dari 1 meeting ke meeting yang lain. Ceramah diberbagai tempat. Sering harus menginap ditemani supir. ola la...diperjalanan Mas Klowor sering menghibur dengan lelucon yang nyerempet-nyerempet. Bu triwili-wili yang intelek malah termehek dengan ulah & kata mas klowor. Gayung bersambut, status sosial dikesampingkan dan Suupiiir juga manusiaaaa, huebatnya si klowor ibu yg molek ini bersedia dinikah siri sampai dia menceraikan istri 1.
Its a fact !!!nama disamarkan.jika ada sodara yg kebetulan punya kisah dan nama yg sama itu diluar tanggung jawab penulis.com
Penyebabnya : sering berdua-dua
terlalu akrab dengan lawan jenis
sering curhat (mending ngeblog aja)
berboncengan /menumpang dengan orang yg sama dalam kurun waktu yg lama
KESEMPATAN walau tak ada niat sebelumnya
saran buat atasan jangan memberi tugas/pekerjaan dalam tim yg anggota nya itu-itu saja meperbesar peluang perselingkuhan di kantor

Sep 15, 2006

Berita Duka

Beberapa hari ini sibuk laporan dan serah terima job dengan rekan kerja yg lain.. sehingga tidak sempat ngunjungi blog teman-teman maya. pagi ini singgah kerumah Keluarga Nugraha ada berita Inong alias Dapur Bunda atau Bunda zidan & Syifa telah meninggal dunia. Tidak percaya... prasaan baru kemarin dipandu Inong cara bikin roti....
Yah semua sudah suratan...ketentuan itu sudah ada...

Membaca contentnya Inong sepertinya aku mengenal dekat sosoknya.Padahal hanya kenal di Dunia Maya. Seorang Bunda yang periang. Ada ceritanya yg berkesan yaitu sewaktu penjaga gedung mengira Inong seorang PRT maka Zidan menjadi marah karena Bundanya disepelekan dan menyuruh sang Bunda berdandan cantik.... Bunda---

(serius...aku jadi pengen nangis sampai teman-teman kantor heran....dan postingan berlangsung disaat jam kerja...)

Buka lagi blognya Inong membuat tenggorokan tercekat. Hunting berita ke Ina terakhir yg sering update Hany

Selamat jalan Inong semoga Allah melapangkan mu disana...........Aamiiin

Sep 7, 2006

Novel



Karena tergoda iklan pembuatan Film The Da Vinci Code, bela-belain pinjam buku ini ke anak teman, Citra. Gak nyangka juga Citra yang kelas 3 SMA ini menamatkan buku setebal 600 an halaman. Dari ringkasan cerita Citra kayak nya seru nih, tapiii 600 halaman?

Halaman 2 awal tersendat-sendat apalagi sering diganggu Faiz. Jadi gak ngerti ngerti alurnya . Tapi memang begitu rupanya gaya bercerita Dan Brown yang penuh kejutan dan penih teka-teki.

Sejarah sebagai setting cerita seolah-olah benar-benar terjadi, tapi karena menyangkut suatu agama apakah pemeluk agama ini tidak tersinggung dengan jalan cerita ini

Awalnya memang terasa sulit memahami cerita da vinci code, tapi ketika sudah masuk pada petualangan Robert Langdon dan Sophie halaman demi halaman berlalu dengan cepat dan ingin segera menamatkannya tanpa melewatkan satu lembarpun, karena kalau langsung baca kebagian akhir, gak tahu hubungan tokoh-tokoh yang diceritakan itu, seperti Silas, Uskup Aringarosa dll

Ya deh Cit, bukunya tante kembaliin setelah Om baca ya beberapa lembar lagi, nanti kita bahas cerita kang Abib Diatas Sajadah Cinta

Sep 4, 2006

Training



Majalah Nakita & Frissian Flag mengadakan seminar " KEMBANGKAN MULTIPLE INTELLIGENCES ANANK ANDA DENGAN METODE ACTIVE LEARNING "Sebagai intruktur adalah Dr. Sudjatmiko,spa(K).MSi, Marzuki Iskandar,STP,MTP .......dan kak Seto serta moderator Novita Angie.
Heboh deh ibu-ibu serta anak-anak antusias mengikuti seluruh acara. Anak-anak balita berlarian kesana kemari, ibu-ibunya gak mau kalah ikut mengejar.

Kami kebetulan dpt tiket gratis duduk satu meja diselingi anak-anak. (kecuali aku yg gak bawa Faiz). Gak kebayang kalo dia ikut, bakal ribut berlarian bergabung anak-anak lain. Dan parahnya susah bisa didiamkan. Ifa dan Amar 2 anak tt Non & tt Wat asyik mewarnai dengan buku gambar dan krayon yg dibagikan bersama brosur & angket dari Frissian Flag. Sementara bisa diamankan. Tapi 10 menit berikut mereka bergabung anak-anak lain keliling meja. Tiba-tiba ada 1 anak kira 1,5 tahun gemuk & lucu membawa tas kertas ke meja kami. Mamanya yg lagi hamil membuntuti dan mengira tas tsb tas kami lalu meletakkan begitu saja di samping kursi ku. Lumayan dapat tambahan susu dan no door prize... Sampai acara berakhir tidak aada yg merasa kehilangan....

Dr Sudjatmiko SPA menerangkan pentingnya memperhatikan tumbuh kembang anak dengan selalu menimbang BB, mengukur tinggi dan lingkar kepala. 85 % ibu-ibu mengeluhkan anaknya sulit makan, dan yg sulit makan ini kebanyakan anak mereka didiagnosa Vlek Paru. Dr Sudjatmiko mengoreksi istilah Vlek Paru dengan TB Paru. Karena pengertian Vlek paru itu rancu, seringkali ortu tidak menyadari bahaya nya sehingga melalaikan pengobatannya. Jika pengobatan TB tidak tuntas, kumannya bisa tambah ganas dan menyebar ketempat-tempat lain.

Pada penuturan ahli gizi aku tdk begitu ngikuti krn kebelet.....ah payah.

Kak Seto? oh God dari jaman jadi anak-anak dulu udah kenal yg namanya Kak Seto pada acara aneka Ria anak-anak di TVRI. Kak Seto menyapa kami dengan ..."Mantan anak-anak saya......
Penegakan disiplin tidak perlu dengan hukuman ( cubitan,pukulan,makian, bentakan) tapi ajak anak berdialog entah itu dengan cara bermain drama,menyanyi, sulap dll, lalu kami pun sibuk membuat boneka jerapah dari balon, melipat kertas dan menari bersama anak-anak dan ibu-ibu lain. Ada suatu saat harus ganti pasangan maka Iwat kehilangan anaknya yg udah bergabung dengan kelompok lain, sementara Iwat malah megangin anak orang lain.... tiba giliran ku megangin anak orang , anaknya nangiiis......... wah gawat!!!

Ternyata aku ini emang masih norak, diakhir acara sebelum makan siang nguber-nguber Kak Seto & Novita Angie minta Foto bareng...(Dr Sudjatmiko udah kabur duluan dibalik panggung)

Aug 28, 2006

Tolooong....Brontoks

Semenjak didatangi brontok, urusan postingan jadi syusyah deh.
Malah content yg udah publish pun ketika di edit gak bisa publish lagi. Apalagi nambahi foto walah tambah eror. pokoknya judulnya sampai hari ini eror bin eror.

Aug 24, 2006

Try & Error

Makan roti setiap hari asyik woi. Kalo cuma roti tawar doang lalu dibuat sandwich atau apa gampanglah. Tinggal bakar atau oles...selesai. Nah kalo permintaan macem-macem roti isi...coklat lah kacang lah ragut lah atau tabur keju tabur abon...ini yang bikin bangkrut.

Demi memuaskan anak asal dia mau makan OK lah , bela-belain belajar dengan gigih dengan cara try & error. tahap demi tahap yang gatot yg berhasil . Namanya juga usaha....kebayang badan anak-anak yg kurus -kurus semangat membuat roti menyala lagi.

Awalnya mengerjakan dengan manual banting sana banting sini sampai pegel linu dan keringatan. Dijamin rasanya lebih sedap krn ada resep special bau ketek hihi.
Coba lagi ah pekek mixer dan susu cairnya ditambah spy mixernya lebih licin meternya. Oho... berhasil hasilnya adonan kalis (ketika dipencet mental nya cepat) dan setelah didiamkan 30 menit adonan membengkak 2 kali lipat

Aug 22, 2006

"Si Butet" Kehilangan Makna

Masih terlihat diberbagai tempat suasana perayaan hari kemerdekaan. Disekolah - sekolah masih dihiasi bendera merah putih berbagai bentuk. Perkantoran bagai berlomba menghiasi kanopi, loby, koridor balkon dll dengan nuansa merah putih. Pusatperbelanjaan tak mau kalah memasang baju, pernak pernik, alat dapur bernuansa merah putih. Berbagai perlombaan digelar. Mulai lomba panjat pohon pinang, lomba lampu teplok, dan aneka lomba untuk anak-anak. Semua tergerak untuk mengenang? atau meraup keuntungan?

Saya tak ingin berburuk sangka pada Eo yang menyelenggarakan acara, apakah mereka masih ingat kisah "selendang sutera", "ditapal batas", atau "sepasang mata bola".
Pada remaja dan anak-anak yang saya tanyai apa tanggapan mereka terhadap 17 asgustus ?
"Meriah " jawab mereka singkat.

Fikri dan Fira cerita, disekolah mereka ada tamu namanya 'Pak Veteran'.Saya perbaiki veteran itu adalah ....bla...bla...bla... seolah veteran itu seorang pejuang Hisbullah. dan dia baru saja selesai perang Lebanon-Israil. Saya tidak bisa lagi mendeskripsikan suasana perang kemerdekaan seperti yang saya bayangkan waktu kanak-kanak dulu. Kami main perang-perangan memakai bambu runcing yang diikat dasi merah putih pramuka. kepala juga diikat Dasi/kacu pramuka. Untuk pistolnya kami membuat dari tulang daun pisang yang bunyinya heboh ditambah teriakan ....Majuuuuuu.....
merdeka............. Lalu ada yang jadi mamaknya sibutet juga sambil menggendong boneka butet... dan pake nyanyi segala ..Buteeeet... dipangungsian.....dst... pakek nangis segala.. dramatis. DiTVRI juga ditampilkan operet Papiko nya Titik Puspa, mengisahkan si butet dan si mata bola...perang demi membela sang saka merah putih ..? hah ? demi selembar bendera ? lalu apa iya Tuanko Imam Bonjol memimpin perang hanya demi bendera dan tanah ulayat. Atau Diponegoro melawan Belanda demi tanah kaum?

Saya juga tidak sanggup mengajarkan nyanyian yang mengobarkan cinta tanah air seperti lagu Pada MU Negri
.....Pada mu negri kami berjanji
Pada mu negri kami berbakti
Pada mu negri kami mengabdi
Bagi mu negri Jiwa raga kami....

Biarlah anak-anak zaman sekarang memaknai kemerdekaan dengan pikirannya sendiri dengan fakta sejarah yang sebenarnya... walau tak harus kenal si Butet....semoga ditangan generasi berikutnyalah kemerdekaan kita yang sebenarnya....merdeka!!!

Aug 10, 2006

Cumi S.O.S Asam Pedas


Nama menu ini silakan dicari di ceritaewie.blogspot-lapau ruparupa. Kenapa S.O.S? karena Cumi inilah penyelamat makan malam . Suka-suka doang ah.

Hari itu pembantu mudik lagi karena ayahnya diserang stroke. Ceritanyamau balik lagi jika ada yang mengurus Bapaknya. Kalo gak yah cari lagi gantinya sampai bossaaan grrr grrr
Jadinya pulang kerja langsung menyingsingkan lengan baju, bersih-bersih rumah, ngisi mesin cuci plus nyucinya, akhirnya tertidur kelelahan..

Azan berkumandang aku terhuyung-huyung kekamar mandi berwudhu. Teringat mau makan nasi dengan apa malam ini? lauk sisa kemarin tinggal 3 potong. Selesai shalat berkutat didapur tapi semuanya masih beku, telur juga tidak ada. Jurus cepat saji ala sea food dengan cita rasa Padang, maka jadilah....iiiiniiii
Bahan : Cumi 1/2kg
cabe giling halus 1/2 sdm
Tomat
Jeruk nipis (aslinya asam kandis)
Bawang merah & putih
daun kemangi
Semua bumbu dihasluskan, lalu ditumis. setelah harum masukkan cumi + air kira-kira1/4 gelas tunggu sampai matang dengan api kecil

Aug 3, 2006

Anda Bertanya Dokter Menjawab (enggak nanya gak tau apa-apa)

Sejak kecil aku emang udah langganan ke dokter, konon suka sakit-sakitan. Belum 2 tahun udah nginap di RS. Waktu TK , kena typus dan menginap 18 hari di RS. Mulai SD flu pilek wah 2 bulan sekali. Sederet pantang harus dipatuhi: tidak boleh makan es, harus selalu pakai jacket, gak boleh mandi air dingin (jadi jarang mandi ), gak boleh buka sendal kalo main diluar dll.
Waktu SMP udah jarang ke dokter. Malu dong sakit-sakitan jadi gak bisa ngeceng gitu. Setelah itu.. selamat tinggal dokter....kalo gak sakiiiit banget ( sakit tipus lagi waktu kuliah) atau sakit gigi

Setelah beberapa lama gak ke dokter, jadi lupa tata cara ke dokter berikut gaya dokter meriksa pasien. Biasanya kalo flu gak perlu ke dokter, cukup istirahat dan makan jeruk atau kalo bandel paling minum obat warung. Brubung usia udah nambah, keluhan mulai banyak seperti sakit pingganglah,jari semutanlah, bisullah atau syndrome berobat gratis?

Yap tempat ku bekerja mempunyai fasilitas berobat gratis bg pegawainya. Dokternya pinter-pinter. Coba aja - waktu aku baru duduk tuh dokter udah ngeluarin resep (hah dukun kali) kok dia tau aku sakit apa . Obatnya gak jauh dari Panadol dan kawan-kawan.Untungnya cocok krn gak ke dokterpun jk aku beli sendiri di warung mungkin akan sembuh juga.

Saat lain aku pengen cek mata, oleh resepsionist disuruh ke umum dulu. Dokternya nanya:
" Ibu sakit apa " tanpa memalingkan matanya dari komputer
(lagi asyik chating ), saya jawab
"Kanker" dokternya noleh dan mendelik dari balik kacamata segarisnya mendapati aku lagi senyum-senyum "kantong kering, 'dog' "
"hm ..ah ibu yg serius dong"
"Mana saya tau namanya apa, tapi gejalanya tenggorokan gatal, suara serak" (maksudnya kan batuk kok panjang-panjang)
Tanpa ekspresi dan tanpa pemeriksaan dokternya bikin resep .
Lagi-lagi Panadol + plus obat ces...ces apa ya lupa kayak permen mentol (aduh tulalit)

Waktu hamil ke 3 lalu saat trimenster 1, lebih sering berurusan sama perawat aja. Dokter siap dengan vitamin-vitamin saja. Gak banyak pembicaraan sama dokter kandungan krn secara umum aku dah tau krn merasa udah pengalaman. Masuk bulan ke 4 USG biasa-biasa saja, ukur tensi oleh perawat cek air seni ke lab ( ini tiap bulan). Bulan ke 7 ketahuan aku Placenta praevia Total. Menurut dokter, melahirkannya harus operasi. Aku Ok saja dan dokter tdk memberi keterangan lain, dan aku jga males nanya 'abis mukanya gak sedap. Langsung cari tau di internet PPT itu apa? apa masih bisa melahirkan normal?

Memasuki kehamilan 37 Minggu. Jadwal kontrol 2 minggu sekali, dokternya gak baca statusku dulu malah nanya
"Berapa minggu "
" 37" jawabku
"anak ke berapa Bu" (Lho udah 7 bulan bertemu kok belum kenal sih padahal dokter kandungan perusahaan yg pasiennya lingkungan sendiri)
"anak ke 3"
Terus dokternya periksa tensi dan meraba-raba perutku (memeriksa:P). Lalu berjalan ke mejanya dan membaca pregnance record ku
"Eh Ibu PPT ya" tanyanya lagi dan kembali memegang perut ku yg sudah seminggu ini sering tegang - kontraksi.
" Kalo kontraksi gini Ibu hrs segera melahirkan, krn Ibu PPT, sejak kapan terasa kontraksi?"
"Udah seminggu"
Dokternya langsung memberi instruksi siapkan kursi dorong untuk membawaku ke ruang USG dan mencancel pasien lain atau pindah ke dokter Obigin yg lain.
Dengan tergopoh-gopoh suster mendorongku ke Ruang USG, dan disana dokter itu keliatan panik (Rasain Lu! gue bikin repot-padahal sebenarnya aku lagi dujung tanduk krn gak ngerti ya tenang-tenang saja)
Lalu sambil USG dokternya baru nerangin kalo Placenta ku itu ada dimulut rahim dan menutupi jalan lahir (ini aku dah tahu dari Internet). Jika terjadi kontraksi dan pendarahan di rumah , dalam 10 menit aku bisa kehabisan darah dan meninggal (ak ku bbbarrru tttaaaaaaaaaaahu u)

Alhasil hari itu juga (6 Agustus 2004) harus Cecar. Waktu itu kan cuma mau kontrol akhirnya malah masuk ruang operasi. Dan rasanya- mungkin- seperti akan dieksekusi saja. Apalagi berita bulan itu soal hukuman mati Ayodya pengedar narkoba dari India.
Waktu si Baby usia 12 hari agak kuning. Biar lebih mantap aku bawa ke DSA di luar (luar RS Perusahaan maksudnya) eh akunya malah dimarahin krn bb bayi naiknya kecil. Lahirnya 2,4 Kg hari ke 12 baru 2,6. Dan di suruh beri susu Formula untuk Bayi BB rendah. Aku protes bukannya ASI lebih bagus, dimana mana disarankan berikan ASI eksklusif. Wadduh dokternya malah marah dan "bernyanyi 2/4 irama Mars" : "saya lebih tahu (saya tempe) anda lihat dengan ASI yg anda berikan hasilnya begini, artinya ASI anda tdk berkualitas" dll soal kehebatan dia menangani bayi-bayi lain.
" Terserah ! kalo Ibu mau ikuti saran saya, saya akan buatkan resep"
Ampun Bu...ampun bu dokter ..Udah ngeluarin uang dimarahin lagi. Maksud ku itu mo diskusi, tp krn pasien dah antri panjang, dokter itu hanya sempat mengeluarkan resep- resep tanpa memberikan pengetahuan kesehatan pada pasiennya.

Jul 31, 2006

Belanja? Ayo Aja

Sabtu krida, walaupun masuk kerja tapi biasanya hanya untuk olahraga dan sesekali evaluasi pekerjaan seminggu dan kadang-kadang nebeng bag. pengadaan untuk belanja kebutuhan kantor dan unit. Seperti minggu ini kami akan kedatangan tamu sebagai konsultan pendidikan di sekolah-sekolah Yayasan Pendidikan Cendana. Rencananya konsultan dari UM Malang akan dikontrak selama 3 tahun. Untuk kenyamanan mereka disediakanlah mess, yg dulunya dipakai sebagai asrama Sekolah Luar Biasa Cendana. Ternyata setelah lama tdk dipakai barang-barang pun mengungsi entah dimana. Kalau tamunya cuma 1 atau 2 hari biasanya nginap di guest house CPI

Dengan berdesakan kami ke Pasar Bawah, rencananya nebeng beli keb.bulanan pribadi. Bisa dibayangkan 5 ibu-ibu ini akan berkelana di pasar dalam waktu 2 jam ya urusan kantor ya urs pribadi. Sebelum brangkat si Boss nitip belikan permen cokelat Alaska 3 Stoples harga Rp 100.000. Di pasar kami sepakat memberi waktu 30 menit menyelesaikan urs pribadi. Maka berpencarlah seperti anak-anak out bond melacak jejak.... Aku dan seorang teman langsung membeli titipan si Boss. Aku beli biskuit Keladi temanku beli permen jagung. Setelah bayar masing-masing, kantong kresekannya di angkut oleh temanku. Cabuut berburu yg lain, masih ada waktu 2o menit lagi kami berpisah dan sepakat ke toko langganan untuk kumpul kembali.
Dipasar bawah ini biasanya tempat perburuan tamu-tamu yg datang ke Pekanbaru. Surga barang impor. Mulai dari biskuit Impor, keramik adalah yang paling diburu lalu karpet dari Persia dan Turki. Katanya sih murrrah ( ini kata seorang dosen dari UNPAD). Baju dan Tas impor dari Korea dan Sin. Tapi hati-hati kalo gak jeli betul bisa ketipu. Krn ngakunya dari Korea rupaanya buatan Tajur. Khusus biskuit dari Malaysia, di Pekanbaru paling gampang menemukannya. Mau dapetin Swiss Roll Cake kemasan cari di warung-warung aja ada. Begitu jg permen & biskuit serba made in Malaysia atau Singapore, bisa ngalahin produk dalam negri.

Waktu yg ditentukan habis teman-teman udah ngumpul di sebuah toko pecah belah sambil miring-miring membawa belanjaannya ( pete, ikan asin, cabe kriting, gilingan dll) Ditoko ini tawar menawar sebentar krn capek diputuskan beli produk Oxon saja(krn toko ini agennya) untuk melengkapi mess. Maka didapatlah Magic com,Toaster, panci-panci, penggorengan. Aku dan my gang tergoda juga untuk beli toples keluaran terbaru untuk lebaran nanti. Jadilah lebaran pake Toples kembaran. Lalu seorang teman sibuk transaksi dagang untuk dijual secara kredit (ah dasar....otak bisnis). Yang lainnya menggelar karpet lalu beli 2 biji...

Keluar dari pasar bawah biasalah cari minuman dulu , maka berebutanlah minum Es Cendol Pak Jenggot sambil beli ember dan dispenser .Gluk-glukk ,,. ah nikmatnyaaaa....apalagi ditraktir.
Sampai dikantor sopir gak sanggup lagi bantu bawain barang semuanya. Akuminta tolong Bapak-bapak yg hampir pingsan melihat begitu banyak barang yg kami bawa ...Pindahan kaleee.
Ketika masing-masing dah ngambil belanjaannya, aku baru sadar ternyata biskuit keladi gak ada. Teman-teman Ngubrak kresekan masing-masing jelas gak ada lha belanja-kan masing-masing. Walaa anakku bisa melongo kalo liat aku bawa belanjaan tanpa ada kue. Dengan malu-malu aku cerita sama si Boss kalo belanjaan ku ketinggalan. Eh boss lagi manis hari itu udah ngijinin kami refreshing dikasih hadiah lagi berupa coklat alaska 1 toples seorang. Aku dan Emi.....

Jul 26, 2006

Novel : Ayat-Ayat Cinta


Pertama melihat di iklan aku langsung tertarik dan pingin sekali mendapatkan buku itu. Covernya gadis bercadar dengan mata Eropa membuat penasaran isinya soal apa ya? Apalagi judulnya - Ayat-Ayat Cinta (aku langsung menuduh cerita ini pasti pesan persamaan agama dari pernikahan beda agama) , ternyata setelah baca isinya walah mengaharukan...

Ringkasannya:

Adalah Fahri seorang mahasiswa asal Indonesia yang mengambil Pasca Sarjana di Al Azhar, Kairo -Mesir. Juga seorang penterjemah. Tinggal di Flat yg dihuni dengan beberapa mahasiswa Indonesia lainnya. Bertetangga dengan keluarga Butros dari keluarga Kristen. Butros mempunyai anak gadis bernama Maria yang sikap dan perilakunya seperti seorang muslimah. Bahkan dia hapal surat Maryam.

Suatu hari dalam perjalanan ke tempat gurunya, diatas kereta Fahri menyaksikan adegan turis tua dari Amerika ditolong oleh wanita bercadar. Oleh penumpang lain wanita itu dimaki-maki krn telah menolong orang Amerika yang sangaat mereka benci. Fahri mencoba menasihati penumpang lain dengan mencontohkan hadis nabi. Mula-mula mereka marah pada Fahri tapi akhirnya mau menerima nasihat Fahri dan meminta maaf. Dari obrolan wanita bercadar dan turis Amerika itu, tahulah Fahri bahwa wanita bercadar itu adalah warga Jerman sehingga bahasa Arabnya pun masih terbata-bata. Karena sikap simpatik Fahri wanita bercadar dan turis Amerika itu minta tolong pada Fahri untuk menerangkan sesuatu tentang wanita dan pandangan Islam. Mereka sepakat bertemu di suatu tempat. Gadis bercadar itu bernama Aisya beribu asal Turki campuran Palestina dan berayah Jerman serta tinggalnya pun di Jerman

Singkatnya, dari tanya jawab tersebut pada akhirnya si turis Amerika menjadi muslimah dan Maria juga terlibat dalam menterjemahkan buku untuk bahan referensi si turis Amerika.

Bagian romantis dari cerita ini adalah saat Fahri di taaruf dengan wanita yg dia tidak tahu siapa orangnya , hanay mengira-ngira Nurul gadis Indonsia aktivis kampus atau siapa???? bagi yg belum baca coba tebak : 1. Nurul ? 2.Maria ? 3. Aisya? 3. Alicia

Pokoknya gregetan deh pada saat ini....

Bagian menegangkan dan nuansa jihad dan politisnya adalah ketika Fahri ditahan krn tuduhan memperkosa gadis yang pernah ditolongnya melalui Maria dan Nurul. (bayangkan penyiksaan di Penjara Abu Graib) dan pemerintah Indonesia tidak bisa melindungi warganya di LN (contoh kasus-kasus TKI)

Yg paling mengharubiru adalah ketika Maria sakit keras ternyata dia menyimpan cinta yg begitu dalam pada Fahri, sehingga Tn & Ny Butros meminta Fahri menemani dan memberi terapi cinta lewat sentuhan dan kata-kata. Nah karuan aja Fahri nolak karena tidak sesuai ajaran Islam dan bagaimana Fahri harus menjelaskan pada keluarga yg tidak paham ajaran Islam.... ini membuat air mata ku meleleh-leleh hiks-hiks

Pesan yg disampaikan pada buku ini tidak terasa menggurui seperti ; ketika Ny Butros Ulang tahun dan mengajak Fahri & teman kos ke restoran mewah Ny Butros memakai minyak wangi menyengat , Fahri menyebutkan tidak suka dengan bau parfum ini nah pas Fahri dan istrinya (siapa hhayyo) bulan madu sang istri memakai parfum lalu disebutkan di novel itu bahwa Istrinya tepat melakukannya pada saat yang diperlukan dan untuk siapa parfum itu tercium. Nah bagi sodari yg masih pake parfum menyengat tercium oleh laki-laki (bukan suami) = ..........

Dan banyak pesan lain spt masalah adab pernikahan yg perlu kita populerkan pada generasi muda terutama anak-anak kita. Prosesnya simpel saja Taaruf lalu Walimah siapapun calonnya yang penting penilaiannya adalah IMAN (dapet cowo ganteng atau gadis cantik bak bidadari jika imannya lemah no way lah)