May 31, 2007
Kalender Merah
May 29, 2007
Permen Warna Warni
Setelah mengambil susu yang biasa dikonsumsi aku ke kasir. Ternyata di kasir antriannya panjang . Posisiku berdiri dekat rak obat-obatan & suplemen . Mengurangi kejenuhan aku melihat-lihat merk obat-obatan dan suplement yg dipajang. Mata ku tertuju pada toples plastik bening berisi permen warna-warni.. Ada rasa Durian, Strawberry, lemon dan anggur . Tapi kok aneh juga ada permen di deretan obat. Setelah diamati lebih dekat merknya Fiesta dan sutra (dengan huruf kecil).
‘Tak pilih satu yang warna pink,owalah daku kecele . Yang disangka permen itu ternyata kondom. Wah wah wah untung anakku gak ikut.
Kampanye memakai kondom emang sangat gencar. Membelinya pun gampang tak perlu malu-malu. Tinggal pilih mau rasa apa , bayar dikasir. Kalau di toko kan risih sama penjaganya, ya toh.... kalo gitu siapapun bisa mendapatkannya dengan gampang.Begitu juga iklan ditelevisi. Gak pagi,siang,malam dislipi iklan layanan masyarakat oleh Lula Kamal tentang pentingnya memakai kondom. Kata ‘kondom’ seperti kata biasa yang bisa diteriakkan dimana pun oleh siapapun termasuk anak-anak.
Ngomong soal alat pelindung masal ini, Sepertinya bukan saja sebagai alat pencegah kehamilan tapi lebih kepada perlindungan terhadap penyakit kelamin, diantaranya HIV-Aids. Penyakit Aids lebih menakutkan daripada api neraka. Jadi slogan pemakaian kondom kira-kira berarti silakan berzina asal memakai kondom. Kalau bisa ngusul ke YLKI atau aktivis HIV... Serukanlah larangan berzina, bahwa akibatnya tidak “sekedar “ penyakit menular tapi siksaan yang sangat pedih di akhirat nanti. Tapi masihkah mau percaya dengan hari akhir? Nauzubillah...........
May 25, 2007
Cerita Teman
Waktu itu semua mendesak. Mau pindahan dan sedang mengundang teman-teman kerumah untuk selamatan rumah baru. Semua hidangan masih berada dirumah lama. Sebagian teman dan sodara yang membantu juga masih dirumah lama. Sedangkan jam sudah menunjuk keangka 12, dimana tamu-tamu yang diundang akan datang jam 13:00 atau sesudah shalat zuhur.
Saya masih berkutat didapur, Shanty belum juga balik dari mengantar temannya. Mobil satu-satunya itu lah menjadi andalan kami. Coba di telepon tidak menjawab,.Untunglah akhirnya Shanty datang. Ternyata dititipin buah-buahan dari mama temannya. Buahan dari kebun sendiri.
Dengan tergesa kami mulai mengangkut satu persatu hidangan yang sudah di simpan di wadah plastik kedap udara, yang tidak memungkinkan untuk tumpah. Mobil melaju 60 km/jam. Untuk ukuran perumahan lumayan kencang. Maklum sedang terburu waktu jadi rambu-rambu sedikit diabaikan. Tiba-tiba di pertigaan dimana kecepatan mobil sudah rendah mobil kami ditabrak/menabrak sepeda motor. Duarr..... Kepala saya terantuk kaca jendela. Kami pucat pasi karena sepeda motor dan pengemudinya tergeletak dijalan. Rasanya tidak sanggup untuk keluar menemuinya.
Saya menanyai Shanty terbentur atau apa setelah tidak terjadi apa-apa saya hanya membesarkan hatinya semua akan kita hadapi. Perlahan saya keluar akan menemui pengemudi sepeda motor yang sudah berdiri dibantu beberapa pejalan kaki. Sebelum saya berucap si pengemudi mengulurkan tangannya meminta maaf . Tapi....
Dia menangkap keragu-raguan saya.
“ Tak apa-apa Bu, Motor saya yang rusak biar saya perbaiki, ibu silakan melanjutkan perjalan “
“ Saya yang minta maaf,Pak. Kalau perlu perbaikan silakan hubungi saya hm,, ini alamat saya, silakan berkunjung, aduh terimakasih ya , sekali lagi saya minta maaf”
Rasanya saya akan berbicara terus untuk terus-terusan minta maaf. Tidak menyangka akan mendapat perlakuan penuh persahabat seperti ini. Sebelum pergi saya menanyai dulu nama dan alamatnya dan berjanji dalam hati akan berkunjung kesana bersama suami. Alhamdulillah acara selamatan berlangsung lancar. Sorenya saya menepati janji dalam hati berkunjung kerumah si pengemudi sepeda motor, bersama suami. Lagi-lagi dia menolak bantuan uang untuk perbaikan motornya.
“ Tidak parah kok Bu, hanya lampu sen saja yang pecah , saya juga baik-baik saja....”
Bla-bla..bla...........
Aku tidak mendengar lagi cerita temanku itu. Karena pikiran ku menerawang memikirkan kalau aku yang keserimpet, apa yang akan ku lakukan? Karena beberapa kali hampir keserimpet motor juga, aku langsung pasang wajah galak. Dan pernah juga dimaki oleh pengendara motor, ibu-ibu, waktu motor ku menyenggol motornya dan ibu itu jatuh padahal kebetulan mungkin dia lagi kurang menjaga kesimbangan. Untunglah makiannya dilontarkan dalam bahasa Batak yang aku tidak mengerti...
May 16, 2007
FANs cluB

Untuk mengobat kerinduan akan nasihatnya cukup nonton di TV aja deh. Eh Kebetulan Pak Arif ada pada acara bersama Miing dengan thema kecurangan dalam Ujian Nasional . Apapun permasalahan dalam ujian nasional tidak ada alasan untuk berbuat curang. Nah lo!
Pelaku kecurangan ini tetap harus dihukum, begitu juga dengan pemda setempat jangan jadikan hasil UN sebagai tolak ukur keberhasilan sekolah/daerah sehingga menuntut yang bagus demi prestisius suatu daerah. Padahal nilai 3 mat pel yang menjadi tolak ukur kelulusan hanya untuk pemetaan saja. Ta…pi kalau untuk pemetaan kenapa harus ngulang setahun lagi, jika ada yang tidak lulus ? Untuk saringan ke PerguruanTinggi gag juga soalnya masih ada SPMB,UTUL dll. Sekolaan kok makin repot sih
Idola Jadul
Siapa yang tidak kenal Ahmad Albar? Itu lho artis Jaman Dulu yang masih eksis sampai sekarang dalam umur 61 tahun. Teriakannya masih kenceng lho. Ingat lagu Panggung Sandiwara dan Semut Hitam. Yang ngetrend model rambutnya yang kribo menggelembung. Tapi waktu tahun 80 an Iyek sudah ganti model rambut lebih tipis sesuai trend saat itu juga. Tapi rambut kriting masih naik daun. Gak cewek gak cowok rambut kriting dibagian poni disisr kebelakang trus ditarik lagi kedepan dari arah dalam. Ronald Extravaganza sering nyontohin.
Selain Ahmad Albar, seingatku artis sepertiDedy Dhukun, juga punya rambut spt itu. Dan ternyata dari foto-foto lama miswa ku juga punya jadul mode on. Paas banget rambut kribo dan celana jeans yang super sempit. Katanya (jg kata teman-teman SMA ) makenya harus pakai plastic (Repotnya). Trend setter siapa lagi kalau bukan Ahmad Albar.
Konon saking ngefansnya ama si Iyek bela2in nonton dilapangan sampai kecopetan segala.Ih kasian deh lu…
Ber Bahasa
Tak bisa dipungkiri sebagai orang Bukittinggi, banyak yang sulit menghilangkan aksen Minang dalam berBahasa Indonesia. Seperti guru agama kami waktu SMA, Saking serunya bercerita terselip kata “obat rangit”=obat nyamuk dan ‘dipantak lebah”. Begitu juga mengatakan seumur menjadi sepangkat. Dari logatnya pun langsung ketahuan ini dari Bukittinggi atau dari Pariaman atau dari Payakumbuh .
Aksen seperti itu masih banyak terdengar di Pekanbaru yang mayoritas memang berasal dari Sumatera Barat. Tapi untuk generasi anak-anak pada umumnya berbahasa Indonesia beraksen? Bangkinang. Sering terdengar kata-kata sebutan aku dan kau dalam pembicaraan gaul anak dan remaja. Yang lucunya kata “doh” sering juga mengikuti kata…”ndak tahu doh” bukankah itu berasal dari bahasa Minang. Dan yang membuat telinga ku mendenging ketika anak2 mengatakan
“ Ih, mami hebat dang!” karena kata dang itu berasal dari “dek ang” dalam bahasa Minang yang dipakai untuk teman sebaya yg artinya “Kamu”. Jadi jika anak 2 mengatakan
: “ Ih, mami hebat dang!” = Ih mami kamu hebat,” ………so what gitu loh
Lain kalau bicara dalam Bahasa Inggris semua kata ganti kedua tunggal di sebut YOU
JAdi kalau dirumah kami lagi ke barat-baratan dengan berbahasa Inggris ria maka kata – kata you tidaklah membuat kuping mendenging. Beda jika anak 2 mengatakan “hebat dang(dek ang)!”
Kalau bawa anak-anak ke Jakarta, ketika mereka mulai berbicara terasa ‘kali dari Sumatera nya. Jadi mirip si Bolang ah. si Bolang emang jadi nontonan favorit F3
May 7, 2007
Kerjaan Kelar
Seperti baru-baru ini orangtua salah satu keluarga Cina ini ada yang meninggal, masyarakat ramai-ramai menjenguk menghibur keluarga yang ditinggalkan. Tak banyak yg bisa dilakukan karena kita berbeda keyakinan, tapi tulus ikut berbela sungkawa. Hanya caranya bagaimana.. Seperti hari itu para tetangga ramai berkumpul didekat peti jenazah. Anak-anak yg meninggal sudah berpakaian kematian ala Cina dan melakukan ritual doa-doa. Akhirnya kami menyisih keluar ya jadi penonton saja gak bisa apa-apa.
Waktu ayah seorang teman meninggal juga begitu. Teman ini teman baik, jadi ketika ayahnya meninggal aku jadi kutan sedih. Tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena kita berbeda. Ketika keluarga sedang berdoa, ya aku hanya menyisih dan mendoakan keluarga yg ditinggal bisa tabah. Begitu juga saat menghadiri pengkremasian mayat. Pengin tau aja kaya apa. Tapi jadi aneh sendiri , pake kerudung rapi (jilbab) diantara para pelayat yg hanya berselendang. Jadi tau juga kan ..o, begitu maknanya dan ternyata abunya tinggal seonggok kecil dan disimpan di guci untuk ditaruh di ruangan khusus.
Motor dan Trailer
Keluar rumah sudah lewat dari jam 7:00, jangan harap bisa melaju di jalan karena sampai diprapatan SMA Rumbai. Sepertinya semua orang bergegas ke tempat tujuan masing-masing. Dari arah kota dari arah Camp dari Minas dan dari Umban Sari bertemu dilampu rambu jalan yang sudah meti sejak adanya pasar kaget di depan mulut Jl Tegal Sari. Semraut. Ada celah dikit moncong angkot yang melonjak-lonjak sudah berada disana. Karena sudah lebih dulu dihadang mobil lain terjadilah macet.
Suatu pagi saat jalan macet spt ini tiba-tiba meluncur sebuah truk tak bermuatan ketengah-tengah mobil yang berjejer. Tak pelak lagi seorang pengendara motor tersenggol. Pengemudinya terlempar ke mobil temanku yang waktu itu berada disitu. Spontan mengerem, tabrakan beruntun tak terhindarkan sampai 14 mobil lho. Sementara di jalur kanan si gede itu terus meluncur dan menyenggol 3 mobil. Masih bergerak juga meluncur dan berhenti setelah menabrak mobil avanza . Ternyata sodara-sodara rem si Gede itu blong. ! Udah tahu jam segini rame yang mau kerja, sekolah nekat juga menerobos ke daerah ramai . Emang gak tahu atau mabok?
Belum tuntas masalah macet, masalah badan jalan juga jadi persoalan yang tidak terselesaikan. Baru 6 diperbaiki satu persatu kawah menganga disebelah kiri dan kanan jalur. Mau jalan disebelah mana coba. Jalur kiri berlobang , agak ke kanan dikit kendaraan dari arah berlawanan juga masuk ketengah karena dari jalur mereka juga berlubang. Gimana gak berlubang jalanan kampong seperti ini dilalui trailer bermuatan full . Ada Truk raksasa yang mengangkut kayu gelondongan. Diameter kayu tsb ad semeteeeeran. Kadang bawa kerikil. Gimana tak kan hancur, perusahaan apa yang harus bertanggung jawab. Semua bahan 2 tsb akan di kirim ke pelabuhan (nama sekarang apa?) kalau dulu pelabuhan Caltex, semnjak pergantian kepengurusan beginilah jadinya.
Nah dipagi itulah aku tiap hari berangkat kerja, pada jam-jam macet begini nampanglah 3 buah trailer .1 Trailer saja sudah bikin bergidik apalagi 3. Ngekor si Buto ijo ini kapan sampainya belum kena asapnya.Bisa-bisa sampai dikantor bau solar. Ada beberapa anak sekolah mencoba menyalib karena laju trailer ini paling 40 km/jam. Berhasil Aku pun menguatkan mental untuk memotong. Tapi sampai ¾ badan si buto ijo, dari depan muncul raksasa lain. Ya Allah aku tidak mau mati disini. Tapi untunglah raksasa-raksasa ini tidak sedang kelaparan jadi dua-duanya memberi kesempatan aku lewat. Pyuh!!
Untuk 2 trailer lagi , Gak deh lain kali aja. Sampai di bundaraan ke Rumbai Camp baru lega. Memasuki kawasan tertib lalu lintas, Maximum 40 km/jam, Tidak ada yang ugal-ugalan. Kalau tidak mau vehicle pass nya dicabut selamanya. Dijamin walau ketemu Bus sekolah/karyawan pun aman karena semua mematuhi aturan lalu lintas. Bagaimana untuk mobil besar, kendaraan dinas/kerja, sepeda motor. Kalau ada yang kecepatannya sampai 70 bisa dikenali, itu kendaraan orang yg tidak biasa masuk atau kendaraan berplat merah
MeNI PeDI
Melihat kuku cantik rapi dan mengkilap, pasti jadi dambaan setiap wanita. Untuk itu tak segan – segan para wanita membeli pernak pernik mempercantik kuku atau pergi ke salon untuk mengikir kuku supaya indah. Kalau berkantong tebal tak masalah atau punya waktu luang untuk berleha-leha di salon. Tapi kalau untuk itu semua tidak bisa, rawatlah diri dan kukuk mu sendiri.
Berbekal hadiah souvenir pengantenan dan sebuah majalah, aku mulai melakukan ritual manicure. Alat-alat manicure direndam air panas. Jari-jari direndam air, dilap dengan handuk, diberi krim untuk mendorong cutikula.
Langkah demi langkah telah terjalani sesuai petunjuk. Kuku mulai dipotong sesuai yang diinginkan, lalu dikikir kemudian mengolesi pelembut cutikel. Langkah ini memang agak gampang-gampang susah . Bagaimana cara mendorong-dorong kutikel.Dorong saja pokok nya kutikel bersih dari pinggiran kuku-kuku. Yang terakhir mengolesi krim. Wah asyik acara many pady selesai. Ternyata gampang. Biasanya acara potong kuku biasa saja potong runcing atau petak dan dirapikan. Untuk pelembutnya biasanya kulit jeruk nipis.
Tapi kutikel ini terus tumbuh ,baru 2 hari dirapikan sudah nongol lagi. Jadi geram. Kuku jadi tidak indah lagi. Oleh karena itu secara tak sadar ketika lagi santai aku jadi punya hobi baru menusuk- nusuk penggiran kuku dengan harapan kutikelnya masuk dan kuku jadi rapi. Tapi beberapa hari kemudian…………………..jari telunjuk terasa membengkak. Aku periksa tidak ada yang luka atau tertusuk duri . Hari berlalu, keesokan harinya ukuran ujung telunjuk kananku sudah bertambah gemuk ½ dari jari kiri . Bagian pinggir kuku sakit kalau ditekan dan sudah mulai memerah. Aku masih bertahan tapi terus memencet-mencet dan mengompres baik dengan air hangat maupun dengan revanol. Kuku pun diberi betadin dengan harapan bisa kemps sendiri.
Pagi berikut sudah mulai berdenyut dan kelihatan bayangan putik di dekat pangkal kuku tempat aku mendorong kutikel. HArus kerumah sakit nih karena sudah mulai infeksi.
Diruang tunggu ada pasien yang rmah dan menanyakan penyakitku. Aku harus jawab apa ya untuk kasus gak mutu ini. Tapi akhirnya ku jawab juga kalau infeksi kuku. Ibu itu malah melarang ku ke dokter. Katanya gak perlu, itu bisa diatasi dengan inai/daun pacar yang digiling. Dia sering melakukan hal tsb, kalau sama dokter nanti kuku dicabut katanya. Hiii aku bergidik membayangkan ..
Masuk diruang praktek dokter, setelah melihat kondisi jari ku, dokter memberi resep dan cara memakainya yaitu 2 macam tablet dan 1 obat oles serta kain kasa steril dan plester. Lalu dokter menyuruh ke dressing room untk membersihkan dan mengeluarkan cairan yg menggembung. Disana perawat mengamati sebentar menanyakan kenapa dan mencari kalau ada mata / titik bekas sesuatu yg menusuk diujung jari ku yg infeksi. Tidak ditemukan semuanya mulus saja. Terpaksa dutusuk jarum untuk mengeluarkannya. Sebelumnya disemprot alcohol dulu biar ga sakit. Crot-crot 2 x terus….tusssss….. meleleh deh. Jariku yg senut-senut terus dipencet. Setelah cairannya habis diolesi betadin dan dibalut kasa. Sorenya balutan dibuka kok masih ada putihnya. Aku pencet lagi. Wooooi sakitnya. Paginya Alhamdulillah sudah sembuh. Kuku tidak rusak hanya pangkal kuku sompel sedikit bekas dilukai.
Apr 27, 2007
Permisiiiiii
Apr 23, 2007
Ganti Lay Out
Tau gak! waktu mencobanya setelah copi-paste dilihat dulu di previeu, dah yakin cantik ditutup lupa save cange template. Waktu dibuka lagi lho ??? kok masih kek tadi ???
Cobain lagi deh , aduh serasa lagi bikin gambar wah mengasyikkan pokoknya sampai lupa makan, minum, ngobrol apalagi dan hampir saja lupa Shalat.
Yp wislah aku Shalat dulu ya...........
Apr 20, 2007
Mafia di Dunia Pendidikan

Baguslah, tapi kenyataannya setelah dilaksanakan dalam 3 hari ini apa yang terjadi. Kepala sekolah A membocorkan soal demi...dedemit...Pengen punya mobil.... Siswa SMA X tertangkap razia jam 1 malam masih keluyuran dijalanan....Lalu ada berita contekan berupa kunci jaawaban ditemukan di wc sekolah.. dll. Nah tim independen yang 5.000,- itu apa bisa memantau kebocoran soal yang sistimatis dan rapih jali.
Mirisnya mendengar para siswa tsb lebih percaya kunci jawaban daripada kemampuan sendiri. Ada siswa yang menangis sesugukan sesudah ujian gara-gara gak bisa nyontek melihat kunci jawaban. Padahal anak tsb tergolong pintar dengan rata-rata 8,5. Apa sebegitu menakutkan kah ujian Nasional saat ini?. Setelah sekolah selama 12 tahun, maka nasib mereka ditentukan dengan kelulusan 3 mata pelajaran :Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Matematika. Yah menyakitkan memang jika tidak lulus ujian gara-gara nilai rata-rata 3 mat pel ini kurang dari standar yang ditentukan.
Kontroversi UN ini membuahkan hasil kreatifitas berupa sindikat mafia pendidikan. Bagaimana rapi dan terorganisirnya jaringan pembobolan soal ini. Lalu generasi curang inilah yang akan memimpin Indonesia kelak ? atau generasi pembunuh berdarah dingin ?
Apr 18, 2007
Senjata Rahasia
Huh, bagaimana aku tersudut seperti tikus ketakutan ketika aku dipanggil dan " diceramahi" soal remeh temeh. Dia yang sok moralis dan anti berbuat kesalahan terjebak dengan kenaifan nya sendiri yang sok suci. Lha mana ada manusia luput dari kesalahan. Nabi kali!
Dia yang tak boleh disebut namanya alias pendekar ESQ yang menjadi backing nya selama ini juga pasti sangat malu setelah tahu apa yang terjadi. Terjebak dengan lobang yang digali sendiri. Itulah buah yang dipetik dari mendengar bisikan-bisikan dari orang lain tentang si A yang katanya ...bla...bla...bla . Gara-gara aku sering membela dan berteman dengan si A juga kecipratan aura kebenciannya, Dia yang tak boleh disebut namannya (maklum penggemar Harry Potter)
Kemarin tanpa sengaja seorang teman menceritakan suatu kasus rahasia. Pasti mukanya si dia itu lebih pucat dari tikus disodok pentungan, ketika ada orang memergoki perbuatannya yang bisa membuat singgasananya tergoncang walau tidak terdepak dari sana. Tak ada yang tak mungkin...
Cerita ini memang agak sedikit ngaco antara marah, benci dan senang. Tunggu PEMBALASANKU!
Membayangkannya membuat aku pengen makan pizza ukuran large seorang diri....
Apr 17, 2007
Debatting.com
Semua orang rasanya mendadak ahli sains dan ahli kitab. Semua yang membahasa tentunya merasa yang paling benar juga. Dari yang menyalahkan buku karya si anu.... terus yang menghujat kebenaran Alquran yang tidak sesuai dengan sains... dari sesama ulama pun menghujat ulama/penulis Islam senior Said Qutb.
Yang bingung aku harus pilih mana dari bahan pelajaran sains yang sejak lama dipelajari. Dari dulu sampai sekarang kok gak pernah berhenti memperdebatkan bumi bulat atau rata.
Apr 12, 2007
Kondangan
Sabtu kemarin ada kolega yg ngundang. Sudah dibujuk rayu segala bojo ku emoh diajak. Ya udah aku janjian deh sama teman lain yg bojonya berhalangan. Syukur pergi barengan bertiga. Sampai disana jam 1 siang yg panas terik. Meja penerima tamu menyambut kami diujung jalan komplek sehingga tidak ada kendaraan umum yang lalu lalang.
Diiringi musik tradisional Sunda mata kami edarkan memilih menu apa yg akan kami santap . Survei dulu ke stan-stan yg tersedia. Panitia penyambut tamu tanggap dengan kami langsung menawarkan pilihan mi kocok, sate ayam, dimsum martabak mesir dan tentu saja menu utama nasi lengkap dengan lauk pauknya. Kursi dan meja bundar sudah penuh, kami dipilihkan pada deretan kursi. Pilihan kami jatuh pada menu pembuka (karena yg pertama dimakan) yaitu serabi yang yummy lembuuuut banget. Kalau teman yg diPekanbaru mau coba bisa pesan ke Bu Lies Hadi di Komplek Hibrida CPI camp. ( Sorry Bu Lies promosinya gak ngasih tau, tapi feenya boleh dong haha) gak cukup 3 buah serabi ditambah lamang tape hitam tapi tapenya dikiit aja takut sakit perut.
Disebelah kami duduk beberapa ibu-ibu expert pakai kebaya duh! Ayune…. Rambut pirang tergerai tidak lupa kacamata hitam (tolong bayangin sendiri). Yang lain pake gaun batik begitu juga bapak-bapaknya berkemeja batik. Si ibu-ibunya itu betul-betul menyesuaikan diri dengan kultur Indonesia, apalagi panitia rata-rata pake kerudung, baju kurung, kain songket, atau gamis berpayet jadi kloplah tidak ada yang beda. Tak lama dating sepasang tamu, wanitanya berbaju ala Cut Tari atau berkemben ria. Awalnya aku liat dia PD sekali dengan penampilannya, tapi setelah berada disekitar ibu-ibu expert yang ayu-ayu, wanita itu keliatan salah tingkah. Kasian deh lu tapi untunglah dia tidak duduk disebelah ku (bisa merusak selera makan, karena pasti keringetan) kami langsung berkelana lagi mencari menu yg lain.
Pindah ditempat lain eh samaan lagi sama ibu-ibu expert, kami milih sate ayam dan lontong mereka lagi-lagi makan nasi sebelumnya nasi dan gulai dan entah apalagi, sekarang nasi dan Dendeng Lambok (dendengnya kalo gak salah 3 lembar). Setelah ngobrol-ngobrol dengan tamu lain kami bertiga melanjutkan ke menu berikut yaitu dimsum dengan saus krim kental dan cabai/tomat. Sepiring seorang ludes sudah.
1 jam tidak terasa kami bertiga telah menghabiskan berpiring-piring makanan Ajaibnya dipesta kali ini tamu-tamu tidak kepanasan. Pengaturan meja kursi tamu dan meja prasmanan diatur sedemikian rupa sehingga tamu-tamu tidak menumpuk disatu tempat. Acung jempol nih buat EO nya.
Sebelum salaman ke dalam rumah dimana pelaminan dan pengantennya berada, sebagai pencuci mulut aku pilih es krim rasa durian yang membuat aroma tak sedap menguar dari mulutku (pilihan yg salah). Lagi-lagi ketemu ibu expert berbaju batik sedang berdiri menikmati lamang tape ditangan kanan es krim ditangan kiri. Gak tau deh gimana cara dia makan. Senyum manis tersungging dibibirnya dan aku buru –buru bales senyum juga, lebih tepatnya nyengir.
Mata kami berbicara, katanya” sorry gue masih makan nih”
aku balas “ gue nyerah deh, nasi mah udah biasaaaaa”
Owww dipintu masuk aku bertubrukan dengan Maddox dan Zahara itu lho anak-anaknya Angelina Jollie (hihiii kebangetan ngayalnya) eh ini bener!! Bapak ibunya putih berhidung mancung, bermata biru, anak-anaknya warna warni. Ada yg hitaaaaaaam sekali, sawo matang dan putih bermata biru. Lho ilmu genetika kok tidak berlaku dikeluarga ini
Tambahan cerita , aku pernah makan siang di Food Court. Saat itu makan siang dipenuhi karyawan . Aku yg duluan makan memilih jus buah sama salad. Dimeja brain menu aku papasan sama bule yang imuuuut banget. Mungkin baru lulus dan magang disini. Pilihannya nasi putih dan dendeng lambok tanpa cabe plus sayur daun ubi rebus. Biasanya dendeng lambok masakan padang kan diiringi sambal cabe hijau yg pedes seger. Coba kalo doi makan lengkap pake cabe hijau ditanggung gunungan nasinya bisa nambah 3 kali. Heran deh kok bule-bule disini doyan dendeng lambok ya.. Begitulah kita yang biasanya makan sayur daun ubi (hamper tiap hari) sekali-kali nemu salad pasti milih salad. Begitu juga dengan mereka yang tiap hari sayurannya salad + mayonais sekali-kali ketemu daun ubi ya boleh dong ngembeeek
Apr 5, 2007
Blog ON OFF
Mar 20, 2007
Looong Weekend (lagi)
Mondar-mandir laper ternyata. Makan dulu, tapi kok perasaan kurang nyaman teringat yang dirumah, padahal mereka piknik juga bertiga, mancing. Keluarga dibagi 2 yg cewek ke Mall ( hehe cewek Mall) sedang cowok2 ke kolam buat mancing. Mudah-mudahan ga terjadi apa-apa, toh kita sudah sepakat acara masing-masing
Ternyata Fira cepat bosan diajak belanja ( di mall aja bosan apalagi di pasar) jam tiga sudah mogok total dengan muka cemberut. Pulanglah jurusannya, gak bisa ditawar lagi walau udah di bujuk makan creeps atau jus tetap gak mau. Emaknya nih masih pengen kluyuran, mumpung dikasih izin dan bebas pekerjaan rumah tangga.
Sampai dirumah Fikri dan Faiz lagi nongkrong diteras dengan baju awut-awutan lusuh. Dengan misuh-misuh melaporkan bokapnya ngamuk karena pintu terkunci, mereka gak bisa masuk. (yyyeeeei siapa suruh pulang cepat) Padahal bawa kunci masing-masing. Mereka kebagian pintu samping, kami bawa kuci pintu belakang. Lalu yang gerendel pintu samping siapa? Faiz kah ? Gak mungkin wong dia kegirangan diajak pergi gak bakalan iseng deh. Langsung ambil sepatu nempel terus dikaki yang ngajak pergi.
Bantuan dari IASMA 1
informasi dari Uda Elthaf, wakil dari IASMA Riau , ceritanya panjang sekali
Maaf, laporan ini tidak hanya laporan IASMA tapi juga laporan bantuan IKLA dan Kurai ke korban gempa
Sabtu, 17/ 03/07, 18:00, Alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi menyerahkan bantuan berupa 15 set tenda berukuran 8M X 12 M lengkap dengan tiang besi dan peralatan seperti martel, kunci dan penyangga lainnya kepada masyarakat Agam melalui Bupati Agam, Pak Aristo Munandar, yang terkena korban gempa yang terjadi berulang kali setelah pertama terjadi pada selasa/ 6/3 dengan kekutan 5,8 skala Richter yang meluluh latakkan sendi-sendi ekonomi masyarakat dunsanak awak di kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, kota Padangpanjang, Kab Tanahdata, Kab Solok, kota Solok dan kabupaten kota sekitarnya di Sumatera Barat.
Bantuan yang berupa Tenda itu langsung dibawa dari Jakarta, yang sebelumnya alumni SMA 1 Bkt di dengan dikoordinir oleh Alumni SMA 1 Bukittinggi di Jakarta telah menggalang kekuatan dana untuk membantu dunsanak kito yang kena korban gempa, penggalangan dana yang dipimpin oleh ketua IASMA 1 Bkt, Uda dr. H. Masfar Salim, ‘68 alumni angkatan tamat 1968, Uda Chairul Abri, 71, Add. Feri Lasman, 84 dkk telah menghimpun dana dari alumni yang nantinya juga diperuntukkan bagi recovery perbaikan gedung SMA 1 Bukittinggi yang rusak akibat gempa dan juga kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi sekitarnya
Penyerahan bantuan kemaren pukul 18:00 di Posko Gempa Agam jl. Veteran 79 Jirek Bukittinggi itu diserahkan langsung oleh perwakilan IASMA 1 Bkt di Jakarta Uda Mazni Harun, 68 disaksikan oleh perwakilan alumni dari Jakarta Uda Khairul Amri, 68, Uda Zuheimil Zis Dt. N. A, 67, dari Bukittinggi Uda Wisman, 67, dan dari Alumni dari Riau Elthaf, 80 juga disaksikan oleh jajaran majelis guru SMA 1 Bkt seperti Kasek SMA 1 Bkt Pak Drs. Parsalide, 4 arang wakil kasek seperti Pak Yusrizal, MPD, Pak Ermondri, Spd, Pak Drs. Homenar, yang juga alumni 1983, Pak Drs. Wirman, dan juga beberapa orang guru, ketua Komite Sekolah SMA 1 Bkt/ POMG SMA 1 Bkt, bantuan ini diserahkan langsung kepada Bupati Agam, Pak Drs. H. Aristo Munandar yang juga alumni SMA 1 Bkt 69, disaksikan oleh Sekkab Pak Drs. Azwar Risman Thaher, alumni SMA 1 Bkt 68, Assisten 1, Para kepala Dinas, koordinator posko bencana gempa, juga disaksikan Sespri Bupati Agam Danil Defa, alumni 1992 dan beberapa masyarakat penerima bantuan yang juga sebelumnya sudah antri untuk membawa tenda itu ke tempat mereka masing-masing., seperti dari MIN Sungai Landai IV Koto yang siswanya sangat membutuhkan tenda untuk PBM, proses belajar mengajar di MIN yang sebelum penyerahan bantuan telah diserahkan oleh Sekkab Agam kepada wakil dari MIN Sungai Landai yang disaksikan oleh alumni SMA 1 Bkt.
Nuansa alumni sangat terasa sore itu di Posko Gempa Agam karena yang hadir di ruang tamu Posko itu mayoritas alumni dan juga di kesempatan itu hadir Yohanes Datuak, alumni 1980 yang sehari-harinya kepala Bank Nagari Bukittinggi pada waktu itu mendampingi pimpinan Bank Indonesia menyerahkan bantuan.
Siangnya jam 14:00, rombongan alumni dari Padang telah datang ke posko gempa, seperti skenario sebelumnya penyerahan akan dilakukan jam 15:00 itu, tetapi karena Pak Bupati harus kembali ke Padang ada panggilan mendadak, akhirnya penyerahan itu baru bisa dilaksanakan pukul 18:00, rombongan alumni dari Padang yaitu Uda dr. Mahyuddin, 63, Uni dr. Joy, 63, Uda Rio, 63, Uda… 63, Uni Yuhefi, 79 yang merupakan dari group Yayasan Lambau di Padang, sebelumnya alumni dari Padang dan Riau berkesempatan untuk meninjau langsung Sekolah yang terkena gempa. Rombongan dari Padang kembali ke Padang tidak sempat menunggu da Mazni dan rombongan yang datang terlambat dari Jakarta. Da Mazni Harun yang Brigjen (purn) ini sewaktu di Padang ketemu dulu dengan kolega beliau, Pangdam 1 BB, Mayjen Y. Suryo Prabowo yang mendampingi WAKASAD Letjen Herry Tjahyana yang juga menyerahkan bantuan untuk masyarakat Kota Bukittinggi di Posko Pemko Bukittinggi di Lapangan Kantin, jumat,
Sebelum rombongan meninjau ke sekolah, Elthaf merupakan utusan dari alumni SMA 1 Bkt cabang Riau sekitar jam 11:00 telah meninjau langsung setiap sudut dan lantai 1-3 dari kerusakan sekolah SMA 1 Bkt, seperti tiang yang retak dan condong, dinding yang lepas, pembatas yang lepas, loteng yang runtuh, nampaknya yang agak berat yaitu bangunan wing tempat tangga, dinding yang lepas di lantai 3 nampaknya dulunya pemasangan dinding dilakukan setelah loteng terpasang, itu nampak dari loteng yang masih terpasang walaupun dinding pembatas lepas, Elthaf diantar lansung oleh kasek SMA 1 Bkt Pak Parsalide dan para wakasek seperti pak Yusrizal, pak Homenar, Pak Wirman dan Pak Ermondri,
Untuk perbaikan gedung SMA 1bkt kita tunggu rekomedasi resmi dari team yang sedang melakukan studi rusaknya gedung SMA 1 Bkt, team ini merupakan team dari Add. Suhendrik, untuk sementara jalan ke lantai 3 ditutup, nampak dalam gambar, dari 8 kelas yang ditutup di lantai 3 . maka PBM dipindahkan ke aula di belakang dan bangunan lain yang disulap untuk PMB, malah saya lihat kemaren ada yang dibawah pohon anak-anak belajar dengan khusuknya terutama dalam menghadapi UAN yang beberapa minggu lagi, juga ada isiwi yang belajar di teras samping berdiskusi dnegan kawannya.
Disamping itu Elthaf berkesempatan bersilaturrahim dengan para majelis guru, kembali kenangan 27 tahun silam seperti segar kembali, ingat para guru yang telah begitu berjasa mendidik kita, ingat dengan Ibu Nengsih, Pak Bachtar, Pak Hasan, Pak Umar, Pak Dalimo Leman, Ibu Edib Muis, Ibu Rosdiana, Pak Zamzami, Pak Azwar, Pak Abdul Razak, Ibu Aida Lawin, Pak Rivai Syarif, Ibu Nurjasmi, Ibu Nurbaya, Pak Syaiful Jazan, Pak Syafri, dan banyak lagi, saat yang sangat membahagiakan itu, ingat dengan kawan laki yang gagah-gagah nan banyak parangainyo, dan kawan cewek yang nala-nala dan lucu yang sekarang tentu lah bacucu, rambuik lah bauban.
Paginya saya ditelepon da Mazni dari Cengkareng beliau bersama Bupati Agam dalam perjalanan ke Padang, saya disuruh untuk mencek pembongkaran tenda oleh ekspedisi dan menghitung jumlahnya sebanyak 15 buah di posko jl. Veteran 79. Saya dengar konon harga satu tenda tidak kurang dari Rp. 5 jt.
Jumat, sehari sebelumnya utusan alumni dari Jakarta, add Feri Lasman, 84 telah meninjau langsung keadaan gedung SMA 1 Bkt, dan pada sabtu itu sedang berada di ruang Add. Suhendrik, 82 yang juga direktur Politeknik Unand Padang, Rekan Feri Lasman dalam kontak teleponnya bahwa sedang mendiskusikan rencana recoveri dari gedung SMA 1 Bkt yang rusak dengan Add. Suhendrik, kemaren itu juga Add. Suhendrik telah mengirimkan tenaga ahlinya untuk mencek kerusakan gedung SMA 1 Bkt, dari rekomendasi yang disampaikan team bahwa bagunan lantai tiga akan direhab, dari Feri Lasman didapat info bahwa perbaikan gedung SMA 1 Bkt yang rusak ditangani langsung oleh alumni seperti pembelian materi, ongkos perbaikan diharapkan dalam waktu dekat telah didapatkan recovery cost yang dibutuhkan. Khusus untuk perbaikan gedung SMA 1 Bukittinggi yang rusak sedang diadakan penggalangan dana dari alumni oleh IASMA 1 Bkt dari Jakarta, bandung, Padang, Bukittinggi, Riau dan Pekanbaru serta di kota lainnya.
Kurai Bantu musibah gempa di Kota Bukittinggi
Kita semua tersentak dengan musibah yang melanda kampuang kito Sumatera barat, dan kita melihat semua rang Minang dikampuang dan apa lagi di Rantau terjun langsung, tokoh masyarakat semua berbaur untuk membantu korban gempa, seperti dari BK-IKK, Badan Koordinasi Ikatan keluarga Kurai di Jakrta terjun langsung bahu membahu untuk membantu korban di kota Bukittinggi, tak kurang dari tokoh Kurai seperti pak Laksamana Madya Weldy Moerad, WAKASAL, Pak Syahrul Effendi Wali Kota Jakarta Selatan yang juga sumando alumni SMA 1 Bkt, suami Uni Tati, 76, dan Pak Kolonel AU Fakhrizal Jambek yang lama bertugas di Lanud Pekanbaru dan tokoh Kurai lainnya dari Jakarta, Pekanbaru dan berbagai kota lainnya langsung menyerahkan bantuan ke Posko Pemko Bukittinggi di Lapangan Kantin, jumat, 16/3 . terasa sekali begitu kuatnya rasa kepedulian dan senasib yang ditunjukkan oleh beliau atas musibah yang menimpa dunsanak di kampuang.
Memang dalam keadaan seperti inilah sangat diperlukan kesensivitas dan kepeduliaan dan ikatan emosionil kita terhadap sesame saudaro, seperti IKLA di Pekanbaru, (IKLA Prov Riau dan IKLA Kota Pekanbaru) juga telah menyerahkan bantuan kepada warga Sumatera Barat, itu dapat dilihat dari poto yang terpampang di posko dan telah saya repro, ada gambar Pak Nofel, Pak Ibnu dan juga di slide pemaparan saya lihat gambar pak Marjoni menyerahkan bantuan, warga di Pekanbaru apakah itu Warga IKLA atau alumni SMA 1 Bukittinggi telah menyerahkan bantuan lewat IKLA dengan mentrasfer uang ke Rekening IKLA di bank Mandiri a/n Marjoni Hendri dan Armen Syam, atau mengantarkan bantuan langsung berbentuk uang, beras, selimut, makanan instant langsung ke Posko IKLA di Jl. Kartini no. 1, kantor Biro Perjalanan Muhibbah, ada juga lewat Posko IKMR di Jl. Tuanku Tambusai dan Jl. A. Yani, seperti alumni da Johnny Sarikoen, alumni 79 yang juga ketua IKMR Siak bersama-sama IKMR Prov Riau, IKMR Pekanbaru, IKMR Pelalawan dan kabuaten lainnya telah mengantarkan bantuan senin, 12/3 ke Pemprov Sumbar dan Pemkab dan Pemko di sumatera Barat,
Begitu pula alumni SMA 1 Bkt bisa membantu lewat IKMR, IKLA dan khusus untuk perbaikan gedung SMA 1 Bkt bisa saya jemput ke alamat alumni dan saya transfer ke Rekening resmi IASMA 1 Bkt di BCA Jakarta atau bisa langsung transfer ke Rek. BCA Gondangdia Jakarta atas nama IASMA1 Landbouw Bukittinggi.
Dalam situasi seperti ini, mari kita bantu dunsanak awak di kampuang nan kanai korban gempa sesuai apa yang bisa kita bantu, bantulah dengan fasilitas, bagi yang punya, atau dengan pitih, tenaga, materi, setidak-tidaknya dengan do’a, karena kita tahu musibah itu akan jatuh kepada siapa saja, bukan tidak mungkin kita juga akan mengalami, jangan sampai ada komentar seolah-olah orang yang telah begitu bekerja dengan tulus, ikhlas dianggap “tebar pesona”, kita berpikir positif saja, walaupun bantuan itu pakai merek apa atau diekspos dengan besar-besaran, kita anggap hal yang biasa, dan kita harapkan itu semua adalah ikhlas, tulus dan mudah-mudahan akan sangat membantu bagi korban dan akan menjadi amal dan mendapat pahala dari Allah SWT, amiin.
Sabtu kemaren saja, sore itu saja dari jam 18:00, ada berbagai bantuan yang diterima langsung Bupati Agam, yaitu dari masyarakat Aceh asal Sumbar, yang dipimpin oleh Kapolres Banda Aceh yang juga kakak kandung Kapolres Agam, begitu juga ada bantuan dari UNICEF, BI, dan berbagai institusi dan organisasi lainnya.
Semoga bantuan yang begitu banyak menumpuk di Posko akan didistribusikan ke pihak yang membutuhkan dan tepat guna. Amiin.
Di kesempatan kemaren saya menyampaikan secara langsung salam dari Alumni di Riau dan IKLA di Pekanbaru dan Riau, Pak Bupati berpesan kepada Ketua Alumni SMA 1 Bukittinggi Riau dan juga ketua IKLA Riau, Pak Rasfuldi, bahwa masjid kampuang Pak Rasfuldi di Koto Gadang ikut parah kanai korban gempa, walaupun hal ini sebetulnya sudah dilihat langsung oleh Pak Rasfuldi ke kampuang beliau, tapi ini pesan khusus dari Pak Aristo ke Pak Rasfuldi, kata beliau.
Demikian laporan yang bisa saya sampaikan ke Alumni SMA 1 Bukittinggi di Riau dan juga Warga IKLA, nampaknya recovery ini akan membutuhkan waktu lama dan gema susulan masih terus terjadi, seperti tadi malam jam 20.00 dan kemaren pagi jam 2.00 telah terjadi gempa.
Kita perlu introspeksi diri dan makin mendekatkan diri kepada Alah SWT, kalau Allah SWT telah menguji umatnya misalnya dengan ujian kebaikan ataupun musibah seperti gempa tidak ada yang bisa lari, walaupun awak lah maraso urang santiang dan hebaat, mari kita peduli dan mari kita pupuk rasa persaudaraan dan kepeduliaan kita makin kita tinggikan, tidak ada yang bisa hiduik surang di dunia ini, semua telah kita saksikan dan lihat, semoga kekeluargaan kita makin kuat dan erat, amiin.
Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan atau kurang tepat dari laporan ini.
Terimakasih
Wassalam,
Elthaf
IASMA1Bkt ‘80, Biaro IV Angkek.
Gambar dari perjalanan satu hari kemaren dapat dilihat di Drop Box, IASMA1Bkt-Gempa
Mar 16, 2007
Nasib Setelah Bencana
Beberapa hari ini e-mail ku dipenuhi dg informasi dari milis alumni SMA 1 Bukittinggi yg memberitakan kerusakan akibat gempa di Sumatera Barat khusus di Bukittinggi khususnya lagi di gedung SMA 1 yg penuh kenangan... Sedih juga melihat gedung tua ini akhirnya tidak tahan lagi dengan guncangan gempa kali ini. AKlau sebelumnya paling bergoyang-goyang, lalu retak sedikit semennya. Katanya lagi konstruksinya memang khusus untuk daerah yg sering gempa. Makanya tangga nya bukan terbuat dari semen-beton, tapi baja yg kalau kami naik turun jadi berisik.
Bangunannya jadi banyak retak bahkan penyekat ruangan bolong, seperti info alumni ini
From: reni susanty [mailto:HYPERLINK "mailto:shanty_" shanty_1174@yahoo.co.id]Sent : Wednesday, March 07, 2007 6:38 PMTo: feri@bisnis.rekayasa.co.idSubject: smansa bukittinggi pasca gempa 6032007 SMANSA LANDBOUW PASCA GEMPA6 MARET 2007 kondisi SMA Negeri 1 Bukittinggi akibat bencana alam gempa bumi tektonik selasa 6 MAret 2007 adalah sbb:1. terdapat kerusakan pada tempat-tempat tertentu seperti dinding batas kelas, dinding luar,2. sebagian pagar tembok pembatas di bagian belakang dan samping dari SMA negeri 1 Bukittinggi3. Kaca-kaca jendela sebagian pecah dari hasil kunjungan / tinjauan BApak Walikota dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, maka diputuskan bahwa:gedung induk tidak boleh dipakai sampai ada izin dari Dinas PU (hasil verifikasi).berdasarkan keputusan ini maka kegiatan PBM dijadwalkan dua shif dengan memakai ruang belajar (kelas) yang ada dibelakang (11 ruangan kelas + 3 lab IPA).kelas III (9 lokal) belajar pagikelas II ( 5 lokal) belajar pagidan sisanya kelas II ( 3 lokal)belajar siangkelas I (9 lokal) belajar siang
Ini sudah ke 5 x mencoba publish serta foto gagal lagi (sambungannya nyusul)
Mar 12, 2007
Week End
Pagi Sabtu bersama 2 org ibu-ibu, jalan pagi membakar kalori. Rute dari Enau menuju Randu.. diperjalanan udah niatan mau makan lontong sayur di SMA Cendana. Makanya pilih rute lewat Flamboyan. Biasanya ke Hibrida lebih teduh tapi rame, banyak pejalan kaki lainnya. Pagi ini sebenarnya udah kesiangan jam 9 baru jalan waduh mulei panas.
Tiba di Lapangan golf sebelum SMA kira 2/ 100 m didepan kami muncul seekor monyet, guedhe... sendirian lagi ups ....seekor. Konon kalau ada hewan misah dari rombongannya, hewan tsb bisa ganas. Berdasar teori itu kami berhenti memperkirakan jalan lain. Sayang tak ada jalur alternatif selain balik ke Flamboyan.. itu sih sama juga bubar... gimana dengan lontong sayur?
Eh si mon masih melototin kami dengan gaya menantang.. (sayang ga bawa kamera) tapi yg bawa ponselpun takut udah ancang ancang kabur.
Ditunggu bbrp saat eh si Mon malah naik ke pohon sawit, sembunyi disana. Mau ngajakin main petak umpet kali.
Nah ada mobil lewat X trail warna hitam, yg ngemudi bapak-bapak. Temanku udah melambai-lambai nyetop, tuh bapak cuek aja gak noleh sedikitpun. Apalagi brenti....Hari giniiiii....tegaaaa.
Ada mobil lagi kijang hijau dikemudikan anak SMA, jalannya pelaaan, waktu distop mendadak kabur........gak taunya tuh anak lagi pacaran.Mungkin dikira kami guru mereka yang lagi razia
Ngeliat ke arah monyet tadi udah ngilang. Tapi kami masih takut juga untung masih ada mobil lagi Carry warna biru, ibu ini baik sekali menumpangkan kami terus diajak kekantin karna ibu ini yg ngisi kantin..uh lega... ternyata diseberang jalan yg tidak kelihatan dari tempat kami berdiri rame keluarga monyet berkumpul, katanya sih lagi gathering semacam blogfam gitu deh...hahaha...
Oh ya hari ini Ultahnya Fikri, yang ke 12. dari pagi Papinya udah bernostalgia detik-detik kelahiran Fikri. Saat aku mondar-mandir dikamar, Waktu si Uda nganterin naek motor ke rumah bersalin jam 6 pagi, dilepas dengan deraian air mata mamaku. Maklum anak satu-satunya dan cucu pertama. Diperjalan aku sering minta brentiin motor karena sakiiiit. Tapi alhamdulillah prosesnya lancar (dalam 10 menit brojol) kami dianugerahi putra yang ganteng, putih bersih. Dan tangisnya melengking tinggi, noleh kiri kanan dan rasanya aneh punya bayi dan aku terkena baby blues
Mar 7, 2007
Langsung telepon ke rumah tidak diangkat (nenek & Faiz ternyata sedang dihalaman) Menurut cerita nenek, Faiz lagi tidur bunyi lemari berderak seperti mau patah. Kasian juga si nenek harus menggendong Faiz ke luar. Nelpon juga ke Bukittinggi engga diangkat juga, ke HP tidak masuk. Sampai 10 menit semua eror. Baru jam 13:30 Bukittinggi bisa dihubungi, setelah gempa ke 2. Waktu gempa 1 Inyik sedang cek up di Rumah Sakit, Oma sedang wirid di Mesjid Jambek. keduanya sedang dimesjid, semua jamaah berhamburan keluar karena tiang mesjid retak, keramik yang melapisi terlepas dan salah satu jemaah terluka karena pecahannya.
Menurut Oma, gempa yg dirasakan sangat kuat (seingat beliau belum pernah merasakan spt ini) Walaupun Kota Bukittinggi termasuk sering gempa, sekali ini efeknya lebih terasa. 2 buah Pasar terbakar, beberapa bangunan retak. Ngarai Sianok ada yang runtuh.
Aku jadi ingat waktu SD pernah juga gempa yang agak besar mengakibatkan tebing ngarai dekat rumah penduduk runtuh. Rumah diatasnya tinggal separo, karena sebagian lagi ikut merosot . Kok masih mau juga tinggal di pinggir jurang. Pernah juga waktu SMA kira 2 tahun 87 saat kami sedang belajar. Aku yang duduk paling belakang persis jendela kaca dilantai 3. Sisi ini berupa dinding kaca. Ruangan gemuruh dan kaca spt mau pecah. Aku langsung berdiri mau lari ke pintu disisi kanan terhalang meja-meja.. sambil nyambar tas dan sebuah buku aku langsung loncati meja-meja yang pasti sudah ditinggal penghuninya juga yg sudah duluan kabur...
Ditangga kami terjebak ramainya siswa yg mau turun, ada yang terjepit, jatuh sampai 2 gigi depan Devi temanku copot. Sampai di halaman gempa usai ada yg menangis, komat kamit berdoa dan tertawa. Yang pasti waktu itu aku yang paling ditertawakan karena banyak anak cowok yang liat aku meloncat-loncat dari meja ke meja...pakai rok lagi
Pengen ke Bukittinggi nih tapi takut terjebak dijalan berbukit yg sempit dia Bukit Barisan.
Feb 24, 2007
Kehilangan
Feb 21, 2007
Pak Mardi
Bekas atasanku, sejak pemilu 2004 sudah bertengger juga di sana. Awal kedinasan disana kami masih sering berkunjung. Alasan 1 urusan kantor yang belum terlselesaikan dengan tuntas. Alasan ke 2 untuk melihat gaya hidup mereka sekarang. Karena kami sangat maklum dulu itu rumahnya di RSS, punya banyak anak dan aktifis dakwah. Sebagai aktifis dakwah bagaimana idealisme nya setelah di DPR? Yah, tidak jauh beda lah dengan anggota dewan yang lain.
Pagi ini setelah lihat fotonya di Koran, aku sms menanyakan kabar keluarga dll. Sapaan pertama ku
“Pagi Pak Mardi……….”
Dijawab segera “hahahaaaa bikin saya malu………”
Kita flash back ke tahun 2000
Ada permintaan untk anak TK,SLB sampai SMA untuk mengisi acara yang berjudul “Parade Komuniti”. Di spanduk sepanjang jalan juga bertulis “Parade Komuniti” sedangkan di email yang masuk dan request for payment acara ini untuk Mardi Gras (begini tulisannya kalo ga salah) yaitu acara syukuran orang Amerika atas panen yg berhasil…konon, aku ga tau pasti
Setelah acara selesai untuk memintakan reimbursementnya ke Caltex (sekarang Chevron) agak macet. Dihub ke si A, entar sok entar sok aja. Aku bosan juga nagih, biarin aja toh acaranya mereka juga. Tapi bos ku punya pemikiran lain, dia langsung nelpon ke penanggung jawab acara, namanya si B
Boss :“ Pagi Pak, saya mau menanyakan acara yang digelar Pak Mardi kemarin”
B ; Pak Mardi ?
Aku yang kebetulan nguping senyum-senyum aja geli.
Rupanya B meminta di email saja spy jelas brp biaya nya. Dengan sigap bos ku buat e-mail penagihan dan tidak lupa menanyakan kabar Pak.Mardi. Aku dapat cc nya langsung ngakak gak bisa ditahan….
Setelah aku jelaskan Mardi Gras itu adalah acara tradisional doa minta berkah…bukan nama orang…ruangan kami jadi hueiboh hahahaaa….
Disela rasa malunya bosku masih bersyukur untunglah tidak ikutan acara itu .
Pak B ini sudah paham akan kesalahpahaman ini menambahkan di akhir e-mailnya
Ingat anggota dewan ini jadi ingat Pak Mardi (^ _^)
Feb 19, 2007
DO YOUR BEST!
ga ada hubungannya dg ceritaSering kita dihadapkan untuk memilih antara No 1 dan No 2, Terkadang atau malah sering, kita minta pendapat orang lain dalam memilih. Entah itu suami, ortu atau anak,teman. Kalau pendapat lain itu rasanya kurang pas dengan pilihan kita,akhirnya kita tetap dengan pilihan kita, tapi malah berujung hubungan dengan si pemberi pendapat jadi tidak sreg…wah bingung…
Bagaimanapun memilih tentu berdasar apa yang terbaik…untuk … pertama….untuk diri sendiri! Egois kah? Lha kalau pilihan itu terbaik untuk…katakanlah orang tua …tapi dalam hati kita keberatan lalu sibuk menahan perasaan ,yg rugi diri sendiri dan keluarga. Trus kalau pilihan itu hanya menguntungkan suami tidak untuk anak dan diri sendiri…lagi-lagi harus nahan perasaan. Atau pilihan itu untung untuk diri sendiri tapi tidak untuk suami,anak,ortu………..rasanya gak mungkin juga
Tapi yang penting Do your Best! Dari sini kalau sudah paling baik yg kita lakukan Insya Allah , anak,suami ,ortu juga merasakan aura positive dari tindakan kita.
Salah Paham……
Kesabaranku habis sudah. Dengan tingkah si Etek yang makin sulit diberi tahu. Dan sudah 2 korban yang berjatuhan ....
Korban 1 mama ku langsung minta pulang pada hari ke 3 keberadaan beliau di Pekanbaru. Dengan alas an tidak tahan karena sering disindir-sindir.. ke Mama udah aku bilang ga usah didengar itu tandanya pembantu orang kurang- minus untuk wanita dewasa yg berlaku spt itu. Tapi mama udah betul-betul ga tahan dan pulang…konyolnya malam sebelum beliau pulang ada kesalah pahaman antara aku dan Uda..adu pendapatnya di kamar..dan agak sengit… eh menurut hasil perngupingan mama,..Uda bela-belain pembantu dan di iya kan oleh Fira…hhh! nih anak kok jadi tukang gossip.
Korban ke 2 papa sanggup bertahan di hari ke 10 (lumayan lama) . HAri itu Faiz mainkan 2 gelas berisi air. Air sudah meleber kemana-mana. Langsung si Etek bertindak sedikit membentak..”Pak! jangan biarkan Faiz menyerakkan air dilantai nanti Faiz bisa jatuh…” Papa tidak senang lantas masuk dan terinjak lantai yang basah akhirnya terpeleset dan jatuh……..Yang melihat kejadian Fira,Faiz dan Etek. Aku masih dikantor tapi Uda sudah pulang. Ketika Etek sedang mengadukan kejadian jatuhnya inyik/papa , papa masuk dan tersinggung. Langsung pulang ke Bukittinggi..
Dari pembicaraan selanjutnya lewat telepon dengan ortu, semua jadi salah paham .. dan kambing hitam semua kejadian adalah ….suami ku .. hu…hu kenapa jadi begini…
Jadi Upik Abu lagiiii
